
saat sampai di rumah bibi Anne, tampak tidak ada orang didalam. jadi keyra masuk dan menunggu didalam rumah,setelah satu jam menunggu akhirnya bibi Anne pulang. saat melihat rumahnya dipenuhi orang-orang dan mobil kerajaan yang terparkir didepan rumah, dia bergegas pulang
"ada apa ini?!"
"lama tidak bertemu bibi"
"bagaimana kabarmu?"
"tidak usah sok perhatian padaku keyra"
"mau apa kau kesini?"
"belum puaskah kau melihat kami??!"
"bibi tenanglah"
"aku kesini karena masih menganggap kalian adalah keluarga"
Kristian juga sudah pulang bekerja
"oh halo kakak sepupu"
"hai adik"
"halo tuan Gold"
"halo Kristian"
"apa kalian sudah lama datang?"
"lumayan adik"
"Kristian!!"
"untuk apa begitu sopan pada mereka?!!"
"sudahlah ibu, kita ini keluarga"
"apa kau lupa dialah yang membuat kita jadi begini"
"ibu ini semua juga karena kesalahanmu"
"sudahlah ibu"
bibi Anne pergi kekamarnya
"apa kalian mau minum?"
"tunggu sebentar"
Kristian menuangkan teh untuk keyra dan charles
"bagaimana kabarmu kk?"
"baik"
"aku mendengar berita tentang Kay industry"
"pasti kau sangat kesulitan sendirian disana"
"ya begitulah, tapi aku punya orang-orang yang mendukungku disana"
"syukurlah"
"Kristian"
"sebenarnya kami kesini bertujuan untuk meminta restu dari bibi"
"tapi sepertinya dia tidak akan mau"
__ADS_1
"apa kalian akan menikah??"
"ya"
"waah, selamat kepada kalian berdua"
"tapi maafkan aku kakak, kami tidak memiliki sesuatu yang bisa diberikan pada kalian"
"tidak apa Kristian, aku hanya ingin mengatakan hal ini"
"dan maaf jika kau sudah kesulitan"
"kakak"
"sebagai seorang pemimpin yang adil"
"ini adalah keputusan terbaik"
"aku tidak menyalahkanmu"
"semua ini adalah akibat dari ketamakan ibu dan saudaranya sendiri"
"terimakasih Kristian"
"aku akan selalu menganggap kalian sebagai keluargaku kk"
"semoga kalian selalu bahagia"
setelah berpamitan dengan Kristian mereka langsung menuju pulau kubi tempat paman Edward diasingkan, membutuhkan waktu lima jam dari desa batu hingga sampai pulau kubi. kini paman Edward bekerja sebagai buruh tani, milik salah satu warga. sedangkan istrinya kadang-kadang menjadi tukang cuci serta Elia yang membantunya, Ivanka dan Elios terpaksa putus sekolah karena paman Edward tidak punya cukup biaya untuk sekolah mereka. warga desa menjadi heboh melihat banyaknya mobil mewah yang datang menuju rumah paman Edward
"tuan Edward!!"
"tuan Edward!!"
"kenapa?!"
"siapa mereka?"
"apa!!"
paman Edward langsung meninggalkan pekerjaannya dan pulang, dirumah anak-anak sedang bermain. sedangkan bibi Alexa dan Elia sedang memasak
"ibu!!"
"ibuu"
"ada apa Ivanka?!"
"ibu ada kakak ratu!!"
"apa!"
bibi Alexa dan Elia berlari keluar, saat melihat charles elia menjadi sangat senang
"halo tuan charles"
"Elia!!"
"hallo bibi"
"bagaimana kabar kalian"
"ya beginilah kami sekarang, bahkan Ivanka dan Elios terpaksa putus sekolah"
"ini semua akibat hukuman darimu yang terlalu kejam"
dengan nada mengiba
"oh kasihan sekali, tapi ini lebih baik dari pada hukuman mati kan?!"
__ADS_1
tegas keyra, dan bibi Alexa langsung terdiam
"beraninya kau pada ibuku!!"
"terserah"
"ngomong-ngomong dimana paman Edward?"
mengabaikan Elia
"hei aku bicara padamu!!"
"bibi apa karena tidak tinggal diistana"
"kalian sudah melupakan tata krama?!"
"kau!!"
"Elia!!"
"cukup!!"
"maafkan dia yang mulia"
paman Edward pun akhirnya sampai kerumah
"oh hai paman"
paman Edward terlihat tidak senang dengan kedatangan keyra
"kenapa kau kesini?"
"kenapa kau terburu-buru paman"
"oh aku akan menyiapkan minuman"
bibi Alexa segera ke dapur
"paman aku kesini untuk meminta restu darimu"
"apa kau akan menikah?"
paman Edward terkejut
"benar paman"
"dengan siapa?!"
"sebenarnya itu aku tuan Edward"
"apa!!"
elia sangat terkejut
"kakak Charles"
"apa kau tidak salah?"
"dia adalah wanita yang kejam"
"kenapa kakak mau menikah dengannya?"
"jaga bicaramu Elia!!"
"tapi ayah"
"pergilah ke kamarmu dan jangan keluar"
"baik ayah"
__ADS_1