
didalam kamar keyra akhirnya terbangun, dia melihar sekeliling nenek masih tidur dan charles sudah tidak ada, dia mendekati nenek menciumnya lalu keluar pelan-pelan
"salam yang mulia"
"dimana charles?"
"pangeran ada di atas yang mulia bersama raja Hendrick"
"apa dia sudah lama datang?"
"belum terlalu lama yang mulia"
keyra menyusul charles ke atap
"apa yang mulia sudah lama disini?"
"oh salam untuk ratu keyra"
"salam kembali yang mulia"
"bagaimana keadaan anda?"
"aku baik-baik saja"
"maafkan aku tidak bisa melakukan apapun untuk anda"
"tidak masalah"
"mungkin sekarang kau bisa membantu dengan menangkap Dullet"
"tentu yang mulia dia sudah mengkhianati kerajaan Hu"
"dia harus dihukum"
"tapi bolehkah aku meminta bukti itu pada anda?"
"apa?"
keyra melihat charles lalu mengerti
"oh tentu saja"
setelah itu Keyra dan yang lainnya kembali kekota kerajaan, dan kerajaan Hu mengeluarkan perintah penangkapan untuk Dullet kabar ini membuat kerajaan Hu gempar karena selama ini Dullet terkenal sebagai seorang perdana menteri yang baik orang-orang tidak menyangka dia akan mengkhianati kerajaan.
Dullet ditangkap saat tiba dikerajaan Hu, ia awalnya berniat melihat keadaan keyra dan tidak tahu perintah penangkapannya sudah dikeluarkan jadi dia ditangkap tanpa perlawanan. sedangkan dikerajaan Allen setelah kembali keyra pergi mengunjungi angel akan tetapi dipenjara keyra melihat angel tidak seperti biasanya
"dia kenapa?"
"menjawab yang mulia"
"tadi pagi dia melihat berita tentang ayahnya dan langsung teriak-teriak dengan keras"
"karena itu kami mengikatnya"
"tapi setelah kami melepaskan ikatannya dia sudah seperti ini"
__ADS_1
"ini tidak benar"
"coba panggilkan dokter"
"baik yang mulia"
setelah dokter melakukan pemeriksaan
"dia kenapa dok?"
"maaf yang mulia sia seperti itu karena stres berat yang mulia"
"biasanya orang akan mengalami gangguan psikologis saat putus asa dan mendapat beban yang berat"
"orang-orang seperti ini bisa saja langsung bunuh diri atau mengalami guncangan seperti nona angel ini"
"baiklah terimakasih dokter"
"sama-sama yang mulia"
"kalau begitu hamba permisi dulu"
"salam yang mulia"
"ya"
"kalau begitu isolasi saja dia dirumah sakit saat dia kembali normal maka hukuman mati akan dilaksanakan, tapi jika tidak biarkan saja dia selamanya disana"
"dan jika ada keluarinnya yang ingin bertemu jangan biarkan"
"baik yang mulia"
"apa kakek dan nenek sudah makan?"
"sudah"
"baguslah"
"nenek dan kakek tidak perlu menungguku"
"minta saja apapun yang kalian mau pada bibi Qy"
"keyra kakek merasa bosan saat tidak melakukan apapun disini"
"tidak"
"aku tau apa yang akan kakek katakan"
"tidak boleh"
"tapi kakek tidak terbiasa seharian berdiam diri seperti ini nak"
"biasanya kakek bisa berkebun dan mengerjakan hal lainnya"
"jadi kakek mau meninggalkan aku?"
__ADS_1
"tidak mau"
"ayolah nak"
"oh aku punya ide"
"nanti aku akan meminta pelayan membuat kebun dan kakek bisa berkebun disini"
"bagaimana?"
"tapi dengan satu syarat jangan sampai kakek kelelahan ok?"
"hahaha baiklah"
keyra memeluk kakek dan nenek, mereka kembali menjalani hari-hari yang tenang seperti dulu lagi.
jasmine menelfon keyra
"halo?"
"key apa persahabatan kita hanya seperti ini saja?"
"kenapa?"
"aku tidak mau tahu sekarang kalian berdua harus datang kesini"
"kemana?"
"jadi kau bahkan tidak menerima pesanku?"
"kau sangat tega padaku"
keyra melihat ponselnya dan memang ada pesan dari Jasmine
"Charles kita harus pergi"
"kenapa key?"
"aku lupa hari ini Jasmine ulang tahun"
"dia sudah menunggu kita dari tadi"
"dia pasti sangat marah"
"benarkah?"
"ya sudah gantilah pakaianmu"
keyra menghubungi kepala pengawalnya
"halo Jo kita akan keluar cukup bawa lima orang saja"
"siap yang mulia"
Jonathan adalah kepala pengawal keyra dia sudah paham jika keyra hanya membawa sedikit orang itu berarti dia akan pergi bersama teman-temannya jadi mereka mengenakan pakaian biasa. di club Jasmine yang sudah menunggu mereka selama tiga jam merasa sangat sedih, dia mulai minum hingga akhirnya dia mabuk disebelahnya ada seorang pria yang terlihat juga sedang sedih serta mabuk. jasmine mulai menangis
__ADS_1
"nona kenapa kau menangis?"
"tidak apa-apa aku hanya teringat orang yang sangat aku sukai"