
keyra pergi ke penjara untuk mencari bibi Scarlett seperti yang dikatakan oleh paman Edward, sudah lama dicari keyra masih belum menemukannya
"dimana penjaga penjaranya?"
"sebentar saya panggilkan yang mulia"
tak lama pengawal datang lagi dengan seorang penjaga
"salam kepada yang mulia"
"apa ada yang bisa saya bantu yang mulia?"
"ya"
"aku ingin tahu dimana bibi Scarlett"
"mohon maaf yang mulia"
"lady Scarlett telah dikeluarkan oleh mendiang raja Andrew"
"saat itu beliau datang dimalam hari setelah penobatan anda"
"begitu ya"
"baiklah terimakasih"
keyra kembali kekamarnya, tapi dia masih penasaran dengan keberadaan bibi Scarlett
"ada apa?"
"tidak"
"aku ingin tidur sebentar"
"jangan menggangguku"
"aku mohon charles"
"baiklah"
malam harinya keluarga kerajaan makan malam bersama
"elia, elios, ivanka"
"apa kalian sudah mengenal kakek dan nenek?"
"...."
"sepertinya belum"
"perkenalkan ini kakek dan nenek yang telah merawatku"
"kakek fred dan nenek gil"
"halo kakek nenek"
__ADS_1
"halo anak-anak"
"elia aku sudah mendaftarkanmu kesekolah"
"minggu depan kau harus berangkat"
"kakak sekolah kerajaan?"
"emm ya"
"tapi kakak"
"sekretaris Arnold berikan padanya"
sekretaris Arnold memberikan form pendaftaran dan foto-foto sekolah
"apa kau tidak mau?"
"atau mau sekolah kerajaan saja?"
"mau-mau-mau"
"terimakasih kakak asalkan jangan dikerajaan"
"baiklah jalanilah hidup barumu disana"
"ya"
"dan elios dan ivanka juga harus sekolah"
"apa kami akan tinggal di asrama kak?"
"sayang maafkan kakak tapi memang harus tinggal di asrama"
"agar kalian aman"
"dan jangan biarkan orang lain tahu identitas kalian"
"ok?"
"baik kakak"
"bagus"
"aku berjanji pada kalian kakak akan sering menjemput kalian"
hari-hari mereka berjalan dengan tenang, elios dan ivanka pergi dan mulai bersekolah dan Elia juga sudah berangkat ke negara Xia. sekarang elia tinggal sendirian diasrama sekolah kadang-kadang sia menghubungi orang tuanya dan keyra dia menjalani hidup dengan baik, sifatnya sudah banyak berubah sekarang dia sangat menyayangi keluarganya tidak seperti dulu dia hanya memikirkan dirinya sendiri. juga dia mempunyai banyak teman tapi dengan sikap yang mendominasi dia juga ditakuti oleh beberapa orang, wajahnya yang cantik membuat banyak pria menyukainya tapi dia tidak pernah peduli karena tujuannya hanya untuk belajar seperti yang dikatakan oleh kakaknya
"halo elia"
"kakak.."
"kenapa?"
"apa kau baik-baik saja disana?"
__ADS_1
"ya aku hanya sedikit bosan semua orang bisa berbagi kamar"
"tapi aku hanya sendirian"
"jadi kau mau berbagi juga?"
"tidak juga.."
"anak ini"
"hehehe"
"baiklah kakak sampai nanti aku harus mengerjakan tugas lagi"
"da..."
"ya..."
dia sekarang sangat menyayangi keyra, tidak seperti dulu.pagi hari ada yang menggedor-gedor pintu kamar elia
"el...el.."
"apa kau sudah bangun?"
elia yang baru selesai mandi membuka pintunya
"siapa?!"
"aku.."
"oh Bianca"
"apa kau baru selesai mandi?"
"em"
"cepatlah"
"hari ini ada daging"
"kita tidak boleh kehabisan"
"dasar kau ini"
elia mengganti pakaiannya dan berdandan, karena sekolah mereka adalah sekolah internasional maka para siswanya dibebaskan mengenakan pakaian apa saja. elia memakai celana jeans putih dan crop top hitam lengan panjang, kitten heels hitam dan mengikat ponytail rambutnya
"waah memang kaulah dewi sekolah kita"
"sudahlah ayo"
elia mengambil tasnya dan memakai jam tangannya sambil berjalan keluar, sebelum pergi dia juga mengunci pintu kamarnya.
"dimana yang lainnya?"
"sepertinya mereka sudah pergi kekantin duluan"
__ADS_1