Pura - Pura Miskin

Pura - Pura Miskin
Marimar


__ADS_3

Setelah hampir lima belas menit akhirnya Marimar melanjutkan perjalanan untuk mencari pekerjaan di restoran sebagai koki.


Marimar sangat senang ketika restoran yang terakhir dikunjunginya mau menerima dirinya sebagai koki walau bersifat sementara karena koki lama sedang cuti lahiran namun Marimar tidak mempermasalahkan asal dirinya bisa di terima bekerja.


Namun tanpa sepengetahuan Marimar kalau adik tirinya tidak sengaja melihat Marimar sedang beristirahat hingga Marimar berjalan dirinya mengikutinya sampai di restoran tempat Marimar melamar kerja.


'Oh Kakak tersayang ku melamar pekerjaan di restoran ini, tenang saja Kak nanti malam aku akan memberikan hadiah spesial buat Kakak." ucap adik tirinya dalam hati sambil tersenyum menyeringai.


xxxxxxxx


Hari yang di tunggu akhirnya datang juga, adik tirinya yang bernama Valen datang bersama Ibunya yang bernama Ririn ke restoran tempat Marimar bekerja.


Ayahnya Marimar dan suaminya Valen yang bernama Tio ada perjalanan bisnis membuat mereka tidak bisa ikut menemani istrinya masing-masing.


Valen memesan makanan dan minuman untuk dirinya dan ibunya setelah selesai mereka menunggu pesanan datang.


"Kamu sudah membawa binatang menjijikkan itu?" Tanya Ririn dengan suara pelan agar tidak di dengar oleh para pengunjung yang sedang makan.


"Tentu saja Mom dan binatang itu sudah di goreng sama pelayan." Jawab Valen.


Valen dan Ririn sebenarnya sangat jijik dengan binatang tersebut tapi demi ingin menghancurkan Marimar membuat mereka menghilangkan rasa jijik tersebut.

__ADS_1


Hingga akhirnya pesanan mereka datang dan mereka berpura-pura makan hingga dengan diam-diam Valen mengeluarkan binatang yang menjijikkan tersebut dari dalam tasnya kemudian diletakkan di piringnya.


"Binatang itu sangat menjijikkan, kenapa kamu mengambilnya menggunakan tangan?" tanya Ririn dengan suara pelan sambil menatapnya dengan tatapan jijik.


"Kalau menggunakan tissue atau menggunakan sarung tangan akan ketahuan Mom." Jawab Valen sambil menyembunyikan binatang tersebut ke dalam makanan yang dipesannya.


"Benar juga katamu, sekarang kita mulai aktingnya." ucap Ririn.


"Ok Mom." Jawab Valen sambil tersenyum devil.


Brak


"Apa ini!" teriak Valen sambil menggebrak meja dengan kencang.


"Maaf, sebenarnya ada apa Nyonya - Nyonya?" Tanya manager restoran dengan wajah penasaran.


"Lihat piringku!" Teriak Valen sambil menunjuk ke arah piringnya.


Manager restoran tersebut langsung menatap ke arah piring yang di tunjuk oleh Valen hingga matanya membulat sempurna karena di antara makanan tersebut ada binatang yang paling menjijikkan siapa lagi kalau bukan kecoa.


"Maaf Nyonya - Nyonya kami akan menggantinya dengan yang baru." ucap manager restoran tersebut.

__ADS_1


"Selera makan ku langsung mendadak hilang ketika melihat binatang menjijikkan itu." Ucap Valen sambil menarik tangan Ibunya.


"Ayo Mom, lebih baik kita makan di restoran lain." Sambung Valen.


"Ayo sayang." Jawab Ririn sambil ikut melangkahkan kakinya meninggalkan restoran tersebut.


"Aku juga tidak mau makan di sini, sungguh koki tidak be cus bekerja." Ucap salah satu pelanggan setianya kemudian pergi meninggalkan restoran tersebut.


"Aku juga." Jawab yang lainnya.


Satu persatu pergi meninggalkan restoran tersebut membuat manager restoran menyuruh pelayan restoran untuk memanggil Marimar.


Pelayan restoran itupun berjalan ke arah dapur sambil menahan amarahnya terhadap Marimar karena dirinya takut jika restoran tempatnya bekerja bangkrut.


"Marimar di panggil sama bos." ucap pelayan restoran dengan nada ketus.


"Ada apa ya?" Tanya Marimar dengan wajah bingung.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2