Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
Chapter 06


__ADS_3

~Berdua Bersama Ryuu


"Hoaammm,Hmm...."


Aku terbangun dan melihat ke arah jendela


"Hoamm...Selamat pagi Hakuya"


"Oh selamat pagi,Ryuko"


"TOK...TOK,Tuan Hakuya,anda sudah bangun?"


"Oh ya Aku sudah bangun"


"Tuan silakan pergi ke pemandian air panas untuk membersihkan diri anda"


"Baiklah,Terima kasih


"Baiklah Tuan,Panggil saya jika butuh sesuatu saya permisi"


TAP..TAP..TAP Suara sepatunya pertanda Pelayan tadi sudah pergi


"Ayo kita mandi Ryuko"


"He,em,Ryuko ikut Hakuyaa"


Aku keluar kamarku dan melihat mereka bertiga sedang ingin turun kebawah


"Selamat pagi kalian bertiga"


Mereka bertiga langsung menoleh ke arahku


"Kalian mau kemana?"


"Oh kami ingin ke pemandian,apa kau mau kesana juga Hakuya?"


"Ya Aku juga ingin kesana,oh ya bawalah Ryuko mandi bersama kalian"


"Baiklah,Ayo Ryuko ikut bersama kami"


"Baik Ryuu,Bye bye Hakuya"


"Bye bye Ryuko,Sampai ketemu nanti"


"Sampai nanti Hakuya" kata mereka bertiga serentak dan membawa Ryuko turun kebawah


"TOK...TOK...,Master....Master"


Aku berdiri didepan pintu yang lupa kututup dan di jendela aku melihat seseorang


Aku membuka jendela dan


"Apa yang kau lakukan disini Ayane?"


"Master,Aku sudah siap sekarang,kapan kita akan pergi?"


"Hmm,sebentar"


Aku mengeluarkan ponselku dan melihat jam yang menunjukkan pukul 07:00


"Kita akan pergi pukul 14:00,aku akan menjemputmu nanti"


"Baik Master,ngomong-ngomong alat apa itu?"


Ayane penasaran sambil melihat kearah ponselku


"Oh ini namanya ponsel,ini seperti alat sihir pribadiku,ehh tunggu,bagaimana kau bisa naik?ini tinggikan?"


"Tidak usah khawatir Master,hal seperti ini sangat mudah bagi Shinobi,Oh ya kalau kau butuh aku,panggil saja namaku Master,aku akan datang"


"Hmm begitu yah,baiklah berhati-hatilah,kita akan bertemu ditempatmu"


"Baiklah,sampai nanti Master"


"Sampai nanti"


"WOOOSSHHH..."


Ayane lebih cepat dari yang kuduga pikirku,baiklah kita harus ke pemandian sekarang,Aku keluar kamarku lagi dan turun untuk ke pemandian air panas


"Oh Hakuya,mau kemana?"


Ratu maksudku ibu memanggil dan bertanya padaku


"Ah Ibu,selamat pagi"


"Selamat pagi Hakuya,ada sesuatu yang ingin ibu bicarakan,bisa dibilang kami butuh bantuanmu"


"Apapun itu akan kulakukan sebisaku ibu"


"Baiklah,dekatkan telingamu"


Aku mendekatkan telingaku karena ibu bilang ini sesuatu yang penting


"Haeehh?jadi begitu,baiklah jika itu demi membuatnya senang,Aku akan melakukannya ibu"


"Ibu mengandalkanmu Pelindung putriku"


"Serahkan padaku"


Baiklah,aku harus mengajak Ryuu dan lainnya jalan-jalan untuk menjalankan rencana yang ibu bisikkan tadi,tapi sebelum itu kita harus menikmati pemandian air panas ini dulu


CELEPUK...Suara tubuhku ketika masuk ke air dan rasanya sangat menyegarkan,jdi meningkatkan dunia lamaku DiJepang.


sepuluh menit berlalu dan aku selesai menikmati pemandian air panas,aku memakai baju dan pedangku kemudian pergi keluar


TAP...TAP...TAP Suara Larian seseorang


"Hakuyaaa....Hossh...Hosshhh"


"Ada apa Aliza?kau terlihat sangat terburu-buru"


