Predator jatuh cinta

Predator jatuh cinta
Part. 27


__ADS_3

Jenna duduk dengan hati yang sedih. Ia melihat Akbar sudah sangat berubah..


Bahkan Akbar cuek dia tidak memuji kecantikan Jenna seperti dulu.


" Apa aku tidak cantik lagi di matamu?" Ujarnya lirih. Deg Akbar tidak bisa memujinya karena Erika akan mendengarnya.


Maafkan aku Jen bahkan mulut ini sangat sulit untuk mengungkapkan perasaan aku yang sebenarnya bahwa kamu malam ini sangat cantik. Gumam Akbar.


Akbar memutuskan untuk pura-pura tidak mendengarnya. Jenna ingin sekali menangis melihat sikap Akbar yang makin dingin kepadanya.


" Kamu sudah memilih makanan kamu?”. Tanya Akbar.


" Apa kamu tidak mendengar yang baru saya katakan?.


"Memangnya apa yang kamu katakan?.. Mungkin suara musiknya terlalu keras jadi aku tidak mendengar suara kamu".


Kamu bohong, pasti kamu mendengarnya tadi kan. Gumam Jenna.


" Sudahlah lupain aja. Ujar Jenna. Jenna pikir malam ini akan membuatnya bahagia seperti dulu, namun kenyataannya salah. Malam ini ia penuh dengan sakit hati.


Mereka tidak terlihat seperti pasangan kekasih namun mereka seperti lagi marahan tidak saling bicara satu sama lain.


Akbar hanya pokus dengan hpnya, ia tidak bicara apapun bahkan untuk rencana pernikahannya tidak di bahas sama sekali.


Jenna melihat ke sekelilingnya, ada yang bercanda, tertawa, dan saling memandang penuh cinta..


Tiba-tiba pelayan telah menumpahkan sesuatu ke pakaian Jenna. Jenna yang kaget langsung berdiri.


" Maafkan saya Nona saya tidak sengaja saya mohon Maafkan saya!. Ujar pelayan wanita tersebut. Jenna ingin marah sama pelayannya. Melihat pelayan itu berkaca-kaca Jenna hanya bisa menarik napas panjangnya.


" Iya saya maafkan lain kali hati² ya!". Pelayan itu hanya mengangguk dan berterima kasih.


Akbar sendiri hendak membantu Jenna. Erika menyuruhnya untuk tidak boleh membantu Jena. Akbar pun langsung duduk kembali di kursinya.


Bahkan untuk membantuku saja dia sudah tidak mau. dia tidak mau menyentuhku lagi. Ujar Jenna di hatinya.


" Bar aku ke toilet dulu ya " Ujar Jenna pamit..


Jenna sangat berharap Akbar mau mengantarnya ke toilet. Jenna berharap sekali.


" Jenna!". Jenna seneng mendengar Akbar memanggilnya.


" Iya?". Jenna membalikkan badannya melihat ke arah Akbar dengan senyum manisnya.


" Sekalian tolong kamu minta bill-nya yah.. Deg hatinya sakit lagi. Jenna pikir Akbar mau mengantarnya. Jenna langsung mengangguk dan segera pergi.


Di toilet Jenaa ingin sekali menumpahkan rasa sakit hatinya. Tiba-tiba Jenna mendengar suara perempuan..

__ADS_1


" Lumayan 500 Ribu cuman disuruh untuk menumpahkan minuman sama perempuan yang mengejarnya. Ujar perempuan itu bicara.


" Enak sekali kamu, bagi dong?". Ujar temannya.. Jenna berharap bukan pelayan tadi. Ketika wanita itu berbalik Jenna makin sakit hati karena orang yang bicara barusan yang sudah menumpahkan air ke bajunya.


Wanita itu terkejut melihat Jenna persis di belakangnya. Ia segera keluar bersama temannya.


”Apa.. jadi ini ulah Akbar?, dia maunya apa sebenarnya. Jenna Langsung menangis di toilet.


"Saya sudah melakukan apa yang anda mau?.. Ujar Pelayan itu. Seseorang langsung membayarnya dan pergi.


Jenna menghapus air matanya, ia ingin sekali mempertanyakan ini semua sama Akbar. Melihat ke arah mejanya tidak ada siapapun di sana.


Akbar sudah pergi dari sana meninggal Jenna sendiri. Jenna langsung ambil tas dan hendak pergi.


" Maaf nona, anda harus bayar terlebih dahulu?". Jenna tertegun mendengarnya. Jenna langsung pergi ke kasir untuk bayar semua makanannya.


