
SELAMAT MEMBACA SEMOGA SUKA DENGAN CERITANYA💖
.
.
.
Belum ada setengah jam berlalu dan Zev belum tertidur sama sekali, ketika merasa sudah tidak ada suara apapun dari gadis itu yang sekarang telah menjadi istrinya. Dia menghampiri sofa itu dimana istrinya berada.
"Belum ada satu jam kau sudah tertidur" ujar Zev pelan, kala melihat istrinya tertidur dengan dengkuran halus.
Dia mengusap lembut kepala istrinya.
"Apa kau sangat lelah hem?" tanya Zev lirih.
Lalu Zev mengangkat tubuh Ceyda dengan pelan agar sang empu tidak terbangun karena dia akan memindah kan nya ke atas ranjang.
Zev pun meletakan Ceyda dengan hati-hati di atas ranjang dan dia menyelimuti tubuh Ceyda agar gadis itu tidak merasa kedinginan apalagi hanya memakai kemeja saja.
Dan Zev juga ikut merebahkan diri nya di samping istrinya, dia mendekatkan tubuh Ceyda agar tidur dengan berbantalkan tangan nya dan dia memeluk istrinya itu.
"Selamat malam istri ku" ujar Zev lirih di depan wajah istrinya.
Cup
Dia mengecup lembut kening istrinya itu dan dia ikut menyusul Ceyda mengarungi mimpi indah di malam pertama mereka menjadi suami istri.
_
_
__ADS_1
_
Keesokan pagi nya.
Matahari sudah bersinar terang menyinari bumi untuk menyapa para penghuni bumi ini, khususnya menyapa pasangan pengantin baru yang masih tertidur lelap akibat kelelahan setelah acara sakral kemarin malam.
Ceyda mengerjapkan mata nya pelan karena matanya terkena sinar matahari yang masuk melalui celah korden yang sudah terbuka secara otomatis sebagian.
Dia pun membuka matanya dan seketika tersadar bahwa dia tidak tertidur di kamar nya seperti biasa.
Seketika Ceyda tersadar karena dia sedang menginap di hotel sekarang setelah dia menikah kemarin.
"Astaga, aku baru ingat jika aku kemarin telah menikah" ujar Ceyda lirih sambil menatap jendela kamar hotel itu.
Begitu dia akan menggerakkan badan nya, dia merasakan sesuatu yang berat berada di atas perut nya.
Ceyda pun melihat ke perut ramping nya yang sedang di lilit oleh tangan kekar yang terdapat bulu halus yang sedang melingkar indah dan erat di perut nya. Karena sekarang posisi Ceyda sedang membelakangi Zev.
"Akhh" teriak Ceyda yang terkejut.
"Kau berisik sekali, tidurlah kembali" ujar Zev yang masih memejam kan matanya dengan suara berat nya khas bangun tidur.
Zev mengeratkan pelukan nya erat pada tubuh Ceyda dan merapatkan diri pada punggung Ceyda karena dia masih merasa mengantuk.
Lagi pula hari ini dia mengambil cuti dua hari karena telah menikah dan hitung-hitung untuk mengistirahatkan tubuh sejenak dari semua pekerjaan.
Ceyda yang merasakan pelukan yang semakin erat pun menahan nafas nya.
"Em tuan, tolong lepasin pelukan nya" ujar Ceyda pelan.
"Kenapa memangnya?" ujar Zev yang masih menikmati memeluk Ceyda.
__ADS_1
"Aku sudah tidak tahan ingin ke kamar mandi tuan" jelas Ceyda yang memang sedang menahan buang air kecil.
"Morning kiss dulu, baru akan ku lepaskan" ujar Zev dengan seringai tipis nya.
Dia tidak akan menyianyiakan kesempatan ini, apalagi jiwa kelaki-lakian nya meronta-ronta, yang biasanya sesuka hati berganti-ganti wanita, kini dia harus menghargai istrinya ini.
"Hah?" tanya Ceyda terkejut.
"Cepat lakukan" ujar Zev memaksa.
"Huft baiklah" ujar Ceyda pasrah karena sudah tidak tahan ingin buang air.
Ceyda pun membalikkan badan nya dan menatap Zev yang sudah membuka matanya dengan wajah datar nya.
"Cepat lakukan sekarang" ujar Zev lalu menunjuk bibir nya agar Ceyda mecium nya di bibir bukan di pipi.
Dengan rasa malu yang ada Ceyda pun melakukan nya.
Dan..
Cup
.
.
.
TBC
Ceilah ada yang malu-malu nihhh🤪
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen nya ya guysss🤩💖