
Tangan Jessica meraba-raba dada Zev dan turun ke senjata Zev. Membelai nya dengan lembut dan kemudian meremasnya.
Zev hanya bisa memejamkan mata, merasakan bagaimana perempuan itu membuat hasrat nya naik.
Zev membalikkan badan nya, dan mengangkat tubuh Jessica di meja Wastafel dan ******* bibir wanita itu dan meremas p*yud*r* Jessika dengan brutal.
"Emph"
"Akh Zev" desah nya tangan kanan nya sambil meremas rambut Zev dan tangan kirinya membelai senjata Zev yang sudah tegang.
Tidak disitu saja Zev kemudian melepaskan pakaian Jessica dengan kasar, dan Jessica sudah polos tanpa ditutupi apapun.
Zev hanya melepaskan ikat pinggang nya dan melepaskan celana nya saja.
Tanpa melepaskan ******* di bibir wanita itu Zev langsung menyetubuhi Jessica dengan kasar.
"Akh Zev kau terlalu kasar" desah Jessica sambil meremas rambut Zev dan mendongakkan wajahnya sambil menikmati.
"Emph kau menyukainya kan baby" ujar Zev.
Mereka terus saja bermain di dalam kamar mandi, tanpa memperdulikan apapun.
Ketika Zev akan mencapai puncaknya kemudian Zev secara paksa mencabut senjatanya dan langsung menurunkan Jessica agar duduk di closet.
Dan Zev langsung memasuk kan senjata nya kedalam mulut Jessica seperti biasanya agar wanita itu memanjakan senjata nya.
Zev memacu dengan cepat agar sampai pada puncak nya dia meledak kan nya didalam mulut Jessica seperti biasa.
"Akh" desah Zev.
Zev tidak mau menumpahkan benihnya di dalam rahim wanita manapun sebelum ada ikatan pernikahan.
__ADS_1
Yah memang sedikit gila, namun Zev tidak mau benih keturunan Winston bertebaran dimana-mana apalagi di rahim wanita murahan seperti Jessica.
Zev tidak mencintai Jessica, itu hanya hubungan simbiosis mutualisme, dimana Zev menginginkan kepuasan untuk melepas penat dan Jessica membutuhkan uang untuk mencukupi gaya hidupnya sebagai model dan kepuasan nafsunya.
"Hah hah" keduanya dada nya naik turun setelah mencapai puncaknya.
"Lanjut baby hem?" tanya Jessika dengan mengecupi senjata Zev.
Kemudian Zev menggendong Jessica keluar dari kamar mandi dan melanjutkan kegiatan panas nya di ruangan pribadinya.
___
Kembali pada kedai cake Azra Bakery disiang hari pengunjung ramai kembali. Selain untuk memesan cake kedai tersebut juga bisa untuk memakan cake dan memesan minuman untuk dimakan di tempat.
Karena kedai cake Azra Bakery cukup terkenal tidak heran jika terkadang ada pelanggan orang terhormat maupun orang kaya di kota itu suka membeli cake di kedai itu.
Seperti saat ini ada beberapa orang kaya yang membeli cake di kedai nya, seperti salah satunya Nyonya Laura Winston, yang mendatangi kedainya untuk memakan cup cake rendah gula dan juga membeli beberapa cake untuk dibawa kerumahnya.
"Ah ini mbak yang kemarin mengantar cake ke rumah saya ya?"
"Iya nyonya, apakah nyonya ingin memesan sesuatu?"
"Ini mbak saya mau membeli Cup cake rendah gula untuk makan ditempat dan dan beberapa cake lainnya seperti biasa untuk dibungkus" Nyonya Laura tersenyum.
"Baik kalau begitu pesanan nya akan segera dibuat dan mohon duduk untuk menunggu pesanan nyonya, terimakasih" ujar Ceyda tersenyum ramah.
"Baik mbak" ujar Nyonya Laura.
Setelah pesanan selesai dikemas, kemudian dibayar dan juga Nyonya Laura sudah memakan cupcake nya, dia langsung pulang menuju ke rumah nya.
___
__ADS_1
Hari sudah sore, senja mulai muncul.
Ceyda seperti biasa pulang kerumahnya setelah selesai beberes dan menutup kedai cake nya.
Begitu juga halnya dengan Zev pria itu pulang lebih awal. Begitu masuk kedalam rumah sudah disambut oleh Oma dan adiknya di ruang keluarga sedang menonton tv dan makan cake.
Kemudian Zev menghampiri keduanya karena dia tidak melihat ada ibu tirinya disana.
Zev duduk disamping adiknya, setelah mencium pipi Oma nya dan Ziva.
"Ish kakak aku sudah besar jangan cium-cium" keluh Ziva dengan cemberut.
Zev hanya menggelengkan kepala nya melihat tingkah adiknya yang menggemaskan itu.
"Kau pulang lebih awal nak?" tanya Oma.
"Iya Oma karena hari ini pekerjaan ku tidak terlalu banyak seperti kemarin" jawab Zev.
"Sibuk kerjaan atau sibuk sama kak Jessi" tanya nya curiga sambil memicingkan mata pada kakaknya.
"Heh anak kecil tau apa kau hah" ujar Zev tersenyum sambil mengacak-acak rambut Ziva.
.
.
.
Tbc
Jangan lupa Like dan Komen nya ya❤️
__ADS_1
Biar makin semangat nulisnya✨