"Dekat kan telingamu"


"Oh baiklah"


Aku mendekatkan telingaku untuk kedua kalinya dihari ini


"Hakuya,apa kau tau kalau hari ini merupakan ulang tahun Ryuu yang ketiga belas"


"Ya aku tahu,tadi Ratu juga bilag begitu,dia menyuruhku untuk mengajak kalian jalan-jaan sementara mereka menyiapkan pestanya,dan mereka sudah mengundang kerajaan lain"


"Hakuya,kau pergi saja dengan Ryuu jalan-jalan untuk mengulur waktu,kami akan menyiapkan pestanya"


"Apa kau yakin Alizia?"


"Akan kulakukan apapun untuk temanku"


"Baiklah,aku juga menitip Ryuko padamu"


"Serahkan padaku,baiklah sampai nanti Hakuya...Tap...tap...tap"


Aliza kemudian meninggalkan ku sambil berlari kecil dan melambaikan tangan padaku,Baiklah aku akan naik keatas untuk bertemu Ryuu,mungkin saja dia ada diatas


"Dimana Ryuu yah?....Oh permisi"


Ada pelayan yang kebetulan lewat


"Ada apa Tuan Hakuya?anda butuh sesuatu"


"Apa kau melihat Ryuu?"


"Oh Tuan Putri sedang di kamarnya,mau saya antarkan tuan?"


"Baiklah tolong ya"


"Baik,ikuti saya Tuan"


Aku mengikuti pelayan wanita itu dan dia menunjukan kamar Ryuu yang tidak jauh dari kamarku tadi

__ADS_1


"Ini kamarnya Tuan Hakuya,Apa mau kupanggilkan?"


"Oh tidak usah,terima kasih banyak"


"Sudah tugas saya Tuan Hakuya,saya permisi"


Setelah itu Aku berada didepan kamar seorang gadis yang menjadi tunanganku


"TOK..TOK...Ryuu,Ryuu didalam?"


"Sebentar....."


KREKKK.....Pintu kamarnya terbuka dan Ryuu berdiri didepanku dengan memakai pakaian yang ia biasa kenakan


"Ada apa Hakuya?"


"Umm,Anu....Apa Ryuu ingin jalan-jalan denganku hari ini?hanya berdua?"


"Berdua,bagaimana dengan Aliza dan Alizia?"


"Aku sudah mengajak mereka,mereka bilang sedang melakukan sesuatu"


"Heeh begitu,baiklah....Ryuu pikir juga tidak apa-apa,kita juga belum pernah jalan-jalan berdua"


"Baiklah,ayo kita turun kebawah,kita akan ke Kota Aqua lagi bagaimana,Ryuu suka makaan laut disanakan?"


"Baiklah Ayo Hakuya,Ryuu ingin makan cumi bakar lagi"


"Yosh,ayo pergi"


Kami bedua kemudian turun tangga dan pergi pintu untuk keluar


"Mau kemana Calon menantuku?putriku?"


"Oh ayah selamat pagi,Aku dan Ryuu akan jalan-jalan sebentar,kita akan kembali nanti...TING"


Kataku sambil mengedipkan sebelah mataku


"Oh Hahah baiklah,hati-hati yah,jagalah Ryuu Hakuya"


"Serahkan padaku,kami berangkat"


"Ayah,Ryuu akan kembali"


"berhati-Hatilah"


Denga begitu kami sudah diluar dan "PORTAL" Sihir Aktif dan kami masuk kedalamnya,Ke kota Aqua


"Woaahh,Senang bisa kesini lagi"


"Ryuu senang?"


"Ya,Ryuu senang Hakuya"


"Baiklah,Ayo kita pergi beli cumi bakar,Ryuu menyukainya bukan?"


