
"apa kau pikir bisa kabur setelah melakukan kejahatan didepan mataku?"
"sekarang jalankan sesuai hukum kita"
"baik yang mulia"
polisi menahan angel lalu menghubungi orang tuanya yang merupakan seorang perdana menteri dari kerajaan selatan
"lapor yang mulia, kami sudah memeriksa latar belakang perempuan itu"
"dia merupakan putri perdana menteri kerajaan Hu"
"aku tahu"
"kalian kirimkan pesan pada kerajaan selatan"
"jika mereka bersikeras"
"suruh berhadapan denganku"
"baik yang mulia"
setelah pesan dikirimkan, perdana menteri kerajaan Hu sangat terkejut
"ada apa perdana menteri?"
"menjawab yang mulia"
"hamba baru saja mendapat kabar dari kerajaan utama bahwa saat ini putri hamba sedang ditahan"
"apa?"
"bagaimana bisa?"
"hamba juga tidak yakin yang mulia"
"untuk itu hamba harus pergi kekerajaan utama untuk melihat apa yang terjadi"
"kalau begitu pergilah"
"terimakasih yang mulia"
membutuhkan dua hari dari kerajaan hu kekerajaan utama dengan menggunakan pesawat
"bagaimana dengan kerajaan selatan?"
"lapor pada yang mulia, perdana menteri Dullet sedang dalam perjalanan kesini"
"dan diperkirakan akan sampai besok siang"
"baiklah"
keyra pergi menemui Angel
"bagaimana?"
"disini tidak begitu buruk kan?"
angel hanya diam, dia ketakutan sekaligus kesal pada keyra
"karena kau putri seorang perdana menteri"
"maka aku masih berbaik hati padamu"
"apanya yang baik hati?, aku diperlakukan sama dengan tahanan lain"
__ADS_1
gerutu angel dalam hati
"baiklah istirahatlah lebih awal"
"kau harus mengumpulkan tenaga untuk mengadu pada ayahmu besok"
"apa?!"
"ayahku akan datang?!"
"tidak perlu terburu-buru begitu"
"walaupun dia datang itu tidak akan merubah statusmu sebagai pembunuh"
keyra pergi dari sana, malam itu keyra dan charles mendiskusikan tentang sesuatu
"bagaimana kau akan menghadapi selatan?"
"mereka akan melakukan apapun untuk menekan kita"
"memangnya mereka siapa?"
"berani begitu padaku"
"aku tahu kau gadis yang berani"
"tapi orang selatan itu licik"
"kalau begitu kita harus tahu kelemahan mereka"
"aku tahu kau akan mengatakan itu"
"ini"
"lihatlah"
disitu terlihat perdana menteri kerajaan Hu sedang bersama seorang pria
"siapa itu?"
"ini adalah Gluton Fox"
"dia seorang mata-mata dari kerajaan Vatican"
"aku tahu kerajaan Vatican selalu berselisih dengan kerajaan selatan"
"tapi selatan selalu lebih kuat"
"mereka tidak bisa melakukan apapun"
"benar"
"tapi baru-baru ini raja Hendrick dari selatan kehilangan dua orang ahli warisnya"
"putra mahkota dan pangeran ke-dua menghilang"
"dan masih belum ditemukan"
"hal ini adalah rahasia"
"kalau rahasia darimana kau mengetahuinya?"
"jangan meremehkan koneksiku yang mulia ratu"
"baiklah"
__ADS_1
"jadi bagaimana?"
"kerajaan selatan adalah sahabat kerajaan kita"
"jika ini berlanjut akan berbahaya bagi mereka"
"kita harus mengungkap mereka"
"ini akan sulit"
"raja Hendrick sangat percaya pada perdana menteri"
"baiklah nanti saja kita pikirkan itu"
"jika raja Hendrick ikut campur masalah ini baru aku akan mengatakan padanya"
"yang penting kita sudah punya cara menaklukkan Dullet"
"apa kau sudah mandi?"
"belum"
"besok saja hari ini aku sangat malas"
Charles menggendong keyra
"aku akan memandikanmu"
"mm ya"
"tolong hangatkan airnya ya tuan"
"baiklah nyonya"
mereka mulai bercanda lagi, namun hal itulah yang membuat mereka menjadi pasangan sekaligus sahabat. hari yang melelahkan kembali lagi, perdana menteri Dullet sudah sampai di kota kerajaan dan langsung kekantor kedutaan selatan mendiskusikan masalah putrinya
"tuan ini akan sulit"
"kenapa?"
"biasanya kasus seperti ini bisa diserahkan pada negara masing-masing"
"putriku juga warga kerajaan selatan"
"tuan masalahnya"
"kasus ini langsung dibawah perintah ratu"
"kenapa?"
"karena korban dalam kasus ini adalah sahabat sang ratu"
"sialan"
"apa kita tidak bisa melakukan apapun?"
"kita harus mencoba mediasi dahulu"
"kami akan membantu menghubungi yang mulia ratu"
"baiklah begitu saja"
"tapi apa bisa aku bertemu angel terlebih dahulu?"
"bisa aku akan mengantar anda"
__ADS_1