
setelah keyra pergi bibi Scarlett mulai berbicara sendiri dia membanyangkan ayahnya datang padanya
"Scarlett apa salah ayah?"
"tidak"
"Scarlett"
"ayah bukan aku"
"bukan aku"
"ini semua salah pelayan itu"
penjaga penjara yang mendengar teriakan bibi Scarlett segera memeriksanya
"ada apa denganmu?!"
"hahaha hei aku tidak melakukannya"
"semua salah pelayan itu"
melihat ada yang tidak beres penjaga itu langsung meminta pihak medis menangani bibi Scarlett saat dokter datang bibi Scarlett yang sudah terlihat berantakan mulai marah dia melihat dokter itu adalah adiknya anne dan mulai mengamuk
"dasar sialan!!!"
"beraninya kau datang lagi"
"semua ini kalian juga harus menanggungnya"
"tenanglah anda harus tenang yang mulia"
"diam!!!!!"
"jika bukan karena kau dan kakak diam saja anak sialan itu tidak akan seberani ini"
"kalian juga pembunuh"
"hahahaha"
__ADS_1
para polisi dan perawat berusaha mengikat bibi Scarlett
"menjauhlah kalian semua juga pembunuh"
dia mendapatkan sisir yang memiliki ujung sedikit tajam dan mengarahkannya pada mereka
"Anne kau sama saja dengan Edward sialan itu kalian bahkan lebih banyak membunuh orang"
"ayah kakak merekalah yang membunuh kalian"
"hahahaha"
saat para polisi itu berhasil memeganginya dia melawan sehingga bibi Scarlett terjatuh dan ujung sisir yang dipeganginya tidak sengaja menusuk pada dirinya sendiri, dia langsung dilarikan kerumah sakit dan rekaman cctv saat dia membongkar semuanya diproses untuk penyelidikan.
tapi sayang karna dokter memvonis bibi Scarlett mengalami depresi berat maka bukti itu menjadi tidak berlaku, mendengar adiknya mengalami kecelakaan paman Andrew sudah tidak tahan lagi dan nekat pergi menemuinya. disaat bersamaan keyra sudah mengajukan bukti kasus peracunan air tapi keyra dihubungi penjaga
"halo?!"
"yang mulia maaf, yang mulia Andrew pergi ke rumah sakit"
"apa?"
"dan bagaimana dia bisa lolos?"
"dia kabur saat kami melihat suara pecahan kaca dilantai atas yang mulia"
"dan dia kesana karena melihat berita tentang lady Scarlett"
"cepat kejar dia!"
"ya yang mulia"
mereka mengejar ke rumah sakit, disana paman Andrew sedang duduk menatap adiknya. keyra juga datang
"salam yang mulia"
"ya"
"sejak kapan dia disana?"
__ADS_1
"baru saja yang mulia"
"kenapa bibi Scarlett bisa masuk rumah sakit?"
"setelah anda pergi dia mulai berbicara sendiri dan berteriak-teriak, kami berusaha menenangkannya tapi dia mengancam akan menusuk kami dan akhirnya dia sendiri yang tertusuk"
"dokter mengatakan ini depresi"
"aku mengerti"
keyra masuk ke dalam
"paman"
"lihatlah dia"
"dia pasti menderita"
"hanya begini dia tidak sanggup bagaimana dengan kakek yang kalian bunuh?!"
"keyra aku sudah memikirkannya"
"aku akan menyelenggarakan diri tapi lepaskan saja paman keduamu"
"apa aku sebaik itu?"
"aku mohon biarkan saja aku yang menanggung semuanya"
"berikan semua tuduhan padaku aku ingin adik-adikku
bebas"
"tapi aku bukan tuhan yang maha pengampun"
"asal jangan membunuh mereka aku akan menyerahkan diri"
"bahkan jika kau dihukum mati sekalipun?"
"ya"
__ADS_1
paman Andrew menepati perkataannya, persidangan dimulai dan dia mengakui semua kejahatan yang sedang diselidiki adalah idenya dan tanpa diduga dia juga mengakui tentang percobaan pembunuhan pada keyra, walaupun kejadian ini sudah berlalu puluhan tahun tapi karena ini menyangkut kematian raja maka tetap saja hukuman yang dijatuhkan adalah hukuman mati, setelah hukuman mati dilaksanakan, keyra mulai membersihkan sisa sampah yang masih ada diistana.