Pria Aroganku

Pria Aroganku
First Kiss


__ADS_3

Dan Jessica hanya mengangkat kedua bahu nya saja dan melanjutkan makan malam nya untuk mengisi energi nya nanti.


Zev pun mengejar Ceyda karena dirasa Ceyda melangkah terlalu cepat. Begitu sampai di lorong menuju toilet Zev berhasil menghentikan langkah Ceyda dengan menarik tangan nya. Dan mengunci pergerakan Ceyda ke dinding.


"Cey" ujar Zev sambil menatap mata Ceyda yang sedang melotot terkejut dengan kehadiran Zev.


"Zev, lepaskan, nanti ada yang melihat kita" ujar Ceyda sambil melihat ke kanan dan ke kiri.


"Biarkan saja" ujar Zev masih menatap dalam mata Ceyda.


"Bagaimana nanti jika ada yang sa-" belum juga Ceyda selesai mengatakan nya bibirnya sudah di bungkam lebih dulu oleh mulut Zev.


"Hmpth" mata Ceyda melotot dengan aksi tiba-tiba Zev.


"Sangat manis" gumam Zev dalam hati.


Sedangkan Zev dia masih asik ******* bibir Ceyda yang sedari tadi mengomel saja, ******* bibir yang masih kaku dengan tidak membalas ciuman nya karena Zev baru menyadari ini adalah ciuman pertamanya Ceyda.


Dibalik aksinya Zev tersenyum tipis karena telah mengambil ciuman pertama Ceyda.


"Mhpt... Zev" lirih Ceyda sambil memukul-mukul dada Zev di kala dia merasa akan kehabisan napas.


Zev pun melepaskan tautan nya di kala merasakan Ceyda kehabisan napas, walaupun sebenarnya dia belum puas.


"Huft" dada Ceyda naik turun karena merasa sesak nafas.


Zev yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan mengusap bibir Ceyda yang sangat manis.


"Apa yang kamu lakukan Zev!" di tepis nya tangan Zev karena Ceyda merasa marah ciuman pertama nya telah di ambil oleh Zev.


"Apa? aku hanya mencium bibir mu saja, apa itu salah?" tanya Zev dengan tersenyum tipis.

__ADS_1


"Tentu saja itu salah Zev" marah Ceyda.


"Kau sangat menggemaskan jika sedang marah seperti ini, lagian apa salah nya memberikan ciuman pertama pada calon suami mu hem?" tanya Zev sambil mengelus bibir Ceyda.


"Jangan sentuh aku Zev! lagi pula baru calon kan? belum jadi suami? jadi kamu tidak berhak" ujar Ceyda dengan nada menekan dan menatap tajam Zev.


"Ya baiklah, oiya mengenai wanita yang bersamaku itu, kau jangan katakan pada Oma maupun Ziva jika aku dan dia berada di hotel ini!" titah Zev.


"Memangnya untuk apa aku mengatakan nya?" lagi pula itu bukan urusan ku!" kesal Ceyda dan akan berlalu pergi namun dia terhenti mendengar ucapan Zev.


"Bibir mu sangat manis, apa karena kau selalu memakan cake?" tanya Zev dengan tersenyum tipis melihat Ceyda yang memunggungi nya.


Ceyda yang kesal dengan pernyataan itu pun langsung pergi untuk kembali ke kedai nya dengan keadaan kesal karena ciuman pertamanya baru saja diambil.


_


_


Sedangkan Zev yang melihat Ceyda sudah pergi meninggalkan hotel itu pun berjalan kembali ke dalam resto.


"Honey kamu lama sekali dari toilet nya?" tanya Jessica dengan nada manja nya.


"Nanti tidak jadi bermalam, aku ada urusan mendadak!" ujar Zev, entah mengapa setelah bertemu dengan Ceyda dan mengambil ciuman pertama nya, dia jadi malas untuk bersenang-senang dengan Jessica dan hanya ingin kembali ke rumah nya saja untuk beristirahat.


_


_


_


Disisi lain Ceyda setelah dari kedai nya dia langsung menuju ke rumah sakit.

__ADS_1


*📞


"By kamu sedang apa?" tanya Rendy.


"Aku sedang berada di rumah sakit by" ujar Ceyda.


"Oh begitu" ujar Rendy.


"Iya by, apa kau akan mengunjungi ayah kesini?" tanya Ceyda penuh harap.


"Sepertinya tidak dulu by, aku sedang ada banyak pekerjaan" ujar Rendy seperti biasa dia tidak mau pernah menemui kedua orang tua Ceyda.


"Huft baiklah" ujar Ceyda lesu, karena Rendy selalu saja seperti itu tidak mau menemui kedua orang tua Ceyda.


"Maafkan aku by, aku mau lanjut dulu bye by" ujar Rendy.


Tut


📞*


"Bagaimana? dia tidak mau menemui kami kan nak? lagian kamu sudah mau menikah kenapa belum putus juga? apalagi ayah sedang sakit setidak nya ada itikad baik, jika memang dia serius dengan dirimu setidak nya peduli saja sedikit, untung kamu mau menyetujui untuk menikah dengan Zev nak" ujar Ibu Aylin panjang lebar.


Ceyda hanya terdiam dengan penuturan Ibu nya.


"Sudah lah ibu, kenapa berbicara seperti itu, biarkan putri kita mengambil keputusan nya yang benar" ujar ayah Bryan.


.


.


.

__ADS_1


Tbc


LIKE DAN KOMEN YOO💖


__ADS_2