
"Woahh,bagaimana bisa seseorang yang mati hidup kembali?"
"Ini sungguh keajaiban,dia menghidupkan saudara kita."
"pemuda ini sungguh titisan dari dewa."
Setelah menghidupkan mereka semua,tiba-tiba semua setengah hewan ini bersujud kepadaku.
"Tuan Yang Mulia,terima kasih sudah menyelamatkan kami." kata mereka semua sambil bersujud.
Aku kemudian tersenyum dan berkata, "Dengar,kalian sekarang sudah bebas dan kalian bukan budak lagi,sebelum kalian pergi,Aku menawarkan untuk bekerja di kotaku dan kugaji 10 perak setiap bulannya,kalian juga akan dapat makanan bagaimana?". Aku menjelaskan panjang lebar.
Mereka menatap satu sama lain seolah sedang melihat harapan bersama-sama sambil berpengangan tangan.
"Yang Mulia,nyawa saya akan saya persembahkan untuk anda."
"Kami akan berkerja keras untuk anda."
"Anda sudah menyelamatkan kami,nyawa kami masih kurang untuk anda,kami bersedia mengikuti anda."
"Hidup yang mulia!Hidup yang mulia!" kata mereka bersorak.
Aku menghidupkan semua orang jahat itu menjadi tentara undeadku dan kembali ke kota Theresa agar mereka dapat makan dulu.
"Oii! kalian banyak membawa orang kesini ya." Kata Angela sambil melambai.
"Ya,mereka semua akhirnya ikut dengan kami,bagaimana dengan gadis itu?" tanyaku.
"Ryuko dan Kyouko sedang di atas menjaganya,tenang saja." Ryuu berkata.
"Syukurlah jika begitu,berikan mereka semua makanan dan jika tidak cukup segera bilang Aku,Rin bantu Ran untuk mengajarkan mereka yang ingin menjadi militer kota ini,Ayane dan Shiina awasi mereka yang bekerja,Aku akan melihat gadis itu."
"Siap!" mereka semua serentak dan makan bersama-sama sementara Aku berjalan ke atas menuju kamar dimana gadis itu berada.
"Kami adalah mahluk setengah hewan,kenapa kalian bangsawan memperlakukan kami seperti ini?" tanya seorang penduduk setengah hewan yang baru saja diberikan makanan.
"Mau itu manusia,setengah hewan dan apapun itu,kita semua sama,di Kota ini tidak akan ada yang mamanya bangsawan."
"Begitukah?baru kali ini bangsawan memperlakukan setengah hewan seperti ini." Kata pria setengah hewan itu lagi.
"Karena pria itu ingin membuat tempat dimana para setengah hewan bisa hidup dengan bebas." Neptune berkata sambil tersenyum.
"Ryuko,Kyouko bagaimana keadaannya?" Kataku setelah membuka pintu.
"Oh Hakuya telah kembali." Ryuko dengan manisnya.
"Kami merawatnya loh,dia sangat sehat." Kyouko tersenyum.
Aku pergi menuju ke arah mereka dan mengelus kepada Ryuko dan Kyouko dan membuat mereka tertawa.
__ADS_1
"Kerja bagus Ryuko,Kyouko dan siapa namamu?" tanyaku dengan lembut.
Gadis itu menutup setengah wajahnya menggunakan selimut dan takut untuk menatapku.
"Tenang saja,Aku tidak akan memukulmu atau semacamnya,kau telah bebas,siapa namamu?" Kataku bertanya lagi.
"Tidak apa-apa loh,Hakuya sangat baik." Ryuko menyemangati.
"Ayo bicara saja,jika tidak Aku akan menggelitikimu." Kyouko mengusili.
Perlahan gadis itu menurunkan selimut itu perlahan dan melihat ke arah bawah.
"benarkah dia tidak akan menyiksaku dan membunuhku,Aku harap Ayah dan Ibuku ada disini." batin gadis kecil itu.
"Sudah jangan memaksanya,jika dia tidak ingin bicara biar-."
"Namaku Neko." kata gadis itu sambil menatapku malu-malu.
"Neko yah,kalau begitu Aku akan menyampaikan berita yang tidak ingin kau dengar,Aku takut kau Trauma." Kataku dengan lembut.
"Katakan saja!." gadis itu menatapku.
Aku diantara yakin dan tidak yakin untuk memberitahukannya tentang masalah orang tuanya.
"Em begini,Ayah dan Ibumu sudah tidak ada." Kataku dengan raut sedih.
"ayah...ibu?" gadis itu menitikkan air mata.
"berjuanglah,kau adalah anak ayah yang ayah cintai!"
