
hari itu elia pergi kesekolah mengenakan rok pendek dan atasan lengan panjang, aksesoris juga kitten heels dengan rambut terurai, dia berniat mencegat Irsyhan. Irsyhan sendirian hari itu tanpa Niu dan Billy disampingnya, saat hendak naik kelantai dua menuju kelasnya elia menghadangnya dengan menaikkan kaki kanannya Irsyhan memperhatikan dari ujung kaki sampai akhirnya dia melihat wajah elia, saat tahu itu elia dia menjadi takut
"hei kau sedang apa?"
"hehe..."
"apa lagi yang bisa kulakukan"
"sayang kenapa kau gemetar?"
"kamu.."
"aku?"
"tidak"
"tidak apa-apa"
Irsyhan langsung lari kebawah menghindari elia
"ternyata benar apa yang dikatakan bony"
"tunggu kau Irsyhan"
setelah kelas selesai Irsyhan langsung kembali kerumahnya, tidak seperti biasanya yang mana dia akan pergi dulu bersama teman-temannya. tapi hari ini dia langsung pulang sampai dirumah dia mengunci pintu dan berdiam dikamarnya, dia tidak tahu elia sudah berada didalam rumahnya.hari sudah malam dia merasa lapar dan pergi ke dapur, saat mengambil air di kulkas dia mendengar ada suara air dikamar mandinya, saat ingin melihat ada apa tiba-tiba listrik padam lalu Irsyhan pergi mengambil senter baru pergi melihat kamar mandi, setelah pintu kamar mandi dibuka hanya ada shower yang menyala lalu dia kembali kekamarnya. saat baru saja masuk kamar dia melihat ada orang dipintu dan langsung saja menyenterinya
"aah silau"
itu adalah elia yang terlihat baru selesai mandi dia memakai handuk dengan rambutnya yang basah.melihat elia Irsyhan menelan air liurnya, elia mendekati Irsyhan
__ADS_1
"Irsyhan kenapa tadi kau menghindariku?"
"aku merindukanmu"
"....."
"kenapa kau diam saja?"
Irsyhan menutupi dirinya dibalik selimut, lalu Elia keluar setelah beberapa saat Irsyhan melihat keluar dan sudah tidak melihat elia, dia membawa selimutnya keluar dan melihat apakah itu elia atau bukan. saat baru sampai pintu kamar dia dilempari handuk yang tadi elia pakai dia melihat elia sedang duduk disofa mengenakan mini dress dan dia terlihat sangat cantik
"Irsyhan kemarilah"
walau bagaimanapun ditahannya Irsyhan tetaplah seorang laki-laki normal saat nafsunya mulai naik dia melihat bayangan ibunya dan kembali tidak berani melangkah, elia mendekati Irsyhan dan membuka selimut yang menutupi wajahnya lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Irsyhan, Irsyhan mulai lagi tapi dia lagi-lagi teringat ibunya jadi dia kembali menutupi dirinya dengan selimut
"Irsyhan sayang"
"kau takut padaku?"
elia memeluk Irsyhan dan masuk kedalam selimut itu, Irsyhan keluar dari selimut dan duduk disofa, elia berjalan kearah Irsyhan, dari belakang sofa elia menaikkan sebelah kakinya dan memeluk Irsyhan dari belakang
"sayang kau kenapa?"
elia berbicara didekat telinga Irsyhan dan mencium telinganya, lalu elia mendorong Irsyhan kesofa, saat elia hendak memeluknya Irsyhan berlari ke dapur. dia menuangkan beberapa air dan minum, elia melemparkan pakaiannya dan Irsyhan melihat baju yang terlempar itu
"ini tidak benar aku harus pergi"
Irsyhan berlari keluar hendak pergi, tapi baru saja tiba di halaman luar hujan turun sangat lebat jadi dia masuk lagi kerumah tapi elia sudah disana, sekarang dia mengenakan kemeja Irsyhan yang berwarna putih
"sayang kau mau kemana?"
__ADS_1
elia memeluk Irsyhan dan dan mendorongnya hingga dia terduduk diayunan halaman itu, elia berjalan mendekat tapi karena air hujan pakaian elia menjadi transparan dan pakaian dalamnya terlihat.
dibawah atap ayunan itu elia memeluk Irsyhan
"kenapa kau terus menghindar aku sangat merindukanmu Irsyhan"
elia menciumi telinga dan leher Irsyhan, setelah berbagai godaan akhirnya dia tidak tahan lagi, Irsyhan menarik dan memeluk elia dengan erat dan juga mencium leher elia
"tunggu kita didalam saja"
elia menarik Irsyhan kedalam, Irsyhan menarik lengan baju elia
"tunggu kita kedalam saja"
kata elia sambil mendekatkan wajahnya pada Irsyhan, dipintu Irsyhan kembali menghentikan Elia dan hendak menciumnya
"tunggu"
elia mendorong Irsyhan kedalam tapi tidak sengaja ia malah terbentur dan pingsan dipelukan elia
"Irsyhan?!"
"Irsyhan!!"
elia melihat Irsyhan dan ternyata dia sudah pingsan
"dasar tidak berguna"
elia melemparkan Irsyhan dan meninggalkannya dilantai begitu saja lalu pergi membersihkan dirinya
__ADS_1