Pria Aroganku

Pria Aroganku
Belum Siap


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA SEMOGA SUKA DENGAN CERITANYA💖


.


.


.


****


Umpat nya dalam hati kala sudah ketiga kalinya dirinya harus meredamkan kegagahan nya yang terasa sesak di sana.


Ya dia sudah beberapa kali melihat istrinya hanya memakai bathrobe setelah mandi, karena mungkin lupa tidak membawa baju ganti.


Pasalnya dia sudah dua kali melihat istrinya hanya memakai bathrobe setelah mandi lewat kamera cctv dia mengawasi apa saja aktivitas istrinya di dalam kamar kala dirinya pergi ke ruang kerja.


Dan melihat hal itu dari cctv dia langsung merasakan sesak pada kejantanan nya apalagi belum bisa mengontrol nafsu nya pada wanita karena terlalu sering bermain-main dengan yang nama nya wanita.


Sehingga dia harus mau tidak mau meredamkan hawa panas dalam dirinya menggunakan air dingin di kamar mandi yang ada di ruang kerja nya.


Dan sekarang kejadian yang ketiga kalinya dia mendapati istrinya seperti itu tapi ini secara langsung di depan matanya.


Semakin tidak bisa lah dia menahan hasrat pria nya kan.


Ceyda yang telah selesai dengan aktivitas berpakaian nya pun keluar dari walk in closet dan cukup heran dengan Zev yang sudah berada di kamar dan sedang bersandar di kepala ranjang dengan memejamkan matanya.


Apa dia sudah tidur?

__ADS_1


Tanya nya dalam hati.


"Tu-tuan ?" ucap Ceyda untuk memastikan apakah Zev sudah tertidur atau belum.


"Hm" jawab Zev.


"Apa tuan sudah tidur ?" tanya Ceyda.


"Kenapa memangnya ?" tanya Zev langsung membuka matanya dan langsung disuguhkan dengan pemandangan indah yaitu istrinya sedang memakai piyama dress dibawah lutut nya walaupun tertutup tapi entah mengapa terkesan seksi dan indah di pandang.


"Tidak ada, apa pekerjaan tuan sudah selesai ?" tanya Ceyda, karena pasalnya tadi Zev katanya ingin mengecek email pekerjaan.


"Jangan banyak bertanya dan tidur lah" ujar Zev tegas dan langsung merebahkan diri nya.


Ceyda pun menurut dan menuju ke sisi ranjang samping suaminya tempat diri nya untuk tidur.


"Kau lama sekali" desis Zev.


"Tu-tuan.." gugup Ceyda pasal nya ini sangat berdekatan sekali bahkan saling menempel satu sama lain.


Bahkan Ceyda bisa merasakan hembusan nafas berat Zev di ceruk leher nya. Pasalnya Zev sedang menahan birahinya itu.


Tapi malah Ceyda menggeliat kan kaki nya tidak nyaman karena dia merasakan ada benda keras yang menonjol dan bersentuhan dengan paha nya.


"Shh.. Jangan banyak bergerak" geram Zev dengan sedikit mendesis akibat gesekan halus di bawah sana.


"Hah" tanya Ceyda terkejut dengan geraman Zev. Dia mendongak kan matanya menatap mata Zev yang menatap nya.

__ADS_1


"Apa boleh aku meminta hak ku sekarang ?" tanya Zev dengan wajah merah padam akibat menahan hasrat nya.


"A-aku be-belum siap, maaf" ujar Ceyda melihat wajah Zev yang masih memerah di bawah sinar lampu tidur.


Zev hanya bisa memejamkan mata nya dan menghembuskan nafas nya kasar.


"Baiklah, tidur lah" ujar Zev yang terpejam dengan masih memeluk erat tubuh istrinya.


Dia harus bisa bersabar sampai saat nya tiba nanti mendapat kan hak nya sebagai suami.


Yang biasanya dia dengan mudah meminta di puaskan oleh wanita lain, tapi kini berbeda dia harus meminta izin dulu pada istrinya itu untuk memberikan hak nya walaupun harus mendapatkan penolakan dan harus menunggu dulu, dia akan dengan sabar menunggu nya.


Ceyda pun langsung ikut memejamkan mata nya kala mendengar suara dengkuran halus suaminya yang menandakan dia telah tertidur. Walaupun merasa sedikit risih dengan pelukan suaminya tapi dia harus membiasakan ini bukan.


.


.


.


Tbc


Like


Komen


Vote

__ADS_1


Jangan lupaaa✨💙


__ADS_2