Putri Yang Ditakuti

Putri Yang Ditakuti
jalan-jalan


__ADS_3

keyra dan charles pergi ke Venue saat charles bekerja keyra berjalan-jalan keluar dengan ditemani beberapa pengawal saat berada di salah-satu mall keyra tidak sengaja melihat pangeran Tony yang sedang melakukan kegiatan sosial disana, keyra hanya melihat dari lantai dua karena disana ada banyak sekali orang yang ingin bertemu langsung dengannya, pangeran Tony melambaikan tangan kepada orang-orang dan melihat sekeliling. sampai akhirnya dia melihat keyra disana, pangeran Tony berlari kearah keyra lalu langsung dikejar oleh pengawalnya orang-orang melihatnya


"salam untuk yang mulia"


"salam juga untuk pangeran"


orang-orang mengambil gambar karena mereka terkejut melihat pangeran mereka membungkuk pada seseorang, karena di Venue mereka hanya membungkuk untuk raja, semua bertanya siapakah wanita itu sehingga pangeran membungkuk padanya.


keyra dan pangeran Tony mengobrol sambil mengelilingi mall itu


"kapan anda datang ke Venue yang mulia?"


"dua hari yang lalu"


"kenapa tidak memberi kabar kepada kami?"


"ayah akan sangat senang jika anda mau mengunjungi Venue"


"sudahlah aku hanya menemani Charles sekalian berlibur, aku juga belum pernah kesini"


"ternyata begitu"


"apa anda ada rencana hari ini?"


"bagaimana kalau aku mengundang anda keistana kami?"


"boleh aku hanya bosan dirumah menunggu Charles pulang"


keyra pergi bersama pangeran Tony saat sampai pangeran Tony membawa keyra keruang penyambutan


"tolong siapkan hidangan untuk ratu keyra"


"baik yang mulia"


"yang mulia aku akan memberi tahu ayah tentang kedatangan anda"


"silahkan"


pangeran tony segera menelfon raja Helios


"ayah datanglah ke aula penyambutan sekarang"


"kenapa?"


"siapa yang datang?"


"ratu keyra"


raja Helios mematikan telfonnya dia yang saat itu sedang melakukan pertemuan dengan para menterinya langsung berdiri dan berjalan cepat meninggalkan ruangan itu, dia bergegas pergi untuk menemui keyra, melihat raja mereka seperti itu para menteri itu juga mengikutinya. diruang penyambutan hidangan sudah tersedia keyra dan pangeran tony sedang makan bersama saat raja Helios tiba


"salam untuk yang mulia ratu"


"salam kembali raja Helios"


para menteri di belakang mengintip kepada siapa raja mereka membungkuk

__ADS_1


"apa anda menikmati makanannya?"


"maafkan aku tidak bisa menyambut kedatangan anda dengan lebih baik"


"suatu kehormatan bagi kami anda bisa mengunjungi kerajaan kami"


"tidak apa-apa yang mulia"


"aku hanya kebetulan bertemu dengan pangeran"


"aku kesini hanya menemani suamiku mengurus perusahaannya"


"kalau begitu selama anda disini aku harap anda bisa menikmati waktu yang dihabiskan di Venue"


"ayah kemarilah makan bersama kami"


"yang mulia ratu tidak jadi menyuap makanannya karenamu"


"dasar anak nakal"


"hahaha"


"benar ayo bergabung dengan kami yang mulia"


mereka makan siang bersama hari itu, dan selama seminggu saat charles bekerja pangeran tony akan membawa keyra mengunjungi tempat-tempat si venue


"yang mulia apa anda suka dengan venue?"


"ya disini sangat berbeda dengan kerajaan Allen"


"sangat indah"


"oh ya"


"sebenarnya aku kurang suka sesuatu"


"apa itu yang mulia?"


pangeran Tony merasa cemas


"caramu memanggilku"


"apa?"


"sebenarnya aku tidak terlalu suka dengan panggilan formal"


"jadi karena kau lebih muda lima tahun dariku panggil saja aku kakak ok?"


"????"


tony kebingungan dengan sikap keyra


"kenapa?"


"itu.."

__ADS_1


"yang mulia aku..


"sudah kubilang panggil kakak saja"


"bbbaiklah"


"kakak"


"bagus"


"karena selama seminggu ini kau sudah mengajakku jalan-jalan nanti jika kau ke kerajaan Allen aku juga akan membawamu jalan-jalan"


"hahaha baiklah"


"tony apa kau tahu tentang naga langit?"


"apa?"


"darimana kakak mendengar tentang mereka?"


"apa mereka mengganggumu?"


"tidak"


"aku hanya penasaran"


"karena charles pernah membahasnya"


"begitu rupanya"


"mereka itu adalah sekelompok mafia"


"mereka sering menangkap orang-orang untuk dipekerjakan ataupun dijual"


"kerajaan tidak bisa menangkap mereka karena tidak pernah ada bukti"


"apa pernah ada yang selamat?"


"kami juga tidak tahu"


"tapi itu dulu sekali, sekarang mereka hanya bekerja sebagai tenaga bayaran"


"seperti pengawal sampai pembunuh bayaran"


"asalkan ada yang meminta bantuan dan membayar dengan harga tinggi maka mereka akan mengerjakannya"


"begitu ya"


"aku pernah bertemu dengan seseorang yang mengatakan bahwa dia dulu juga bekerja disana"


"begitukah?"


"ya"


"tapi sepertinya dia punya kisah sedih"

__ADS_1


"saat itu dia mabuk berat dan menangis sepanjang malam"


---


__ADS_2