Putri Yang Ditakuti

Putri Yang Ditakuti
maaf elia


__ADS_3

elia membawa Irsyhan kerumah sakit dan menjaganya sepanjang malam


"el pulanglah dan istirahat"


"kau pasti ketakutan"


elia yang duduk disamping Irsyhan menggenggam tangan dan mengusap kepala Irsyhan dengan lembut


"tidak apa-apa"


"apa masih sakit?"


"tidak"


"maafkan aku"


"ini samua salahku"


"bukan.... ini bukan salahmu"


Irsyhan mengusap lembut pipi elia. pagi harinya Billy dan Niu yang sudah diberi tahu Irsyhan datang kerumah sakit, saat mereka masuk kamar mereka melihat Irsyhan yang masih tertidur dengan elia disampingnya


"niu apa aku salah lihat?"


mereka berdua meletakkan makanan yang mereka bawa diatas meja lalu duduk disofa dan memperhatikan Irsyhan dan Elia. Irsyhan terbangun lalu duduk dia melihat elia disampingnya, kemudian mengelus kepala elia dan menyelimuti elia tanpa sadar ada Billy dan Niu disana, setelah beberapa saat Irsyhan akhirnya melihat Billy dan Niu sedang memperhatikan mereka dan membuatnya terkejut


"astaga.."


"kalian mengagetkanku saja"


Billy dan Niu memperhatikan mereka sambil memakan cemilan


"ada apa dengan kalian berdua?"


"sejak kapan kalian bersama?"


elia terbangun


"apa kau sudah bangun?"


"em"


Irsyhan mengusap kepala elia lagi mereka tersenyum satu sama lain, elia kaget melihat ada Billy dan Niu disana


"pagi elia"


sambil melambaikan tangan, Irsyhan yang sadar melihat pakaian elia berantakan karena tadi malam langsung menutupinya dengan selimut


"apa yang kalian lihat!!"


"berbalik!!"


Billy dan Niu menurutinya sambil tertawa, elia menjadi malu pada mereka


"hei kalian berdua tolong belikan dulu dia pakaian"


"baik tapi kami penasaran apa yang terjadi pada kalian"


"cepat!!"


Billy dan Niu berlari keluar, setelah beberapa saat mereka kembali membawa pakaian untuk elia


"ini el"


"terimakasih"


elia pergi ke toilet


"hei kawan apa yang terjadi?"


"sepertinya kalian sudah..."


Irsyhan menceritakan apa yang terjadi pada teman-temannya


"ternyata begitu"

__ADS_1


"aku tau kau benar-benar jatuh cinta kali ini"


"biasanya kau tidak peduli"


"tapi kali ini kau mempertaruhkan nyawamu untuknya"


elia keluar dari kamar mandi, Billy mengalihkan pembicaraan


"apa kalian mau sarapan?"


"ini kami sudah membeli sarapan"


"niu aku ingat harus melakukan sesuatu"


"oh benar ayo"


"kami pergi dulu ya"


"el tolong jaga dia baik-baik ya"


Billy dan Niu sengaja meninggalkan mereka berduaan.


sedangkan dikerajaan Allen keyra baru saja mendapatkan berita tentang elia dan tidak mempermasalahkannya, beberapa minggu setelah itu keyra mengundang tuan Stewart ke istana untuk membicarakan perjodohan


"salam kepada yang mulia"


"silahkan duduk tuan Stewart"


"terimakasih yang mulia"


"aku sengaja mengundangmu hari ini adalah untuk membicarakan masalah sebelumnya yang pernah disampaikan charles padamu"


"menjadi sebuah kehormatan bagi keluarga kami bisa dipilih oleh yang mulia"


"tapi sebelumnya aku minta maaf kepada anda"


"tentang perjodohan ini aku juga tidak memaksa"


"perjodohan ini juga bisa diputuskan oleh mereka"


"hamba sangat setuju dengan yang mulia"


"anak-anak muda zaman sekarang ini tidak bisa kita kekang"


"atau mereka akan memberikan perlawanan"


"anda benar"


"jadi kapankah kita akan memperkenalkan mereka berdua yang mulia?"