"Ayah!Ibu! jangan tinggalkan Neko!" yang didalam pikiran gadis itu.
"Ibuu hiks Ayahh!!"
gadis itu menangis tersedu-sedu karena pahit menerima kenyataan,Aku menenangkannya sambil memeluknya dan ikut menitikkan air mata bersama Neko hingga Ryuko dan Kyouko juga ikut menangis.
"Hiks...Neko harus bersabar ya!" Ryuko menyemangati.
"Kami bersamamu hiks..." Kyouko dengan air mata mengalir.
Hingga semuanya tenang,Aku kembali berbicara padanya dengan beberapa tetes air mata di pipinya.
"Neko,walaupun ayah dan ibumu sudah tidak ada,Neko bisa menganggap ku sebagai papamu." Kataku tersenyum dan mengelus kepalanya.
"Be...benarkah?Neko boleh memanggilmu Papa?" Gadis itu mengusap air matanya lagi kemudian melihat ke arahku.
"Tentu saja,selama Aku masih hidup,Aku akan selalu melindugimu." Kataku sambil memeluk Neko dan Ryuko juga Kyouko ikut memeluknya hingga mereka merasa sangat tenang.
Aku lalu turun ke bawah,dua malaikatku yang sekarang menjadi tiga sedang bermain didalam kamar.
__ADS_1
"Oke,kalian sudah selesai makan cepat berbaris,ada sesuatu yang akan Aku umumkan."
Mereka yang telah selesai makan langsung menuruti perintahku dan berbaris didepanku
dengan rapi.
"Baiklah,Aku akan memberi kalian pekerjaan,yang ingin ikut membangun kota tetap dibarisan dan yang ingin ikut kemiliteran buat barisan disamping,kuberi waktu buat memikirkannya." Kataku memerintah.
Beberapa saat kemudian,dua barisan siap dan yang memilih ikut pembangunan kota ada lebih dari 300 orang sedangkan militer ada 400 orang.
"Baiklah,kota ini akan selesai Hingga 2 bulan kedepan,yang dari militer cepat berlatih bela diri ke arah sana,sedangkan yang ikut pembangunan kota ikut Aku ke arah sana." kataku memerintah.
Para pria membangun dan wanita mengantar makanan,700 orang dari setengah hewan sebagian kecil yaitu wanita yang sekitar 250 orang dan pria 450 orang.
Selagi mereka membangun dan petunjuk membuat kota megah yang ku ambil dari bumi,Aku pergi dimana tempat para militer berlatih.
"Ran,bagaimana mereka semua?" tanyaku.
"Saudaraku,mereka semua sangat berbakat dan bahkan ada yang belajar beladiri dengan cepat." Ran menjawab.
"Rin,berapa jumlah mereka semua?" Kataku bertanya kepada Rin.
"Mereka semua berjumlah 370 orang,120 adalah wanita dan 250 ada pria,wanita-wanita ini sangat kuat apalagi Prianya." Rin berkata.
"Bagus,dengan begini kota kita dapat berkembang dan lebih maju." Kataku.
"Haha ya,dalam beberapa bulan kita sudah mengalahkan bangsawan,kita buat bangsawan terpukau atas kota Theresa kita." Ran menepuk pundakku."
"Tentu saja."
Saat hari sudah malam dan para penduduk sudah beristirahat,kami semua masuk dan makan malam.
"Neko,Papa akan memperkenalkan mereka semua,ini adalah Nenek,Aliza,Alizia,Ryuu,Neptune,Ayane,
Shiina dan Angela,mulai sekarang mereka adalah orang tuamu,juga mereka berdua adalah Rin,Ran dan Hinna,mereka adalah saudara Papa." kataku memperkenalkan.
"Wah gadis ini sangat manis,Aku ingin Memeluknya." Rin terkagum
"Sepertinya malaikatmu bertambah saudaraku." Ran memuji.
"Mereka bertiga sangat cocok dipanggil malaikat!" Hinna tersenyum.
"Apa boleh Neko memanggil mereka mama?" tanyanya sedikit tersenyum.
"Tentu saja,mulai sekarang kami adalah mamamu." Ryuu senyum balik.
"Tidak masalah,Neko memiliki banyak mama sekarang." Aliza berkata.
"Kami semua akan melindungimu." Alizia bersemangat.
__ADS_1
"Bilang saja ke kami jika Neko butuh sesuatu oke?" Angela tersenyum manis.
"Terima kasih semuanya,mulai sekarang Neko akan menyayangi Mama dan Papa,juga Ryuko dan Kyouko." katanya sambil tersenyum.