Predator jatuh cinta

Predator jatuh cinta
Part. 41


__ADS_3

Jenna segera masuk ke mobil yang sudah dari tadi menuggunya.


" Pak, mampir dulu ya di minimarket saya mau beli sesuatu".


" Baik bu " Jenna terkejut mendengar suara supirnya, ia pun melihat ke arah supirnya.


" Maaf, saya pikir anda laki-laki ". Si supir hanya tersenyum lalu melajukan mobilnya.


Kali ini Jenna turun depan lobyy, tangannya diraih Akbar tiba-tiba.


" Jen, aku mohon sebentar saja aku ingin bicara penting!". Dengan memaksa Akbar mencengkram tangan Jenna. Jenna menatap wajah Akbar yang terlihat sayu seperti kurang tidur.


" Tapi lepas dulu Bar tanganku sakit". Perlahan Akbar melepaskan tangan Jenna. Jenna menarik napasnya melihat orang-orang sedang memperhatikannya.


" Jangan di sini nanti setelah aku pulang kerja kita ketemu di tempat biasa". Akbar mengangguk sambil menatap Jenna. Jenna membalikkan tubuhnya dan mulai masuk ke dalam gedung.


Akbar masih tidak bergeming ia terus melihat Jenna hinga Jenna menghilang.


" Bu Jen... Bu.. ". Panggil Meri.


" Iya Mer ada apa?".


" Ibu kenapa dari tadi bengong terus". Jenna malah melongo seperti orang yang linglung.

__ADS_1


" Iya saya lagi banyak kerjaan makanya lupa". Jawab Jenna sembari ambil pulpen. Meri segera memberikan berkasnya. Jenna segera memeriksanya, hatinya merasa tidak tenang karena ia sudah janji sama Akbar.


Jenna keluar dari gedung kantornya supirnya sudah menunggunya di luar lobby.


" Bu, saya akan telat pulangnya jadi ibu tidak usah menunggu saya". Ujar Jenna.


" Maaf nona, saya ditugaskan untuk antar jemput nona, jadi saya akan menunggu anda di sini". Jenna terdiam ia tidak ada cara lain selain minta supirnya untuk antarkan dia ketemu Akbar.


" Ya sudah antarkan saya ke cafe ya bu". Jenna langsung masuk dan duduk.


Hati Jenna makin tidak tenang rasanya, ia melihat ponselnya pukul 4: 34 sore. Jenna segera turun lalu mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam cafe.


Jenna mengenali baju yang di pakai pria yang sedang membelakanginya saat ini.


" Ada apa, aku tidak bisa lama-lama di sini?". Jenna langsung bicara.


" Kamu ingat tempat ini dimana kita selalu menghabiskan waktu setelah pulang kerja bersama, bahkan setiap hari kita kesini?". Deg Jenna terdiam memperhatikan Akbar.


" Dan ini, coba kamu liat ini baju yang kamu suruh aku pakai setiap malam minggu". Akbar berusaha sekali untuk mengingatkan Jenna ke masa lalunya.


" Dan ini, ini minuman kesukaan kamu Jenn, leci". Melihat Jenna terdiam Akbar mengeluarkan foto bersamanya dulu.


Jenna masih diam ia hanya melihat Akbar yang sangat berusaha agar dirinya mengingatnya.

__ADS_1


" Kalau kamu mau aku ingat ke masa lalu gimana aku bisa maju Bar, aku sudah menikah sekarang dan aku tidak butuh semua itu".. Akbar sedih mendengarnya.


” Jen, aku mau minta maaf, dan aku ingin kita balikan lagi seperti dulu, kamu tinggalkan dia ya, aku mohon, aku janji aku tidak akan melakukan kesalahan lagi dan aku janji aku tidak akan mengungkit masalah kamu sudah pernah menikah". Akbar memohon dengan sangat.


Jenna berkaca-kaca ia merasa sedih dan patah hati.


" Telat Bar!, aku tidak bisa meninggalkan suamiku demi kamu ". Jawab Jenna sembari menitihkan air matanya.


" Aku mohon Jen, beri aku kesempatan sekali lagi, aku janji sama kamu Jen, aku mohon".


Jenna menarik napas panjangnya. " Kamu tidak perlu menjawabnya sekarang, aku akan menunggumu sampai kapanpun". Ucap Akbar.


Jenna terdiam ia langsung menangis. Akbar langsung panik melihat Jenna menangis.


Ia langsung berdiri hendak menenangkan Jenna.


" Jangan mendekat??". Ujar Jenna sembari mengangkat tangannya ke arah Akbar.


Jenna meraih tasnya dan langsung pergi.


" Jen... Aku minta maaf". Teriak Akbar sembari melihat Jenna. Jenna terus jalan keluar dari cafe dan langsung masuk ke mobil tampa menoleh.


Jian melihatnya dari kejauhan, ia pun langsung menutup kembali kaca mobilnya dan langsung pergi.

__ADS_1


Terimakasih semoga suka. Tolong bantu like dan komen 🙏🙏🙏


__ADS_2