
SELAMAT MEMBACA SEMOGA SUKA DENGAN CERITANYA💖
.
.
.
"Baiklah oma, Cey menyetujui nya" ujar Ceyda sambil tersenyum tipis.
"Baiklah karena kedua calon mempelai menyetujui nya makan sudah dapat ditentukan bahwa pernikahan akan dilaksanakan bulan depan" ujar Oma dengan bahagia.
Begitu pun dengan kedua orang tua Ceyda dan lain nya yang ikut bahagia mengenai keputusan ini.
Setelah selesai acara malam ini, Ceyda beserta kedua orang tua nya pun memutuskan untuk kembali ke rumah nya.
___
Dua minggu kemudian.
Persiapan mengenai acara pernikahan Ceyda dan Zev pun hampir seluruh nya selesai. Mengenai calon pengantin keduanya kini dalam perjalanan menuju butik langganan Oma Laura untuk melakukan fitting baju pengantin.
Di dalam mobil yang di kendarai oleh Zev hanya ada kesunyian dan Zev menjemput Ceyda di rumah nya karena hari ini Ceyda memutuskan untuk tidak pergi ke kedai karena menyelesaikan urusan pernikahan nya.
Ya Zev memutuskan untuk mengendarai sendiri mobil nya tanpa supir pribadi nya karena dia hanya ingin berdua saja dengan calon istri nya itu.
__ADS_1
Zev melirik Ceyda yang sedari tadi hanya terdiam dan sedang membuang muka kesamping memandangi jalanan. Zev hanya tersenyum tipis saja melihat tingkah Ceyda, dia tau pasti gadis itu sedang merasa gugup.
Apalagi mengingat ketika tadi dirinya berinisiatif ingin untuk memasangkan sabuk pengaman pada calon istrinya, dan respon Ceyda tentu saja terkejut dengan wajah yang memerah menahan malu dan gugup.
Setelah beberapa menit mobil yang di kendarai oleh Zev pun telah sampai di butik yang Oma Laura rekomendasikan karena itu butik langganan keluarga Winston.
Zev pun menuruni mobil dan membukakan pintu untuk calon istrinya itu. Ceyda yang di perlakukan seperti itu pun hanya menurut saja.
"Terimakasih" ujar Ceyda dengan canggung.
Lalu tanpa aba-aba Zev menggandeng tangan Ceyda, Ceyda yang mendapati hal tersebut pun terkejut, sedangkan Zev biasa saja dengan santai nya jalan menuju butik sambil mengandeng tangan Ceyda.
"Selamat datang tuan Zev" ujar pelayan butik sambil menunduk menyambut tamu VVIP ini.
Zev hanya mengangguk kan kepala nya dan memasuki butik itu.
"Ya tunjukkan saja pada calon istriku" ujar Zev kemudian berlalu duduk di sofa yang ada di ruang fitting baju itu.
"Mari silahkan di coba nona gaun nya" ujar pelayan butik.
___
Setelah satu jam kemudian mencoba beberapa gaun yang terasa berat bagi Ceyda dan Zev pun sudah menemukan tuksedo dan jas yang pas. Akhirnya Ceyda pun telah menemukan gaun yang serasi dengan tuksedo yang dipilih oleh Zev.
__ADS_1
Zev dan Ceyda pun keluar dari butik itu. Zev membuka kan pintu untuk Ceyda dan Ceyda pun dengan menurut masuk ke dalam mobil.
Zev memutari mobil nya dan masuk ke dalam mobil nya. Dia melihat ke arah Ceyda yang akan memasangkan sabuk pengaman, dengan cepat Zev mengambil alih sabuk pengaman itu dan memasangkan nya.
Cup
Tidak lupa juga dia memberikan kecupan di bibir manis Ceyda dan memberikan sedikit ******* disana. Ceyda yang mendapat perlakuan seperti itu pun terkejut dengan pipi yang bersemu merah.
Zev pun melepaskan tautan bibir nya.
"Calon istriku sangat manis" ujar Zev sambil tersenyum.
Ceyda yang masih terkejut pun seketika tersadar kala melihat wajah Zev yang tersenyum begitu manis untuk pertama kali nya pada dirinya.
Blush
Ceyda yang mendengar apa yang Zev katakan pun seketika tersipu malu sampai dia mengalihkan wajah nya ke arah samping untuk menyembunyikan wajah nya yang malu karena Zev masih memandangi nya.
.
.
.
Tbc
__ADS_1
LIKE DAN KOMEN NYA ZAYANG🤪❤️