
Malam berlalu begitu cepat, matahari pagi membangunkan Dara dari tidur panjangnya.
"Pagi, Say-----." Belum sempat Raka melanjutkan ucapannya terdengar ketukan pintu dari lantai bawah.
"Bentar ya! Aku buka pintu dulu ada tamu." Raka seperti meminta ijin pada Dara, Raka berlalu menutup kembali pintu kamar.
Tok tok tok
"Iya, bentar!" Saut Raka melangkahkan kakinya satu persatu menuruni anak tangga.
Ceklek..
Belum setengah pintu terbuka, seorang gadis cantik berlarian memeluk tubuh Raka. Sambil berbisik, "Sayang, aku kangen!"
Tubuh Raka tiba-tiba menjadi kaku, badanya tersakiti dingin entah apa yang ia pikirkan sekarang.
"Lepas!" Bentak Raka mendorong tubuh Kesya menjauhinya.
"Kenapa, Sayang?"
"Kamu ngak kangen sama aku?"
Hiks hiks hiks
__ADS_1
Kesya meneteskan air matanya di depan Raka. Kesya tau kelemahan Raka adalah saat melihat wanita menangis.
"Key, udah!" Raka membawa Kesya kepelukannya. Entah apa yang dipikiran Raka sekarang. Dengan statusnya suami orang dan juga sebagai pacar orang. Walaupun ia sudah lama lost kontak sama Kesya tetapikan mereka belum pernah memutuskan hubungan satu sama lain.
Raka menuntun Kesya kedalam rumahnya. Raka masih memeluk erat Kesya sehingga tidak menyadari sepasang mata sedang memperhatikannya.
"Eh, Sayang sini!"Raka menepuk sofa disebelahnya.
Dara hanya diam ditempat. Mana ada sih wanita yang mau duduk disebelah suaminya yang sedang memeluk cewek lain. Terbayang lah rasa sakit yang Dara rasakan. Walaupun sebenarnya ia belum menyadari mempunyai secuil perasaan pada Raka.
"Siapa, Ka?" Kesya masih memeluk erat Raka. Ia seperti lengket tak bisa dipisahkan dari tubuh Raka.
"Iitu, Dara!" Jawab Raka gugup.
"Dara?" Panggil Raka melihat punggung Dara menjauhi pantauan matanya.
"Ka, kamu jangan bercanda!" Bentak Kesya menatap tajam Raka.
Kesya Putriana anak dari seorang jenderal TNI.
Kesya adalah masa lalunya Raka. Ia dia tahun lalu meninggalkan Raka tanpa jejak lost kontak begitu saja. Tau-taunya sekarang ia kembali mengakui sebagai pacarnya Raka yang berstatus sebagai suami orang.
Kesya memutar otaknya, jika saja Raka jujur Dara adalah istrinya, Kesya tidak akan tinggal diam. Ia tidak akan segan-segan memusnahkan sesuatu demi keinginan terwujud begitu gambaran sifat aslinya Kesya. Kesya pacaran sama Raka kurang lebih sudah 2 tahun, pada akhirnya tahun ke 3 Kesya lost kontak begitu saja.
__ADS_1
"Aku ngak bercanda, Key!" Jawab lemah Raka.
"Kami menikah baru kemarin." Jelas Raka membuat tangis Kesya menjadi-jadi.
"Kamu jahat, Ka!" Bentak Kesya berlalu meninggalkan Raka. Raka hanya bisa diam ia juga ngak tau kejadiannya akan seperti ini.
"Kamu kenapa ngak ngejar aku Ka?" Batin Kesya menggerutu berharap Raka menghampirinya .
"Ahh." Kesal Kesya menaiki mobilnya yang berada diparkiran rumah Raka.
"Wahh cantik, sepertinya itu Kak Kesya? Apa dia kembali?" Kiki melihat dari kejauhan. Ia juga mengenal Kesya, pacarnya Raka yang lost kontak.
Awalnya Raka menganggap Kesya tidak akan kembali lagi, dua tahun cukup waktu bagi Raka menunggu Kesya. Raka mencoba membuka hati ya akhirnya Dara lah yang berhasil masuk dan terkunci dihati Raka. Menurut Raka, Dara adalah wanita satu-satunya yang berhasil menggantikan posisi Kesya cinta pertamanya yang dulunya Raka berharap Kesya juga cinta terakhirnya.
"Key," Raka mencoba memastikan Kesya keluar dengan keadaan baik-baik saja. Belum sempat Raka mengejar, sekilas teringat bayangan Dara dikepala Raka.
"Dara? Sayang, kamu diamana?" Raka mencari Dara ke seisi rumah, tak ada tanda-tanda keberadaan Dara.
Raka mulai panik, ia mengacak-acak rambutnya frustasi. Ia berfikir Dara akan marah besar padanya.
Next kk.....
Jangan lupa vote dan jejaknya ya kk say😘😘
__ADS_1
#Author: Desi_hw12**