Pria Aroganku

Pria Aroganku
Rencana Pindah


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA SEMOGA SUKA DENGAN CERITANYA💖


.


.


.


Zev memasuki ruang keluarga dimana Oma, Ziva dan istrinya itu berada di sana sedang asik mengobrol dan dia pun ikut bergabung.


Sudah lama sekali dia tidak memiliki waktu luang untuk bersantai dengan keluarganya apalagi sekarang sudah ada anggota keluarga baru yaitu istrinya.


"Oiya Zev, kenapa kalian berdua tidak berlibur saja untuk berbulan madu?" tanya Oma Laura pasal nya dia tahu tabiat cucu nya itu yang selalu bekerja keras dalam bekerja meneruskan perusahaan besar keluarga Winston sehingga tidak memiliki waktu hanya untuk sekedar berlibur.


Zev beberapa kali memang sering bepergian keluar negeri tapi dia pergi hanya untuk urusan pekerjaan dengan bertemu dengan kolega bisnis nya untuk bekerja sama. Dan itu tidak bisa disebut sebagai liburan bukan, jika liburan itu sama sekali tidak ada pekerjaan yang ikut serta.


"Tidak perlu Oma, aku memiliki banyak jadwal padat mulai dua hari ke depan, hanya dua hari aku cuti" ujar Zev.


"Anak ini, hanya bekerja dan bekerja terus setiap saat jika tidak dia hanya bersenang- senang di luar dengan teman-teman nya, kau ini sudah memiliki istri setidak nya ajak lah berlibur sesekali Zev jangan melulu bekerja" ujar Oma Laura memberi nasehat.


Zev yang mendengarkan penuturan Oma Laura pun langsung menatap istrinya yang sedang terdiam.


"Baiklah, mungkin Zev akan berlibur Oma, tapi tidak dengan saat ini, berlibur kan bisa kapan saja" ujar Zev memberi pembelaan pada diri nya.


"Baiklah terserah kau saja" ujar Oma Laura menggelengkan kepala nya.


"Oiya Oma, Zev dan Ceyda akan pindah ke mansion Zev sendiri besok" ujar Zev tegas.

__ADS_1


"Mengapa harus pindah? Tidak disini saja?" ujar Oma Laura protes.


"Iya kak, aku kan ingin tinggal bersama kak Cey, padahal baru sebentar" ujar Ziva cemberut.


"Oma kita sudah membicarakan ini sebelum nya kan, dan Oma menyetujui nya sebagai syarat agar aku segera menikah" ujar Zev tegas.


Oma Laura yang hendak protes lagi pun mengatup kan mulut nya. Ya ada benar nya juga dia juga sudah menyetujui dan mempertimbangkan agar Zev dan Ceyda pindah ke mansion Zev.


Karena dia harap-harap cemas dengan keadaan Ceyda bila tinggal di tempat yang sama dengan ibu tiri Zev seperti masalah yang sebelum-sebelum nya, dia hanya tidak ingin cucu menantu nya itu disakiti apabila tinggal disini.


Apalagi melihat tingkah menantu keduanya yang tidak suka dengan Ceyda. Jadi dia sudah menyetujui keputusan Zev. Demi kenyamanan Ceyda sebagai istrinya Zev dan juga sebagai cucu menantu di keluarga besar Winston.


Walaupun dirinya sebenar nya tidak rela berpisah dengan Ceyda yang baru saja menjadi cucu menantu nya.


"Baiklah Zev, tapi kau harus berjanji agar kalian sering-sering berkunjung kesini ya" ujar Oma Laura.


Dan di angguki oleh Zev sebagai jawaban.


"Ya baiklah gadis cerewet" ujar Zev menggelengkan kepalanya.


"Yeyyy" ujar Ziva senang sambil memeluk Ceyda.


Dan Ceyda pun membalas pelukan Ziva dan tersenyum.


.


.

__ADS_1


Tiga hari berlalu ...


Malam hari.


Ceyda baru saja menyelesaikan mandi nya, dia lupa membawa baju ganti untuk tidur tadi, jadi dia keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe menuju ke walk in closet tanpa melihat sekeliling nya, karena dia mengira tidak ada siapa pun karena lampu dalam kondisi remang-remang lampu tidur.


Ceklek


Zev yang tengah terduduk di ranjang sedang memainkan hp nya pun menolehkan kepala nya ke arah istrinya yang baru saja keluar dari kamar mandi dan menuju walk in closet tanpa menyadari kehadiran dirinya yang sudah ada di atas ranjang.


Glek


Zev menelan ludah nya kasar pasal nya melihat istrinya hanya memakai bathrobe membuat sisi lelaki nya menggeliat dia sana.


****


Umpat nya dalam hati kala sudah ketiga kalinya dirinya harus meredamkan kegagahan nya yang terasa sesak di sana.


Ya dia sudah beberapa kali melihat istrinya hanya memakai bathrobe setelah mandi, karena mungkin lupa tidak membawa baju ganti.


.


.


.


Tbc

__ADS_1


Like dan Komen nya yuu✨


Vote nya jangan lupa💗


__ADS_2