"Ya Ryuu menyukainya"


Kami membeli beberapa cumi bakar dan memakannya dibangku tepi jalan


"Hakuya,Ryuu ingin ketoilet sebentar yah"


"Baiklah,Hati-hati yah" Sungguh aku merasa perasaanku cemas


"Ayane!"Tanpa sadar Aku menyebut nama Ayane,dan pastinya tidak akan datang kan


"Aku disini Master"


Gak,dia benar-benar datang dan tiba-tiba disampingku


"Bagaimana bisa?ah sudahlah...Ayane karena aku seorang pria,kau awasi tuan putri disana,dia ingin ke toilet dan Aku merasakan firasat buruk tentang ini,pergilah


"Baik Master....WOOSSHH"


Sungguh dia sangat cepat


"Haahh lega sekali,tadi benar-benar hampir"


"Hei gadis manis,Ayo bermain dengan kami sebentar Hahaha"


"Siapa?siapa kalian?jangan berani menyentuhku"


"Hahah ayolah sini bermain dengan kami,kami tidak akan kasar haha,ayolah sini kupegang tangan-DESING


"Apa yang terja-


"Tanganmu,tanganmu lepas"


"Hah apa?Aaaaarrggghhh,tanganku,tanganku lepas,pendarahannya hentikan"


"PERGILAH DARI SINI JIKA TIDAK INGIN DITEBAS"


"Arrgghh..,Ayo Kabur....kabur,dia berbahaya...waahhhhh,TAPP...TAP...TAP


"Ya ampun,dua orang penganggu itu,Anda tidak apa-apa Tuan Putri?"


"Te,terima kasih telah menyelamatkanku,boleh aku tau siapa namamu??"


"Namaku Ayane,Aku datang atas perintah Masterku"


"Mastermu?"


"Ayo kita kembali,disini tidak aman"


"Oh,Baiklah"


 DiTempat Hakuya 


"Kemana mereka lama sekali,apa terjadi sesuatu?"


"Master,kami kembali"


"Bagaimana Ayane?Apa ada masalah?"


"Ya master,dua orang pria yang ingin menganggu Tuan Putri telah kubuat takut,jadi tidak masalah"


"Fiuhh Syukurlah,Terima kasih Ayane,kau bisa diandalkan"


"Tidak masalah Master"


"Oh iya Ryuu,ini adalah Ayane,dia akan mengikuti petualangan kita selanjutnya"


"Panggil saja Aku Ryuu dan Terima kasih sudah menolongku,Ayane"


"Senang berkenalan denganmu juga Ryuu,Ini tidak akan terjadi jika bukan karena perintah Masterku"


"Master,itu berarti....


Aku menceritakan bagaimana Aku bertemu Ayane


"Woahh hebat sekali Hakuya bisa mengobati orang"


"Itu bukan masalah besar,Aku tidak bisa mengabaikan orang yang butuh bantuanku"


"Heeh kalau begitu,mohon bantuannya Ayane"


"Yaa,Mohon bantuannya,Ryuu"


"Baiklah kalian sudah berkenalan,Ayo kita lanjutkan perjalanan kita,Apa kau mau ikut Ayane" Ryuu bertanya kepada Ayane


"Oh Aku akan ikut lain kali,ini perjalanan kalian berdua,Aku tidak ingin menganggu"


"Hmm begitu yah?Baiklah,lain kali janji kalau kau aka ikut"


"Tenang saja,Shinobi tidak akan menginkari kata-katanya,Baiklah,panggil saja aku jika kau butuh bantuanku Master"


"Heem,Baiklah Ayane,Sampai nanti"


"Sampai nanti Ayane"

__ADS_1


"Sampai nanti Master,Ryuu...WOOOSSHHH"


"Cepat sekali Ayane"


"Ini makanannya makan dulu"


"Iyaa....


Aku harus membuat sesuatu untuknya,apa dia tidak keberatan kalau kukasih boneka yang mirip aku dan teman-temannya?


baiklah,apapun hadiahnya tidak masalah kan


"Hei Hakuya"


"Ya?Ada masalah?"


"Buka mulutnya"


"Aaaaa...."


"Enak gak"


"Enak kok,boleh sekali lagi gak tapi tambah senyumannya?"


Seketika pipinya langsung memerah dan menunduk


"Heii hei,kenapa?


"Ga....gapapa"


"Baiklah Hakuya tinggal sebentar yah,mau ke toilet sebentar,Ayane"


"Aku disini Master"


"Ayane?Bagaimana bisa kau secepat itu?"


"Hahah,inj bukan apa-apa Ryuu,Ada apa Master?"


