Predator jatuh cinta

Predator jatuh cinta
Part. 31


__ADS_3

Akbar memilih diam setelah tau Jenna akan menikah. Melihat Akbar hanya diam terus Erika memintanya untuk menurunkannya di salon.


" Kamu tidak perlu menunggu ku, aku bisa pulang sendiri". Ujar Erika lalu keluar dari mobil.. Setelah Erika turun Akbar segera melajukan mobilnya.


Erika melihat ke arah mobil yang di bawah Akbar. " Dasar bodoh, benar kata si Jenna kalau dia memang sangat bodoh!". Umpatnya kesal.


Bell berbunyi. Jenna segera membuka pintunya.


" Ada apa kamu kemari??". Tanya Jenna. Akbar langsung masuk ke dalam rumah tampa di persilahkan masuk sama pemiliknya.


Akbar berbalik dan menatap Jenna dengan tatapan kebencian.


" Kamu pikir aku akan cemburu setelah tau kamu akan menikah?". Ujar Akbar. Jenna terdiam dan hanya menatap Akbar


Akbar mulai mendekati Jenna sambil menatapnya dengan tatapan tajam. Mereka berdiri saling berhadapan dan saling menatap satu sama lainnya.


” Mungkin ini petunjuk dari tuhan untuk aku sadar perempuan seperti apa kamu itu Jen. kamu itu perempuan licik dan ambisius!". Mendengar hinaan dari Akbar. Mata Jenna mulai berlinang air mata yang sebentar lagi mau jatuh.


" Hapus air mata palsumu Jen, karena aku makin benci melihatnya!”. Jenna menahan air matanya agar tidak jatuh. Ia menarik napas panjang lalu mengusap matanya dengan tangan.


" Erika lebih dari segalanya, dia bukan hanya cantik tapi dia gadis yang istimewa dan juga rendah hati, tidak seperti mu yang melakukan apapun demi jabatan dan harta!". Jenna sakit hati mendengarnya.


" Cukup!!, kamu keluar dari rumahku!”. Usir Jenna sambil mengarahkan tangannya keluar. Akbar makin kesal mendengarnya.

__ADS_1


" Hmmmm, kamu telah menunjukkan sifat aslimu Jen, sekarang aku....


" Apa bedanya aku dan kamu??. kamu pun mau tidur denganku bukan demi memenuhi keinginan dia. Ujar Jenna memotong ucapan Akbar. Akbar mendengarnya langsung melotot.


Akbar hendak bicara lagi. " Kamu pun sama denganku, apapun akan kamu lakukan bukan demi hidupmu yang nyaman seperti sekarang ini!".. Jenna memberanikan dirinya untuk bicara seperti itu kepada pria yang di cintainya.


” Sebaiknya kamu urus wanitamu itu agar tidak menemuiku terus. Jenna bicara sambil jalan ke arah pintu dan berdiri disana. Akbar mengepalkan tangannya sambil jalan melewati Jenna .


Sebelum pergi Akbar berhenti sebentar sambil melihat ke arah Jenna.


" Wanita sepertimu pantas di perlakukan seperti itu!, bahkan lebih parah dari yang aku lakukan kepadamu". Ujarnya sambil jalan pergi. Jenna langsung masuk dan segera menutup pintunya. Jenna menangis di dalam.


" Hiks...... Hiks... Hiks....". Jenna menangis sesenggukan sambil memegangi dadanya. Napasnya mulai menghimpit rasanya sakit yang teramat dalam.


" Cukup!, ini air mata terakhir untuknya".


Di dalam mobil Akbar marah-marah sambil sesekali mukul setir mobilnya. Hatinya belum puas membuat Jenna sakit hati.


" Jenna, Jenna, aku tidak menyangka dia selicik ini, bahkan aku baru sadar wanita yang sangat aku cintai dulu ternyata sangat busuk!!. Umpatnya.


Hari menjelang malam. Jian menemui Jenna dirumahnya. Ia hendak mengetuk pintunya namun pintu itu langsung terbuka.


" Hai calon istriku" Sapa Jian penuh dengan senyuman. Jenna hanya tersenyum tipis mendengarnya.

__ADS_1


" Masuklah pak". Jenna membiarkan Jian masuk.


" Apa kamu sudah siap?". Tanya Jian. Jenna mengangguk.


" Kalau gitu ayo kita pergi". Ajak Jian hendak membawa koper Jenna.


" Tunggu pak!". Jenna mengehentikan tangan Jian yang hendak meraih kopernya.


” Pak, apa bapak yakin akan melanjutkan pernikahan ini?”.


" Iya ”.


" Tapi bapak tau kan saya tidak akan bisa mencintai bapak,, mungkin butuh waktu lama untuk pulih dari trauma yang pernah saya alami kemarin".


" Tidak masalah, dengan kamu ada di sampingku saja hidupku sangat bahagia". Jawab Jian.


” Terimakasih pak, bapak sudah membantu saya". Jenna langsung pergi ke kamar dan mengambil barang-barang sisanya.


Mereka akhirnya pergi bersama.


Bersambung.....


Jika suka tolong bantu like dan vote terimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2