
kedua orang yang mabuk itu saling bercerita tentang kisah mereka masing-masing
"kenapa kau menangis?"
"apa dia tidak menyukaimu?"
"oh ya hari ini ulang tahunku"
"kalau begitu selamat ulang tahun"
"hehe terimakasih"
"siapa namamu?"
"panggil saja aku leo"
"oh leo aku Jasmine"
"jika ini ulang tahunmu kenapa kau minum sendirian disini?"
"aku sudah menghubungi sahabatku"
"tapi tidak ada yang datang"
"apakah sahabatmu cuma satu?"
"tidak sebenarnya kami ada lima orang"
"apa salah satunya orang yang kau sukai?"
"haha"
"kau benar"
"kenapa tidak panggil dia?"
"dia tidak tahu aku mencintainya"
"kau harus mengungkapkannya"
"tidak bisa"
"kenapa?"
"dia sudah pergi untuk selamanya"
jasmine kembali menangis leo menepuk-nepuk pelan pundak jasmine
"jangan menangis lagi"
"apa kau tahu kami berlima bersahabat dari kecil"
"tapi dulu perasaanku biasa saja padanya"
"aku juga tahu dia menyukai orang lain"
"tapi setelah masuk sekolah kerajaan kami mulai semakin dekat, tidak tahu kapan perasaan ini muncul"
"kami selalu bersama"
"ayla tidak ada"
"keyra sangat sibuk, dia sudah lulus duluan karena dia jenius"
"jadi kami selalu bersama kemanapun"
"sekarang disaat-saat seperti ini dia tidak ada"
__ADS_1
"kapan kau tahu kalau kau menyukainya?"
"saat itu dia selalu bilang bahwa dia sangat menyukai keyra"
"rasanya hatiku sangat sakit tapi aku tidak bisa apa-apa mereka berdua adalah sahabatku"
"aku tersenyum dan mendukung mereka tapi diam-diam aku menangis"
"saat dia bilang dia menyerah pada keyra aku sangat senang"
"bukankah aku egois?"
"Jasmine itu bukan egois, kau hanya merasakan perasaan yang sebenarnya"
"bukankah kau tidak menghasut dia untuk menyerah?"
"tapi aku merasa sangat bersalah"
Jasmine menangis lagi
"mike aku merindukanmu!!"
"kenapa ayla duluan yang pergi menemuiku!!"
"sudah jangan menangis lagi"
"aku paham perasaanmu"
"apa kau punya cinta bertepuk sebelah tangan juga?"
"bisa dibilang begitu"
"tapi ini adalah kesalahanku"
"kenapa?"
"dulu aku menyukai orang lain dan selalu bercerita didepannya"
"aku tidak tahu"
"aku sangat bodoh"
"apa dia mencintaimu?"
"tapi kau tidak tahu"
"kau benar"
"dia gadis yang sangat baik, dia selalu tersenyum pada semua orang"
"dia tidak akan pernah mengeluh didepan orang lain"
"seberat apapun itu"
"dasar kau bodoh"
"dia pasti sangat cantik"
"ya dia sangat cantik"
"dia perhatian tapi aku tidak tahu kalau dia sangat mencintai dan membutuhkanku"
leo juga mulai meneteskan air mata
"betapa bodohnya aku"
"apa kau baru sadar perasaanmu sendiri?"
__ADS_1
"saat dia tidak ada aku mulai merindukannya"
"aku mulai mencarinya"
"bodoh"
"ya aku memang bodoh aku tidak tahu seberapa terlukanya dia olehku"
"aku bahkan tidak tahu saat dia sangat membutuhkanku"
"aku tidak tahu.."
leo menangis
"andai saja saat itu aku melihat kearahnya"
"andai saja saat itu aku menyelamatkannya"
"dia pasti tidak akan semenderita itu"
"apa dia juga sudah pergi?"
"ya"
"kenapa kalian para laki-laki ini sangat bodoh"
"tahukah kau perasaan wanita saat melihat orang yang mereka cintai bersama orang lain bagaimana?"
"itu sangat sakit jika bibirnya sudah tersenyum saat itu"
"itu artinya dia merasa dunianya sudah hancur"
"jika kalian perhatikan matanya akan berkaca-kaca"
"badannya gemetar, dadanya sesak"
"tapi senyum adalah topeng terbaik agar tidak ada yang tahu apapun isi hatinya"
leo tak henti menangis
"bodoh!"
Jasmine juga menangis, dia memukul leo. tanpa mereka sadari keyra sudah ada dibelakang mereka dari tadi
"Jasmine!"
"oh leo lihatlah ini adalah sahabatku"
"apa kau tahu dia adalah seorang.."
"nona apa mereka temanmu?"
barista club terlihat sangat frustasi melihat leo dan Jasmine
"mereka sangat berisik"
"mereka berteriak dan menangis sangat keras"
"oh maafkan aku pak"
"Jasmine"
"ayo kita pulang"
"aku tidak mau"
leo masih menangis disamping jasmine
__ADS_1