Predator jatuh cinta

Predator jatuh cinta
Part. 42


__ADS_3

Jennna tidak bisa lagi menahan sedihnya ia terus menangis sehingga supirnya menoleh.


" Nona, apa anda baik² saja". Jenna tidak bisa menjawabnya ya terus saja menangis sampai sesegukan.


" Saya ingin sendiri dulu bu antarkan saya ke alamat ini". Jenna memberikan alamatnya pada supirnya. Melihat mobilnya pergi Akbar terduduk lemas di kursinya.


Tidak terasa hari mulai malam. Jenna segera turun dari mobil.


Melihat ke garasi tidak ada mobil. Jenna terus berjalan ke arah kamar.


" Bik, apa tuan belum pulang?".


" Belum nona". Jenna langsung masuk ke kamar ia memegangi ponselnya terus. Jenna mengetik di ponselnya lalu ia segera mandi.


" Dia masih cinta sama mantannya ”.Ujar Jian lirih. Jian meneguk minuman yang di tangannya sampai habis.


" Bahkan dia tidak bertanya kapan gua balik atau tidak, dia tidak peduli sama sekali....


" Gimana kalau malam ini kita adakan lagi lelang??". Usul Baim, ia merasa kasian melihat Jian yang sangat terpukul.


" Boleh" Jawab Jian langsung. Baim mematikan ponsel Jian . Mereka tidak ingin di ganggu malam ini.


"Kenapa pesanku belum di balas juga sih!. Gerutu Jenna sembari menekan tombol hijau.

__ADS_1


" Sekarang nomornya malah gak aktif". Jenna menaruh lagi ponselnya di kasur lalu ia pergi makan.


Jenna melihat kursi yang biasa Jian duduki, bibirnya tiba-tiba tersenyum sembari duduk di kursi Jian. Bibik memperhatikan Jenna lalu merekamnya di ponselnya.


Tiba-tiba malam itu penuh dengan wanita. Erika yang mendapatkan kabar bahagia segera meluncur ke klub ia tidak menyangka akan kencan lagi sama Jian.


" Hahaha, ku rasa Jian sudah bosan dengan wanita binal itu". Ujar Erika sembari masuk ke klubnya.


Jian yang sedang sedih hanya diam.. Seseorang datang keruanganya.


" Pak Jian nona Erika pemenangnya". Mendengar nama Erika Jian hanya tersenyum geli.


" Im, berikan ponselku.


Erika sudah berdiri di luar pintu, Jian malah melihat Jenna di sana.


" Sayang kenapa kamu di sini?". Erika sangat senang mendengar dirinya di panggil sayang lagi.


" Tentu aku ada di sini sayang, karena aku dengar kamu mengadakan lelang lagi dan aku cepat-cepat kesini. Jawab Erika senang.


Jian diam sejenak ia berpikir lagi. Erika langsung menarik tangan Jian dan mengajaknya ke mobil...


Jian sempoyongan ia masuk ke mobil Erika, Kali ini Baim yang membawa mobilnya. Sampai di hotel Jian di bopong sama Erika masuk ke hotel.

__ADS_1


Jian sudah tidak kuat lagi ia pun langsung ambruk di tempat tidur.


Erika segera bersiap memakai pakaian seksinya sembari bercermin di kaca dan sengum² sendiri. Erika mulai menghampiri Jian.


" Sayang aku udah siap ne". Tidak ada respon. Erika mencoba membalikkan tubuh Jian, namun tubuhnya sangat berat Jian pun tetap posisinya tertelungkup. Erika merasa kesal.


Erika segera menghubungi resepsionis untuk membantunya lewat telepon kamar hotel.


" Maaf nona sebelumnya apa sudah ijin dulu sama pak Baim?". Tanya pihak hotel. Erika mendengus kesal, ia lupa kalau semuanya sudah di atur Baim.


Erika melihat lagi ke arah Jian. Ia terpaksa tidur di sampingnya tampa ngapa-ngapain.


" Sial!!, harusnya malam ini aku bercocok taman dengan dia". Erika pun tertidur pulas di samping Jian.


Jenna membuka matanya merasa silau. Ia pun langsung cepat-cepat bangun dan mandi. Jenna langsung pergi makan dan duduk sembari menunggu Jian.


” Nona saya ambilkan makanannya sekarang?". Jenna malah melongo. Ia menatap ke arah pintu kamar Jian.


" Apa tuan tidak pulang Bik?".


Bibik malah bengong. Jenna langsung sadar ia pun langsung mengiyakan bibik untuk ambil sarapan untuknya.


Terimakasih. Kalau suka tolong bantu like dan vote 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2