
semuanya melihat pada keyra tapi keyra tidak peduli, saat tiba di luar aula keyra menatap bulan yang bersinar terang
"kakek, ayah,ibu aku sudah kembali"
lalu dia membuang jaket yang ia kenakan dan mulai berlari para anggota kerajaan dan tamu hanya memandanginya, keyra mulai berlari untuk meredakan suasana hatinya yang aneh, setelah melakukan hal besar. malam itu terjadi kegemparan berita cepat tersebar beberapa orang dari daerah lain yang tersangkut kasus menjadi khawatir, semua orang yang tidak mengetahui identitas keyra menjadi tercengang, apalagi para keluarga kerajaan mereka sangat panik
"Patricia bagaimana bisa anak itu bisa selamat?!"
"bukankah kau sudah memastikan bahwa kapalnya meledak waktu itu!, bagaimana ini bisa terjadi"
"kakak kedua aku benar-benar sudah melihatnya sendiri,aku juga mendengar semua percakapan diatas kapal dengan penyadap suara yang kutinggalkan"
"dasar tidak berguna, tinggal beberapa hari sebelum penobatan, bagaimana cara menyingkirkan gadis itu sekarang"
"tenanglah kak,mungkin adik keenam sedikit kesalahan tapi kita akan berusaha menyingkirkan anak itu sebelum hari penobatan"
"kesalahan kecil!!!!"
"ini adalah masalah besar, jika dia mengetahui semuanya kita semua akan tamat"
"tenanglah kak dia bukan masalah serius"
"apa maksudmu Anne?"
__ADS_1
"jangan lupa kita memiliki para pejabat yang mendukung, mereka tidak mungkin berkhianat dengan apa yang telah mereka telan selama ini"
"kau benar adik keempat, tapi tetap saja dia harus segera diatasi sebelum penobatan"
"ini akan mudah dia hanya seorang gadis yang tidak tahu apa-apa"
setelah lama berlari keyra masuk ke istana, dan pergi untuk istirahat dikamarnya, tapi bukannya mendapati kamar yang kosong melainkan sudah diisi oleh seseorang yaitu oleh sepupunya Elia
"maaf apa kau salah kamar?" dengan nada ejekan
"oh sepertinya ada manusia yang tidak tahu diri yang menempati kamarku, kalau begitu aku akan cari tempat lain aku akan menjadi gatal karna virus dikamar ini selama bertahun-tahun"
lalu keyra pergi meninggalkan Elia
"heeei!!!!!"
elia menjadi emosi, tapi keyra tidak peduli dia pergi menuju kamar mendiang orang tuanya,yang juga kamar sang kakek dahulu itu merupakan kamar utama dan termegah di istana,tapi dia tidak sengaja mendengar percakapan paman dan bibinya didalam tentang rencana pembunuhan keyra, keyra memang sudak menduganya tapi dia dengan santainya membuka pintu dan masuk kedalam kamar
"hai semua"
semua orang terdiam
"dimana sopan santunmu keyra?!"
__ADS_1
"tidak bisakah kau mengetuk pintu terlebih dahulu?!"
"maafkan aku paman aku tadi mendengar didalam sangat ramai jadi aku masuk,dan juga tadi aku ke kamarku untuk istirahat tapi ternyata kamarku sudah ditempati oleh seseorang jadi aku berpikir untuk tinggal disini saja"
"kurang ajar beraninya kau seperti itu pada pamanmu!!!"
"tenanglah Edward dia mungkin hanya bercanda, aku akan memindahkan elia kekamar lain bagaimana menurutmu?"
"aku tidak bercanda paman, aku juga tidak mau menghirup udara bervirus dikamar lamaku itu"
"beraninya kau menghina putriku!"
"keluarlah dari sini tinggalah ditempat lain!"
"beraninya kau membentakku!"
"atas dasar apa?!!!, dibanding kalian semua bukankah aku lebih mempunyai hak dan kekuasaan dikerajaan ini?!"
"bukankah begitu yang mulia raja Andrew!!"
hal itu membuat mereka semua terdiam
"tapi kamar ini juga sudah lama kami gunakan keyra"
__ADS_1
"diamlah Alexa kau jangan ikut campur!"
"keyra jika kau menginginkan kamar utama maka kau bisa memilikinya"