
"halo yang mulia"
"oh tuan charles, kenapa kau ada disini?"
"hari ini aku ada janji dengan ratu tapi saat aku sampai aku melihat kejadian ini"
saat pertama melihat charles elia menjadi tertarik padanya,dia tidak berhenti menatap pada charles
"halo tuan Charles, aku adalah paman ke-dua ratu Edward"
"oh halo yang mulia"
"dan halo juga pangeran Andreas"
"ya tuan charles"
"panggil charles saja pangeran"
"hahaha, kalau boleh tau ada urusan apa anda dengan ratu?"
"hari ini ratu mengundangku untuk membicarakan pembelian saham"
"ooh begitu"
setelah beberapa saat keyra terbangun dan melihat banyak orang disekitarnya termasuk Charles
"oh kenapa kau disini charles?"
"adik sepupu bukankah kau yang mengundangnya?"
keyra melihat kearah Charles lalu mengerti
"oh aku sampai lupa karna semua kejadian ini"
"kalau begitu kalian semua pergilah"
"keyra paman dan bibimu sangat khawatir, bagaimana kami bisa meninggalkanmu dalam keadaan begini"
"bibi alexa janganlah tunjukkan perhatian palsumu itu padaku"
"keyra kenapa kau berkata begitu pada bibimu?"
"maaf paman, dan maaf juga aku tidak mati Tuhan masih menginginkan aku hidup"
mereka semua pergi dengan kesal kecuali Charles yang masih tertinggal dikamar
__ADS_1
"apakah sakit?"
"sedikit"
"key ini tidak sederhana, senjata tidak diperjualbelikan bebas bagaimana rakyat biasa memilikinya?"
"kau benar, aku harus benar-benar menyelidikinya"
sementara diluar kamar
"ayah siapa charles itu?"
"kenapa?, apa kau tertarik padanya?"
"ayah"
wajah elia memerah
"kau adalah putriku aku tau semuanya tentangmu"
"adik-adikmu sekarang tinggal diasrama dan yang paling dekat denganku adalah kau"
"ayah dia sangat tampan"
"benar dia adalah pria idaman, pintar, tampan, dan merupakan CEO muda yang memimpin perusahaan terbesar Chars industries"
"tapi latar belakangnya sedikit sulit, waktu itu aku dan pamanmu berniat membawanya untuk bergabung saat mencari informasinya kami tidak menemukan apa-apa, seperti sengaja tidak boleh diketahui orang"
"tapi aku akan menghubungi orang untuk mencari keberadaan orang tuanya"
"terimakasih ayah"
setelah dua hari keyra pergi ke rumah sakit, keyra datang dan menyamar menjadi orang biasa, pengawalnya juga berpakaian seperti orang biasa.
rumah sakit sangat ramai semua tenaga medis dikerahkan bahkan para siswa kedokteran dilibatkan, termasuk Jasmine
"Jasmine!"
"oh key kenapa kau disini?"
"apa kau baik-baik saja?"
"aku melihat beritamu"
"aku baik-baik saja"
__ADS_1
"ayo kita bicara sebentar"
"nanti dosenku marah"
"nanti aku yang akan mengantarmu"
mereka pergi mencari tempat yang agak sepi
"jasmine, apa gejala yang tampak pada pasien itu?"
"key ini aneh berdasarkan gejala seharusnya ini keracunan, mereka muntah, diare, dan demam"
"kami juga hanya memberikan obat penawar racun pada mereka, dan itu berhasil rumah sakit belum melaporkan ini karna stok obat sangat sedikit"
"ini aneh penawar racun adalah obat biasa, tidak mungkin akan habis secepat ini"
"aku akan bicara dengan kepala rumah sakit"
keyra dan jasmine pergi ke ruangan kepala rumah sakit
"maaf pasien dilarang masuk"
"aku bukan pasien"
"ampun yang mulia"
"berdirilah, langsung ke intinya apa yang terjadi?!"
"berdasarkan gejalanya ini adalah keracunan tapi anehnya ini keracunan terbanyak, tidak ada batasan usia tapi kalangan atas dan bangsawan tidak terdampak"
"aku mengerti"
"bagaimana dengan pengobatan?"
"aku juga heran yang mulia biasanya obat penawar racun sangat mudah didapatkan biasanya kami mendapat dua box setiap hari"
"tapi kali ini kami hanya menerima satu box dalam tiga Minggu, karna kasus keracunan tidak tinggi kami tidak mempermasalahkannya"
"kapan kejadian jatah obat berkurang ini?"
"dalam dua bulan ini yang mulia"
"bukankah ada obat bahan alami untuk pengobatan ini?"
"ada yang mulia"
__ADS_1
"tapi itu hanya berefek pada keracunan biasa"
"baiklah"