Predator jatuh cinta

Predator jatuh cinta
Part. 36


__ADS_3

Jenna mempercepat makannya agar tidak lama-lama duduk di samping Jian. Tangan Jian ingin mengelus rambut Jenna yang panjang itu namun ia urungkan takut Jenna makin tidak menyukainya.


Jenna merasakan hembusan napas Jian yang sangat dekat dengan dirinya. Ia takut jika membalikkan tubuhnya maka kulitnya akan bersentuhan dengan Jian.


" Tuan, nona bibi pamit dulu" Ujar Bibik pamit.


" Hatiยฒ bi" Jawab Jenna sembari tersenyum.


" Kalau bibik udah pulang kita ngapain ya enaknya?". Ucap Jian dengan suara menggoda nya. Jenna terdiam sejenak sembari berpikir. Jian menggeserkan kursinya. Jenna makin gak tenang di buatnya. Jenna buat ancang-ancang untuk kabur. Ketika Jenna berdiri ia malah menabrak tubuh Jian yang sedang berdiri.


Jenna melotot sambil menelan ludahnya.


" Apa kamu sudah siap sayang". Goda Jian. Jenna langsung lari ke kamarnya. Jian tertawa terbahak-bahak melihat Jenna langsung kabur darinya.


" Wanita unik, saya makin tergila-gila dibuatnya".


Suara keras musik terdengar sangat kencang di klub malam. Erika seperti biasa dia menghabiskan waktunya disana sembari minum-minum bersama teman-temannya. Sementara Akbar menuggu Erika di luar.


Akbar tidak sabar ia segera masuk dan tidak mau mendengarkan perintah Erika yang harus menunggunya di luar.

__ADS_1


Erika rupanya sedang senang-senang dengan pria lain sambil joget-joget. Melihat Erika sangat dekat dengan pria lain Akbar sangat cemburu.


Tiba-tiba pria itu mencium bibir Erika dengan rakus dan Erika pun membalasnya.


Akbar mendekati Erika lalu menariknya ke pelukannya.


" Bajingan!. Akbar melayangkan pukulannya ke wajah pria yang sudah mencium bibir Erika.


" Bruk " Pria itu langsung jatuh seketika. Erika yang kaget langsung menarik Akbar.


" Kamu apa-apaan sih!!". Bentaknya sambil marah. Akbar terkejut melihat Erika memarahinya.


" Memangnya kenapa kalau dia menciumku hah!!". Bentak Erika sembari mendorong tubuh Akbar sekuat mungkin. Akbar melongo.


" Rika, siapa pria itu??". Tanya temannya yang sedang membantu pria yang sudah Akbar pukul. Erika masih tidak bergeming di hadapan Akbar.


" Saya..". Akbar hendak menjawab pertanyaan temannya.


" Dia supirku, dia hanya budak!". Saut Erika. Akbar sakit hati mendengarnya. Akbar menatap wajah Erika.

__ADS_1


" Oh. hanya supir, tapi kenapa laganya seperti pacar?". Tanya temannya lagi.


" Erika terlalu baik sih makannya supirnya melunjak " Saut teman yang satunya lagi..


" Jadi selama ini kamu anggap aku supir??". Tanya Akbar.


" Iya, kamu hanya supir dan hanya budak , tidak lebih dari itu!". Jawab Erika lantang. Akbar mengepalkan tangannya ia merasa marah dan sakit hati. Akbar mengeluarkan kunci di sakunya lalu memberikannya ke tangan Erika.


" Mulai malam ini!, detik ini!, aku tidak ingin melihat wajahmu lagi Erika!!". Ujar Akbar sembari jalan keluar.


" Lo pikir gua juga mau ketemu sama Lo Akbar!!, kalau bukan wanita sialan itu gua malas melihat wajah lo, apa lagi pas lo sentuh gua rasanya gua pengn muntah!". Teriak Erika kencang.


Akbar terus saja jalan keluar dengan hati yang sangat pedih. Ia ingat sama Jenna yang sudah di buat sakit hati dengan perkataannya.


Ya tuhan apa yang sudah aku lakukan sama wanita sebaik Jenna demi wanita sialan itu!. Gumam Akbar sambil terus jalan.


"Aaaaaaaaaaaaaa........". Akbar teriak sekencangnya. Ia merasa bersalah sama Jenna. Air matanya mulai jatuh dan membasahi pipinya.


" Jenna, maafin akuโ€ Ujarnya sambil menyesal. Akbar langsung terduduk lemas di pinggir jalan sembari melihat langit yang gelap.

__ADS_1


Bersambung jika suka tolong bantu like dan vote. Terimakasih.๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2