" Hahaha" Erika tertawa puas di dalam mobil.. Akbar hanya diam. Ia memikirkan Jenna. Di hati kecilnya merasa kasihan tidak tega.


Erika yang sadar langsung memeluknya dari samping. Erika memainkan adiknya Akbar mencoba mengondanya. Erika berhasil membuat Akbar keenakan. Akbar langsung berdesir jiwa lakinya memuncak.


Akbar langsung mempercepat kendaraannya agar cepat sampai ke hotel.


Erika memang selalu bisa membuat Akbar merasa terpenuhi hasratnya.


Jenna menangis sambil nyetir mobil pergi ke danau tempat mencurahkan hatinya.


" Hiks.. hiks.. hiks.. apa salahku Akbar kenapa kamu bersikap seperti ini kepadaku. Jenna sesekali menghapus air mata di pipinya.


Di hotel!.


Erika sukses membuat Akbar terlelap. Dia langsung ambil hp dan melihat foto yang sempat ia ambil di restoran. Bibirnya tersenyum senang sembari melihat ke arah Akbar.


Dengan foto ini kamu akan sadar wanita seperti apa dia itu Jian. Gumam Erika tersenyum licik.


Keesokannya.


Jenna membuka matanya melihat ada di tempat tidurnya. Jenna malah bengong di atas tempat tidur sembari berpikir.


Hidungnya mulai mencium bau masakan. Ia pun segera keluar melihat ke arah dapur. Jenna tersenyum melihat punggung pria yang sedang ada di dapurnya.


Jenna mulai mendekat ia pun menepuk pundaknya. Matanya terbuka lebar ketika melihat Jian di sana bukan Akbar.


" Anda?!". Ujar Jenna kaget. Jian malah asiek mempersiapkan makanan.


Jenna masih mematung melihat Jian sedang memasak, ia pikir Jian adalah Akbar.


" Ayo sarapan" Ajak Jian sembari menarik kursi. Jenna langsung duduk dan bengong.

__ADS_1


Jenna diperlakukan seperti anak kecil oleh Jian.


" Gimana anda bisa masuk pak?”. Tanya Jenna serius.


" Kamu lupa, semalam kamu tidur di depan danau gimana kalau ada orang jahat!".


" Lalu bapak yang memindahkan saya ke tempat tidur??".


Jian hanya mengangguk. Jenna langsung melotot.


" Anda tidak macam² kan pak??". Jian tidak menjawabnya ia memasang wajah datar.


Tidak ada respon dari Jian Jenna melanjutkan makannya.


" Oh iya pak, kata pak Ardi bapak ke luar negeri, kapan bapak balik?".


" Tadi malam, oiya saya harus pergi karena ada urusan penting, kamu handle semua pekerjaan di kantor dulu ia, kalau kamu butuh bantuan saya, saya akan segera datang!". Jian langsung berdiri dan bergegas pergi.


" Pak Jian tunggu?" Jenna langsung berdiri mengejarnya.


" Pak, saya mau menikah!" Jian pura-pura tidak mendengarnya ia langsung masuk ke mobil dan pergi. Jenna hanya menarik napasnya.


Di mobil Jian merasa kesal mendengar Jenna memberi tahunya.


Jenna masuk lagi ke dalam rumah, ia merapikan bekas makanannya. Jenna melihat ke arah kulkas di sana banyak makanan yang Jian tinggalkan di lemari Es.


Jian pun meninggalkan note untuk Jenna.


( Pacar jangan lupa istirahat.. dan jangan tidur di danau lagi ia... ingat tidur itu di kamar😘). Tampa sadar Jenna tersenyum tipis sambil membacanya. Jenna melipat kertas itu lalu menyimpannya.


Jenna langsung mandi, selesai mandi Jenna baru ingat kejadian malam itu.


Jenna ambil ponselnya lalu menghubungi Akbar.


~~ Halo. Akbar.


~~ Aku mau bicara serius sama kamu. bisa ketemu siang ini?. Jenna


~~ Nanti malam aja ya, sekalian aku mau kasih kejutan sama kamu". Akbar.


~~ Baiklah, kamu kasih tau tempatnya dimana.


~~ Di room hotel. Akbar.


Kali ini Jenna menutup teleponnya duluan. Akbar melihat ponselnya udah terputus. Erika langsung ambil ponsel Akbar.


" Malam ini kamu harus melakukan?". Ujar Erika.

__ADS_1


Akbar mengangguk. Erika tersenyum senang sembari memeluknya.


Semoga suka tolong bantu like dan vote terimakasih 🙏.


__ADS_2