
satu persatu mereka ditangkap karna lebih memilih diam, tidak mendatangi keyra. tidak ada ampun bagi mereka para pejabat korup itu dihukum mati dan ditayangkan langsung diseluruh negri.saat menyelidiki kasus ini keyra menemukan beberapa orang yang tersangkut kasus konspirasi pembunuhan kakek dan ayahnya, dia menemui beberapa orang termasuk prof Smith
"salam kepada yang mulia"
"profesor langsung saja tujuanku kali ini ingin mengetahui apakah kau tau tentang konspirasi terhadap keluargaku?"
profesor Smith terdiam sejenak
"apa yang membuat anda menanyakan hal ini yang mulia?"
"dari perilakumu aku menebak kau pasti mengetahuinya"
"baru-baru ini saat menangani kasus para tetua itu aku menemukan bahwa, kematian kakek sudah ada yang merencanakan"
"dengan beberapa bukti yang aku dapat, itu cukup untuk menyeret mereka tapi, aku merasa tidak segampang itu"
"bagaimana aku menjelaskan padamu, dihari yang mulia Fredric meninggal pagi itu beliau mengundang para profesor ke istana dan beliau masih terlihat sangat sehat dia masih tertawa bersama kami, dan saat mendengar beliau meninggal dunia, kami sedikit curiga ditambah dengan berita yang mengatakan beliau meninggal karena sakit"
"kami tidak mempunyai kesempatan untuk bertanya ataupun mencari tahu"
"yang mulia Petter satu-satunya yang terlihat sangat terpukul, ini menambah kecurigaanku"
"tapi yang mulia jika anda ingin mengungkapnya kita harus memiliki bukti lengkap terlebih dahulu, karna ini adalah masalah berbahaya"
"aku mengerti profesor, terimakasih"
keyra semakin curiga dengan adanya penjelasan dari profesor Smith, segera ia kembali dan melihat dengan teliti rekaman rahasia cctv dikamarnya tapi dia tidak menemukannya. stelah beberapa bulan kasus para tetua akhirnya selesai karna merasa sudah sangat rindu pada nenek kakeknya keyra akhirnya kembali ke pulau bintang, keyra kesana menggunakan helikopter miliknya karna tidak membutuhkan waktu yang lama. kakek dan nenek terkejut melihat banyaknya pengawal yang berlari dan mengelilingi rumah.
"tuan-tuan ada apa ini?"
"apakah kami mempunyai kesalahan?"
tapi para pengawal itu tidak menjawab, dari kejauhan mereka melihat orang yang mereka rindukan yaitu cucu kesayangan mereka Keyra, nenek menangis melihat kedatangan keyra, keyrapun tersenyum pada kakek neneknya matanya juga berkaca-kaca
__ADS_1
"benarkah ini cucuku?"
"aku sangat merindukanmu nak"
kakek dan nenek memeluk keyra
"ayo kita masuk"
"nak kenapa banyak sekali orang yang mengantarmu?"
"siapa mereka?"
"kakek nenek, terimakasih kalian telah merawatku selamanya kalian akan selalu menjadi kakek dan nenekku"
"biar aku memperkenalkan diri, namaku Keyra Allen "
keyra tersenyum pada mereka, kakek dan nenek sangat terkejut dan langsung memberi hormat
"apakah nenek dan kakek tidak mendengar berita?"
"tentu kami mendengarnya tapi kami tidak mengira yang mereka maksud adalah dirimu nak"
"pasti kau sangat menderita selama ini"
"kakek jangan menangis, apakah aku terlihat menderita?"
" berkat kalian aku menjalani hidup dengan nyaman"
keyra memeluk nenek dan kakeknya itu
"apakah kau tidak tinggal nak?"
"tentu, aku akan merepotkan kakek selama beberapa hari"
__ADS_1
"bagaimana dengan pengawalmu?"
"kita tidak memiliki cukup ruangan"
"tidak apa-apa kek mereka adalah orang-orang terlatih"
"tidak bisa begini aku akan mencarikan mereka tenda"
"iya apa kalian sudah makan, nenek akan memasak untuk kalian"
nenek kakek dan keyra pergi ke kota membeli beberapa peralatan dan bahan makanan keyra membeli beberapa tenda sedangkan nenek dan kakek membeli bahan makanan, saat melintasi toko paman Nelson keyra singgah sebentar
"halo adakah yang bisa saya bantu?"
"halo paman"
"oh, keyra?!"
"kapan kau kembali nak?"
"hari ini paman"
"wah, apa yang membuatmu datang ke kota?"
"kami membeli beberapa tenda dan bahan makanan"
"apakah akan ada pesta?"
"kenapa kau membutuhkannya?"
"untuk mereka"
keyra menunjuk ke arah para pengawalnya
__ADS_1