
SELAMAT MEMBACA SEMOGA SUKA DENGAN CERITANYA💖
.
.
.
Jessica yang di perlakukan seperti itu pun merasa kesal karena diri nya di tolak.
"Ada apa dengan mu Zev? akhir-akhir ini kenapa kau sering menolak ku hah? apa kau sudah menemukan wanita pemuas ranjang mu yang lain?" tanya Jessica dengan marah.
"Jaga bicara mu ! mau aku memiliki wanita lain itu bukan urusan mu !" ujar Zev dengan suara tegas dan aura arogan nya karena merasa terpancing dengan omongan Jessica yang sangat mengganggu.
Jessica pun semakin berang dengan jawaban Zev.
"Oh jadi wanita pemuas mu yang baru itu yang kemarin di time zone kan, siapa wanita ****** itu hah?" tanya Jessica dengan marah.
Ya wanita yang kemarin menemukan Zev dan Ceyda sedang bermain di time zone adalah Jessica.
Brak
Zev menggebrak meja saking marah nya dengan penuturan Jessica.
__ADS_1
"Dengar kan ini baik-baik itu bukan urusan mu! dan jangan ikut campur dalam urusan pribadi ku! ingat baik-baik apa yang ada dalam surat kontrak itu selama kau menjadi pemuas ku!" ujar Zev dengan nada menekan dan sorot mata menajam serta aura yang dingin.
Karena dia sudah terlanjur marah dengan sikap Jessica yang menurut nya terlalu lancang mencampuri urusan pribadi nya, apalagi secara tidak langsung Jessica mengatakan bahwa Ceyda adalah ****** seperti wanita-wanita yang pernah di pakai nya, dia merasa tidak terima karena calon istrinya di samakan dengan wanita kotor.
"Dan dengarkan sekali lagi wanita yang kau samakan dengan ****** itu wanita baik-baik bukan wanita kotor sepertimu" tekan Zev pada Jessica.
Jessica yang mendengar perkataan Zev pun merasa tertusuk hati nya.
"Jangan pernah mencampuri urusan pribadi ku dan ingat posisimu itu! Jika sampai kau berbuat seperti ini lagi maka aku akan memutus kan kontrak itu! Sekarang pergi dari sini!" ujar Zev mengusir Jessica.
Jessica yang sudah terlanjur takut dengan amarah Zev pun langsung memutuskan untuk pergi dari kantor Zev.
Apalagi jika sampai Zev benar-benar memutuskan kontrak itu maka habis lah dia tidak bisa memenuhi gaya hidup nya.
___
"Sialan wanita itu kenapa dia dengan lancang berani mencampuri urusan pribadi ku" ujar Zev sambil memijat pelipis nya karena pusing yang tiba-tiba melanda.
"Huft" Zev pun menduduki kursinya sambil memejam kan mata nya sebentar untuk mengurangi rasa emosi yang ada dalam diri nya.
___
Di kedai Azra Bakery.
__ADS_1
Ceyda yang sedang sibuk-sibuk nya melayani pembeli karena hari ini pelanggan sangat banyak pun tidak menyadari kehadiran seseorang. Sampai-sampai Lili yang menghampiri Ceyda yang kini berada di dapur sedang membuat cake pesanan pelanggan.
"Cey" ujar Lili sambil menepuk pundak Ceyda dari belakang.
"Iya ada apa Li? Sebentar aku sudah membuat cake nya tinggal memasukkan ke dalam oven saja" ujar Ceyda tanpa menoleh pada Lili karena masih sibuk dengan kegiatan nya.
"Bukan itu Cey, kamu dicari oleh Rendy sudah di tunggu di depan" ujar Lili sambil menggelengkan kepala nya karena Ceyda masih asik dengan pekerjaan nya.
"Ah iya baiklah, ini Li kamu lanjutkan pekerjaan nya, tinggal di masuk kan ke dalam oven saja semua nya yah" ujar Ceyda pada Lili sambil membersihkan tangan nya.
"Iyaa siap bos" ujar Lili sambil tersenyum.
Kemudian setelah itu Ceyda pun berjalan ke depan menghampiri Rendy yang sedang duduk di bangku yang sedang menunggu nya.
.
.
.
Tbc
LIKE DAN KOMEN NYA PARA PEMBACA TERSAYANG💖💖💖🤪
__ADS_1