Putri Yang Ditakuti

Putri Yang Ditakuti
sambutan peringatan


__ADS_3

"salam yang mulia ratu"


"adakah yang bisa saya bantu untuk anda?"


"raja Wiliam aku sedang dalam perjalanan ke Vatikan dan kami membawa perlengkapan apa kau mengerti maksudku?"


"oh baiklah yang mulia"


"akan kupastikan tidak ada hambatan"


"aku sudah mengutus pengawal menjemput anda"


"baik terimakasih"


"dan apakah orang itu sudah kau temukan?"


"maaf yang mulia kami masih dalam pencarian"


"baik"


"pesawat kami akan berangkat dalam sepuluh menit"


"sampai jumpa disana raja Wiliam"


"sampai jumpa yang mulia"


sesampainya di bandara mereka langsung berjalan menuju pesawat dan orang-orang memandangi mereka karena rombongan mereka sangat mencolok, saat pemeriksaan barang mereka dihentikan oleh petugas bandara


"maaf tuan-tuan dan nyonya harap keruangan disebelah untuk pemeriksaan lebih lanjut"


"apa maksudmu?"


"aku sedang buru-buru"


"apa kau tidak mengenalku?"


"maaf nyonya ini adalah peraturan kerajaan"


keyra sedikit merasa lucu melihat kepolosan pemuda itu


"hei kau berani sekali berkata....."


"tunggu tuan arnold"


"baiklah sebutkan peraturan apa yang kami langgar"


"hasil scanner menunjukkan koper anda berisi banyak senjata"


"kerajaan melarang kita menggunakan senjata tanpa izin"


"bagus"


"dan apa hukuman bagi orang yang menghambat urusan kerajaan?"


"em ituu.."

__ADS_1


seorang pria berlari menghampiri mereka


"salam kepada yang mulia dan pangeran"


petugas tadi terkejut dan ketakutan


"ampun yang mulia hamba benar-benar tidak mengenali anda"


dia bersujud


"dasar kau ini"


"mohon ampun yang mulia dia tidak pernah memiliki hp atau semacamnya jadi dia.."


Keyra memotong pembicaraan


"berdirilah"


"apa aku sekarang boleh masuk?"


"ttttentu yang mulia"


keyra menepuk pelan pundak pria itu dan tersenyum padanya


"teruslah bekerja tanpa memandang siapa dia"


"ingat selain aku kau tidak boleh membiarkannya lewat jika membawa barang seperti ini"


"bahkan jika itu perdana menteri"


petugas itu menjadi berkaca-kaca


sambil membungkukkan badan, lalu semuanya pergi menuju pesawat, perjalanan menuju Vatican membutuhkan waktu lebih kurang satu jam, setelah sampai disana benar saja ada begitu banyak pengawal memblokade jalur yang akan dilewati rombongan keyra. kehebohan itu membuat orang-orang penasaran, bahkan beberapa wartawan disana juga menerbitkan berita itu.


"yang mulia berita kedatangan kita sudah beredar di Internet"


"gawat itu akan membuat mereka lebih waspada"


"jadi begini cara mereka membantu Dullet"


"sepertinya Wiliam sangat setia kawan"


"jika kita hapus beritanya sekarang maka itu sudah terlambat"


"biarkan saja"


"sekarang kita kunjungi si tua Wiliam dulu"


mereka pergi ke istana Vatican dengan mobil yang sudah disiapkan, disana mereka disambut oleh raja Wiliam sendiri beserta ratu Carolina dan pejabat kerajaan. melihat banyaknya rombongan keyra membuat mereka ketakutan, bagaimana tidak kerajaan Allen adalah kerajaan utama yang terkuat dan terbesar, mereka bisa menghancurkan Vatican dalam sekejap


"salam kepada yang mulia ratu dan pangeran"


"salam kembali untukmu yang mulia"


"silahkan yang mulia"

__ADS_1


dia membawa keyra ke ruangan besar untuk mendiskusikan tentang scar


"bagaimana?"


"apa mereka sudah ditemukan?"


"kami menemukan jejak mereka disudut kota"


"apa sekarang masih disana?"


"itu.."


"raja Wiliam bagaimana mereka masih diam saja disana"


"dengan kehebohan yang kau ciptakan untuk menyambut kami"


"apa maksud anda yang mulia?"


"jangan berfikir kalau aku ini adalah wanita yang bodoh"


"dengan puluhan pengawal itu media akan menyiarkan kedatanganku dan jika berita kutarikpun itu sudah terlambat dan itu pasti sudah sampai kepada penjahat kita"


"dan tidak mungkin mereka diam saja melihat hal itu"


"ehm itu itu..."


"sial matilah aku, Dullet ini memang pembuat masalah untukku"


gumam raja Wiliam dalam hati


"apa semua yang kukatakan benar raja Wiliam?"


"...."


"sepertinya benar"


"baik aku tidak bisa membuang-buang waktu"


"kami harus segera bekerja"


"yang mulia Wiliam aku akan pergi ke villa milik charles"


"kami akan disini sampai nenekku selamat"


"dan kuperingatkan kau jika kau melakukan trik lagi maka jangan salahkan aku"


"aku bisa saja membolak-balikkan Vaticanmu ini!"


keyra pergi dari sana mereka dijemput oleh orang-orang charles menuju villa, villa Charles itu sangat besar disana terlihat ada sebuah lapangan dan orang-orang sedang berlatih didalamnya


"siapa mereka?"


"oh mereka adalah orang-orangku"


"pantas saja kau bisa memberiku pengawal yang hebat"

__ADS_1


"lihatlah mereka"


"itu bukan masalah"


__ADS_2