"aku mendengar putra anda berada di universitas Gundarma negara Xia"


"benar yang mulia"


"begini saja kita akan bertemu dua minggu lagi"


"kebetulan bertepatan dengan liburan sekolah mereka"


"kalau begitu sudah diputuskan"


"dua minggu lagi hamba akan membawa putra hamb- kemari"


seminggu telah berlalu kini semua teman-teman elia sudah tahu hubungan Elia dan Irsyhan, mereka tidak menyembunyikan apapun. disekolah juga mereka terlihat selalu bersama, diasrama juga demikian. ibu Irsyhan yang sudah tahu tentang perjodohan itu pergi mengunjungi putranya di asrama, dan tidak sengaja melihat mereka berdua. ibu Irsyhan sangat khawatir dan dia hanya bisa memberi tahu anaknya diam-diam, Irsyhan yang saat itu sedang bersama elia mendapat telfon dari ibunya


"el tunggu sebentar ibu menelfonku"


"halo bu"


"Irsyhan kembali ke asramamu sekarang aku menunggumu!"


nyonya Stewart langsung mematikan telfon


"ada apa?"


"tidak tahu tapi aku harus kembali sekarang"

__ADS_1


"ooh pergilah"


"tidurlah lebih awal"


Irsyhan mencium kening dan tangan elia lalu pergi. dikamar asrama ibu Irsyhan sudah menunggu


"halo ibuku sayang"


Irsyhan memeluk ibunya


"kenapa ibu kesini?"


"Irsyhan jika saat ini kau ada berhubungan dengan seseorang maka akhirilah sekarang"


"ibu apa maksudmu?"


"Irsyhan seminggu yang lalu ayahmu dan kerajaan allen sudah menyepakati perjodohanmu dengan putri kerajaan allen"


"aku tahu kau selalu main-main dengan para gadis itu"


"jadi..."


"tidak!!"


"ibu aku benar-benar tidak bisa meninggalkan elia"


"aku sungguh-sungguh mencintainya"


"kau tidak akan bisa mengubah keputusan ayahmu"


"aku tidak mau tau"


"sebaiknya putuskan hubungan kalian agar gadis itu tidak terlalu terluka"


"tapi bu..."


"tidak bisa diubah lagi minggu depan ayahmu akan membawamu pergi ke istana Allen"


"kau selalu tahu bagaimana sifat ayahmu"


malam itu Irsyhan merasa sangat kacau, disisi lain ibu Irsyhan juga bertanya kepada Billy dan Niu tentang hubungan Irsyhan dan Elia, setelah mengetahuinya nyonya Stewart merasa sangat bersalah. keesokan harinya disekolah Irsyhan terlihat murung tidak seperti biasanya


"Irsyhan ada apa denganmu?"


Billy dan Niu yang sudah diberi tahu oleh ibu Irsyhan mencoba meninggalkan mereka berdua agar Irsyhan bisa menjelaskan pada Eli


"teman-teman apa kalian ingin bermain mesin boneka yang baru?"


"mau"


teriak Zia dan yang lainnya


"kalau begitu ayo aku akan traktir"


mereka semua pergi meninggalkan Elia dan Irsyhan


"hei"


"ada apa"


elia mengelus pipi Irsyhan yang duduk disampingnya, Irsyhan menggenggam tangan elia


"el kau tahu kan aku sangat mencintaimu"


"kenapa?"


"aku..."


"el sepertinya kita harus berpisah sekarang"


"maafkan aku"


"...."


elia terdiam matanya berkaca-kaca, setelah mengatakan itu Irsyhan pergi meninggalkan elia, hari berikutnya elia menjadi sedikit pendiam membuat teman-temannya heran

__ADS_1


__ADS_2