
"wuuu"
"kalian romantis sekali"
"el kau sangat beruntung"
"andai saja aku bisa seberuntung dirimu"
"kalian diamlah!!"
elia merasa sangat dipermalukan, dia langsung berdiri dan pulang
"el tunggu aku!"
selain merasa malu elia juga marah dia merasa sudah melakukan kesalahan dia merasa sangat bersalah pada keyra, dari hari itu elia tidak pernah mau mengangkat telfon dari keyra lama-lama dia hanya akan mengangkat sebentar lalu mencari alasan untuk mematikan telfon, hal ini membuat keyra bingung ada apa dengan elia
"tuan Arnold!"
"ya yang mulia"
"bukankah kita menempatkan pengawal diam-diam disamping elia?"
"benar yang mulia"
"segera hubungi dia"
"akhir-akhir ini elia sedikit aneh"
"baik yang mulia"
sekretaris Arnold menghubungi pengawal itu lalu menyerahkan telfonnya pada keyra
"salam yang mulia"
"ya"
"aku ingin tahu apa yang terjadi pada elia baru-baru ini"
"dia seperti menghindariku"
"maafkan saya yang mulia"
"beberapa hari yang lalu, tuan putri pergi kesebuah club dengan teman-temannya"
"ya dia juga bilang padaku"
"lalu disana ada pria yang sudah lama mendekati putri, tiba-tiba dia mencium putri didepan semua orang"
"saya tidak berani keluar karena beresiko mengekspos putri"
"jadi saya hanya bisa mencari tahu latar belakangnya"
"lalu?"
"dia adalah tuan muda dan penerus dari perusahaan Amber"
"perusahaan terbesar di benua Xia"
"walaupun terlihat seperti seorang playboy tapi setelah saya selidiki dia hanya bersikap seperti itu pada tuan putri"
"baiklah aku mengerti"
__ADS_1
Keyra menutup telfonnya
"ada apa sayang?"
"bukan apa-apa"
"hanya kisah cinta anak muda"
"siapa?"
"tentu saja elia"
"dia merasa terbebani oleh seseorang dan sekarang menghindariku"
"ternyata begitu"
"bagaimana kalau kita jodohkan saja mereka?"
"jodohkan?"
"ya"
"aku kenal dengan tuan Stive Stewart"
"itu ide yang bagus kita coba saja jika mereka jodoh pada akhirnya akan bersama juga"
Charles menghubungi tuan Stewart dan membicarakan perjodohan, tuan Stewart yang sangat mempercayai charles langsung menyetujuinya
"hali tuan Stewart"
"hali tuan Gold"
"hahaha sudah lama sekali kita tidak bertemu"
"tuan Stewart aku dengar kau memiliki seorang putra"
"benar ada apa tuan?"
"begini sebenarnya kami sedang mencari calon pasangan untuk adik sepupunya istriku"
"apa?"
"ya dia adalah putri kerajaan allen"
"jika anda setuju kita bisa memperkenalkan mereka terlebih dahulu"
"tentu tentu saja"
"walaupun hanya rakyat biasa yang anda tawarkan aku pasti setuju"
"karena anda pasti mempunyai pandangan yang baik"
"tapi satu pertanyaanku"
"kenapa putraku?"
"oh...."
"sebenarnya kami juga sudah menghubungi keluarga lain tapi keyra seperti kurang setuju"
"dan kalau dilihat dari usia mereka juga tidak terlalu terpaut jauh"
__ADS_1
"rupanya begitu"
"baiklah nanti kita akan bertemu secara resmi"
"sampai jumpa tuan Stewart"
"sampai jumpa tuan Gold"
disisi lain di rumah Irsyhan ibunya datang dan marah-marah, nyonya Stewart sudah mendengar apa yang terjadi diclub
"Irsyhan!!!"
"aku sudah mengingatkanmu berkali-kali"
"kenapa kau masih mempermainkan perempuan?!!!"
"apa kau sudah tidak menganggapku ibu lagi?!!!"
"bagaimana aku dan ayahmu bisa mempercayakan perusahaan padamu!"
"hari ini berita sudah tersebar"
"ayahmu sudah bersusah payah menekan beritanya"
"dasar kau ini..."
"ibu maafkan aku"
"aku hanya..."
"aku benar-benar menyukai gadis itu"
"baik"
"berjanjilah padaku kau tidak akan membuat masalah lagi kedepannya"
"baik aku berjanji padamu bu"
"jika kau melanggar janjimu aku akan mengusirmu dan mengurungmu dipulau burung"
"tidak"
"aku mohon bu"
"kalau begitu sebaiknya kau menepatinya"
besoknya Irsyhan menceritakan apa yang terjadi pada teman-temannya dan juga bony kebetulan sedang bersama mereka
"hahaha....."
"lagi pula"
"kenapa kau menciumnya didepan semua orang?"
"tentu saja itu menjadi trending topik"
"tapi kak Irsyhan aku melihat kalian berdua sangat serasi"
"hahaha...:
"jadi hanya begitu saja kisah cinta kalian"
__ADS_1
"kalian ini sama sekali tidak membantuku"
tentu saja bony juga menyampaikan kepada elia bahwa Irsyhan sedang diawasi saat ini dan tidak berani berurusan dengan perempuan lagi, elia berpikir ini adalah saat yang paling tepat untuk ia membalas dendam