Pura - Pura Miskin

Pura - Pura Miskin
Bangkrut


__ADS_3

"Sayang." Panggil Ayah kandungnya sambil berjalan ke arah Marimar dengan wajah di buat memelas.


"Apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya Marcel sambil melepaskan pelukannya kemudian menjadikan tubuhnya sebagai tamengnya.


"Ayah ingin memeluk putriku Marimar karena Ayah sangat merindukan putri kesayangan Ayah." Ucap Ayahnya tanpa punya rasa malu sedikitpun.


Marimar yang berada di belakang Marcel berjalan mendekati Ayahnya sambil tersenyum sinis.


"Merindukanku? apakah Ayah tidak ingat ketika mereka berdua menyiksaku sedangkan Ayah hanya diam saja? Apakah Ayah tidak ingat ketika putri kesayangan Ayah selingkuh dengan calon suamiku dan akhirnya mereka menikah? Apakah Ayah tidak ingat ketika mereka menuduhku dengan mengatakan kalau masakan yang aku buat ada kecoa dan belatung? Ayah tahu tapi hanya diam ketika aku dipermalukan di depan semua orang hingga akhirnya aku memotong rambutku sebagai tanda kalau kita tidak lagi ada hubungan antara Ayah dan Anak." Ucap Marimar dengan mata berkaca-kaca.


"Kalian lihat, apa yang dilakukan oleh putri kami? Kami sangat sayang padanya tapi dia tega memutuskan hubungan padahal jelas-jelas pria ini adalah Ayah kandungnya." Ucap Ibu tirinya berusaha menjatuhkan Marimar.


"Kenapa kamu tega sama Ayah? Kamu lihat adikmu sudah banyak berkorban dan sering mengalah demi kamu tapi kenapa kamu selalu jahat sama kami semua." Ucap Ayah kandungnya.

__ADS_1


"Kakak, aku minta maaf kalau aku ada salah tapi jujur Kak makanan yang tadi aku makan ada belatung dan kecoa nya." Ucap Valen dengan wajah memelas.


"CUKUP! KALIAN JANGAN BERSANDIWARA DI DEPAN SEMUA ORANG! AKU MARIMAR, SANGAT MEMBENCI KALIAN SEMUANYA TERMASUK KAMU, KALIAN BERTIGA YANG MEMBUAT IBUKU MENINGGAL DAN KALIAN JUGA YANG SELALU MEMBUATKU MENDERITA!" teriak Marimar untuk pertama kalinya.


'Rasakan kamu perempuan yang tidak tahu malu, akhirnya kamu terpancing dengan perkataan kami. Setelah ini bisa dipastikan pria itu tidak akan menyukaimu terlebih orang tuanya dan aku akan menggantikan posisimu.' Ucap Valen dalam hati sambil tersenyum devil.


"Aku sangat bersyukur bisa menikah dengan Valen karena kamu wanita yang sangat jahat. Benar apa yang dikatakan oleh ke dua mertuaku dan istriku kalau kamu egois dan tidak menghormati orang tua." Ucap Tio dengan wajah sinis.


"Aku yang lebih bersyukur tidak menikah dengan pria sampah sepertimu. Kalian berempat memang sampah dan semestinya di buang yang sangat jauh agar orang tidak lagi melihat kalian sama sepertiku yang tidak ingin melihat kalian baik hari ini, esok atau selama-lamanya." Ucap Marimar.


Selesai mengatakan hal itu Marimar membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan mereka namun baru beberapa langkah Marcel memeluk Marimar dari arah samping.


"Buat pria itu bangkrut dan tinggal di kolong jembatan!" Perintah Marcel sambil pergi meninggalkan restoran tersebut menuju ke arah parkiran mobil.

__ADS_1


"Baik Tuan." Jawab orang kepercayaannya.


"Buat mereka bertiga berkerja di mansion agar mereka merasakan apa yang selama ini dirasakan oleh Marimar." Ucap Daddy Max sambil memeluk istrinya dari arah samping kemudian pergi meninggalkan restoran tersebut menuju ke arah parkiran mobil.


"Baik tuan." Jawab orang kepercayaannya.


Orang kepercayaan tersebut menjentikkan jarinya kemudian datang empat pria yang berbadan kekar.


"Kalian berdua tarik pria itu dan kalian berdua tarik ke dua wanita mu x ra x han itu." ucap orang kepercayaannya.


"Baik Tuan." Jawab ke empat bodyguard tersebut.


"Kurang aj*r!" teriak mereka bersamaan.

__ADS_1


Mereka berempat ingin menyerang orang kepercayaan Daddy Max dan Marcel namun langsung di tahan oleh para bodyguardnya.


"Jalani lah hari - hari penderitaan kalian yang tidak pernah kalian bayangkan." ucap ke dua orang kepercayaan Daddy Max dan Marcel secara bersamaan kemudian pergi meninggalkan restoran tersebut tanpa memperdulikan makian dari mulut mereka berempat.


__ADS_2