Pria Aroganku

Pria Aroganku
Flashback


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA GUYS✨


Jangan lupa Komen dan Like nya yaw❤️


_


_


_


"Jangan berani sama seorang wanita!" tegasnya. Suara nya yang terdengar berat dan geram itu pun mengalihkan ketakutan Ceyda. Ceyda pun membuka matanya.


"Zev.." lirih nya.


"Siapa kau berani-berani nya menghalangi urusan kami hah?" tanya preman itu marah.


"Aku? Kau tidak perlu tahu siapa aku" ujar Zev dengan tatapan kelam.


Entah mengapa dia tidak terima jika ada yang berani menyakiti Ceyda.


"Cih dasar penampilan nya saja yang sok kaya" ujar pria preman itu menelisik penampilan Zev.


"Berapa hutang yang harus dibayar?" ujar Zev dengan nada dingin nya.


"500 juta memangnya kau punya uang hah?" tanya pria itu dengan nada meremehkan.


Kemudian Zev mengeluarkan cek dari saku jas nya yang dia kenakan.


Zev pun menuliskan nominal sebesar 500 juta untuk membayar hutang sesuai yang disebutkan oleh rentenir itu.


"Ini cek untuk membayar semua hutang dari keluarga pak Bryan Wiratama dan lunas!" ujar Zev sambil memberikan cek tersebut di depan mata salah satu pria rentenir itu.


"Pergilah dan jangan pernah kembali kesini!" tegas Zev dengan aura dingin.


Kemudian beberapa pria itu pun pergi meninggalkan kediaman Ceyda.


"Kak Cey tidak apa-apa kan?" tanya Ziva sambil menghambur memeluk Ceyda.

__ADS_1


"Iya aku baik-baik saja Va" ujar Ceyda.


"Cey nak ayah nak" teriak Ibu Aylin panik.


Kemudian Ceyda pun tersadar dan segera berlari tergesa karena mendengar teriakan ibu nya menuju kedalam rumah nya.


"Ayah, ayah bangun ayah" Ceyda pun ikut panik melihat ayah nya yang sudah tidak sadarkan diri.


"Kita bawa ke rumah sakit" ujar Zev dengan sigap dan mengangkat Ayah Bryan menuju ke dalam mobil nya.


Ibu Aylin, Ceyda dan Ziva pun ikut memasuki mobil Zev.


"Ayah ibu mohon bangun" ujar Ibu Aylin sambil menangis.


Ceyda pun mengusap air matanya karena dia tidak boleh terlihat lemah untuk menyemangati ibunya.


"Ibu tenang lah, kita akan membawa ayah ke rumah sakit, semoga ayah baik-baik saja" ujar Ceyda sambil mengusap tangan ibunya menenangkan agar tidak panik.


Zev melihat Ceyda yang duduk dibelakang bersama Ibunya karena dia memangku kaki ayahnya, dan Ibunya memangku kepala ayahnya.


Zev melihat Ceyda melalui kaca.


Setelah beberapa saat mobil yang dikendarai Zev pun memasuki gedung rumah sakit kota.


Lalu Zev mengangkat tubuh Ayah Bryan dan meletak kan nya di brankar yang dibawa oleh perawat.


Kemudian ayah bryan memasuki ruangan untuk diperiksa.


Mereka pun menunggu diluar. Ibu Aylin dan Ceyda terduduk di depan ruangan pemeriksaan.


Ceyda memeluk Ibunya yang terus menangis, sedangkan Ziva mengusap punggung Ceyda agar tidak ikut bersedih.


Sedangkan Zev berdiri sambil melipat kedua tangan nya dan bersandar di tembok.


Zev sedang memikirkan apa jadinya jika dia dan Ziva tidak mengunjungi rumah Ceyda tadi.


Flashback

__ADS_1


Siang hari setelah pulang berkuliah Ziva mengunjungi kantor kakak nya karena dia tidak ada jam tambahan.


Begitu sampai di kantor kakak nya, Ziva pun menemani kakak nya bekerja dan makan siang bersama.


"Kak nanti pulang bersama saja ya, soalnya aku gabut di rumah lagian kak Cey juga ke rumah nanti sore" keluh Ziva pada kakak nya.


"Iya Zivaa, terserah kau saja" ujar Zev sambil memeriksa dan membaca beberapa berkasnya.


"Yey terimakasih kakak ku tersayang" ujar Ziva menggoda.


Zev hanya menggelengkan kepala nya saja dengan tingkah adik nya itu.


Beberapa jam kemudian pun menunjukkan sore hari, ketika akan bersiap untuk pulang bersama kakak nya, Ziva mendapatkan pesan dari Ceyda.


"Yah kak Cey tidak jadi ke rumah" ujar Ziva dengan cemberut, yang tadinya semangat empat lima karena akan bertemu denan Ceyda tapi sekarang langsung malas.


"Ya tidak apa kan masih ada hari lain" ujar Zev.


"Ishh tidk mau kak"


"Oiya bagaimana kita memberi kejutan dengan mengunjungi rumah kak Cey? kan kakak juga belum pernah kesana, mau ya kak plisss" ujar Ziva memohon dengan mata kucing nya sambil menggoyang-goyang kan tangan Zev.


"Iya baiklah" Zev pun langsung berlalu meninggalkan Ziva.


"Asyikkk, eh kak tunggu aku dong" Ziva pun berlari menyusul Zev memasuki mobil.


Kemudian Zev dan Ziva berlalu menaiki mobil menuju kediaman Ceyda.


Flashback Off


.


.


.


Tbc

__ADS_1


Like dan Komen nya jangan lupa guys💖✨


__ADS_2