"Temanilah Ryuu sebentar,Aku ingin ketoilet"


"Baik Master"


Aku mulai buru-buru ketoilet dan menjahit boneka dengan menggunakan sihir,jadi untuk membuat 6 boneka yaitu Aku,Aliza,Aliza,Ryuko,Ryuu dan Ayane menjadi sangat mudah,Aku hanya tinggal membayangkan wajahku dan wajah mereka,dan saat kubuka mataku


"Woah ini sudah bagus,bentuk mereka yang kecil dan imut ini pasti Ryuu akan menyukainya,oh iya akan ku transfer ke kamarnya...."TRANSFER" nah selesai sudah,tinggal kubilang saja nanti kalau hadiahnya ada didalam kamarnya,baiklah ayo kembali"


Aku kemudian berjalan menghampiri mereka berdua yang sedang makan cumi bakar terakhir


"Maaf menunggu lama,ayo kita lanjutkan jalan-jalannya,maaf Ayane kita tidak jadi pulang jam 14:00,kita akan pulang jam malam"


"Baiklah Master,Aku pergi dulu"


"Baiklah,sampai nanti"


"Sampai nanti Ryuu"


"Sampai nanti Ayane"


Setelah Ayane pergi aku memikirkan tempat selanjutnya


"Baiklah sekarang sudah jam 15:00,waktu terasa cepat,adakah yang ingin Ryuu kunjungi?"


"Oh bolehkah?Ryuu ingin melihat ikan-ikan Hakuya,boleh kah?"


"Boleh kok,ayo kita jembatan,disana kita bisa melihat laut dipinggiran jembatan,tapi tetap hati-hati yah"


"Baiklah Hakuya,ayo"


"Baiklah Ayo pergi"


Aku dan Ryuu pergi ketempat yang kami tuju tapi ada yang menarik perhatianku


"Tunggu sebentar Ryuu"


"Kenapa Hakuya?"


Aku berjalan mendekati seorang pedagang


dan Ryuu mengikutiku


"Permisi,apa ini?"


"Oh selamat datang Tuan,ini adalah hiasan rambut,juga sebagai jimat Tuan,Tuan tertarik?"


"Oh,ada yang Ryuu suka?"


"Woahh,ini sangat cantik Hakuya"


"Pilihlah mana yang Ryuu suka?"


"Ryuu bingung,semuanya sangat bagus"


"Maaf Tuan dan Nona,bagaimana dengan cincin biru tua dan cincin merah mudah ini?ini cincin pasangan,kelak jika ada sebuah pasangan yang memakainya akan diberkati dewi laut dan akan selalu bersama seumur hidup"


"Akan bersama seumur hidup ya?"


"Ya itu benar Tuan"


"Ryuu mau?"


"Ya,Ryuu mau Hakuya"


"Baiklah,kuambil cincinnya berapa harganya?"


"Satu perak untuk satu cincinnya Tuan"


"Baiklah ini dua perak"


"Terima kasih banyak"


Lalu aku membawa Ryuu kepinggir jembatan karena dia bilang ingin melihat ikan-ikan


"Sini jari manismu Ryuu"


"Jari manis?"


Ryuu menjulurkan tangannya dan aku memasang yang berwarna merah dijari manisnya itu,dan sangat cocok


"Bagaimana Hakuya?"


"Itu terlihat cocok sekali"


"Baiklah sekarang giliran Hakuya"


"Eh?Oh..Ohm baiklah"


Sekarang gantian Aku yang menjulurkan tanganku


"Nah sudah selesai,Hakuya sangat cocok dengan itu"


"Terima kasih,Ryuu"


"Baiklah ayo kita lihat ikan-ikannya"


"Ryuu lihat,disana ada ikan-ikan"


"Eh dimana?"


Setelah puas melihat ikan-ikan,Aku lanjut jalan-jalan bersama Ryuu hingga waktu menunjukkan pukul 18:30 dan saat itu Aku pulang bersama Ryuu


"Baiklah,sudah segelap ini,ayo kita pulang"


"Heem,baiklah ayo pulang"


"Baiklah "PORTAL" "


Kami melewati portal dan kembali keistana


"Kami pul-Ehhh??"

__ADS_1


__ADS_2