Putri Yang Ditakuti

Putri Yang Ditakuti
filing


__ADS_3

perdana menteri Dullet diantar duta kerajaan selatan menemui putrinya tanpa halangan apapun


"ayah!!"


"angel"


"ayah tolong keluarkan aku dari sini ayah"


"aku tidak mau lagi"


"terlebih dahulu katakan padaku apa yang terjadi"


"ayah aku tidak tahu"


"aku tidak bersalah"


"bodoh katakanlah!"


"jika tidak bagaimana aku bisa membantumu!"


angel menceritakan semuanya pada Dullet


"tapi ayah aku tidak tahu dia adalah sahabat ratu"


"aku sudah mengecek dia hanya gadis yatim piatu yang dipungut charly"


"gadis bodoh"


"kita dalam masalah besar"


"ratu keyra terkenal sangat kejam pada pelaku kejahatan"


"bagaimana aku harus membantumu"


"kau selalu saja membuatku dalam masalah"


"jadi aku harus bagaimana ayah"


"kedutaan sedang menghubungi ratu"


"aku akan berusaha"


"jagalah dirimu dulu"


"ayah kau akan meninggalkan aku?"


"aku akan meminta keringanan untukmu"


"tuan sekretaris ratu sudah mengkonfirmasi kita bisa bertemu ratu"


"syukurlah"


"ayah akan pergi dulu"


"baiklah"


perdana menteri Dullet pergi ke istana bersama orang kedutaan, diistana mereka diarahkan keruang perjamuan oleh pengawal, keyra datang bersama charles dan mereka memberi hormat


"salam kepada yang mulia ratu dan yang mulia pangeran"


"duduklah"


"terimakasih yang mulia"


"ada urusan apa perdana menteri menemuiku?"

__ADS_1


"apakah ada yang bisa kami bantu untuk kerajaan Hu?"


"mohon maaf yang mulia"


"sebenarnya ini berkaitan dengan masalah pribadiku"


"oh masalah apakah itu?"


"begini yang mulia sebenarnya gadis yang tersangkut kasus dikediaman Affleck adalah putri hamba"


"terus?!"


keyra ketus


"kalau boleh hamba mohon pada yang mulia untuk menyerahkan kasus ini pada selatan"


"haruskah begitu?"


"tuan Dullet kerajaanku tidak akan pernah mentolerir tindak pembunuhan"


"sekalipun dia seorang raja dinegara lain"


"sekali pembunuh tetap pembunuh"


"dan kasus lain diserahkan ke negara masing-masing itu karena kasusnya ringan"


"sampai sekarang baru kali inilah kejahatan serius"


"aku tahu maksudmu"


"jika hukuman diserahkan kepada kalian"


"maka bisa saja kau melepaskan putrimu begitu saja"


"bukan begitu yang mulia"


"itu adalah hukuman penjara dua puluh tahun yang mulia"


jawab sang duta


"kalau begitu maafkan aku"


"itu tidak sesuai dengan hukuman yang pantas diterima oleh pembunuh"


"kalau begitu tuan-tuan pasti sudah paham jawabannya"


"kalau begitu aku permisi dulu"


tuan Dullet keluar dengan keadaan tidak senang


"sial!!"


"wanita itu sangat sulit dihadapi"


"tuah ini akan sangat sulit bahkan paman dan bibinya saja tidak bisa mengelak"


Dullet sangat marah dia juga mendiskusikannya dengan para bawahannya


"jika cara baik-baik tidak mempan terhadapnya"


"maka kita harus memperingatkannya"


"apakah dia tidak mempunyai kelemahan?"


"maaf tuan sebenarnya ratu keyra mempunyai dua orang tua disisinya"

__ADS_1


"bukankah tidak ada lagi keluarganya yang tersisa diistana?"


"kedua orang itu adalah yang mengadopsinya saat itu"


"benarkah?"


"tapi bagaimana kita memanfaatkan itu?"


"beberapa surat kabar memberitakan bahwa neneknya sedang tidak sehat dan harus kerumah sakit sekali sebulan"


"kita tidak punya waktu selama itu"


"tuan kebetulan besok adalah jadwalnya, kami sudah memastikannya"


"bagus"


"begitu saja"


"keyra tidak akan mungkin memberikan pengawal terbaiknya untuk orang tua itu"


disisi lain keyra


"Charles perasaanku tidak enak"


"kenapa?"


"tidak tahu"


"aku merasa akan terjadi sesuatu"


"mungkin hanya perasaanmu saja"


"tidak"


keyra menelfon sekretaris Arnold


"salam yang mulia"


"ya"


"tuan arnold ada jadwal apa saja besok?"


"jadwal yang mulia besok jam sebelas sampai jam satu siang adalah mengikuti acara pelayanan terhadap anak-anak pengidap kanker di rumah sakit Alice"


"jam dua sampai tiga mengunjungi taman Nasional kerajaan bersama pangeran dari kerajaan Venue"


"jam empat sampai lima menghadiri seminar sekolah kerajaan"


"hanya itu yang mulia"


"Charles?"


"yang mulia pangeran ke perusahaannya sampai jam dua belas"


"jam satu sampai dua menghadiri peresmian stadion utama kerajaan yang baru saja diperbesar"


"jam tiga sampai empat melakukan pelayanan di panti jompo guard"


"itu saja?"


"iya yang mulia"


"apakah anggota keluarga lainnya ada yang akan datang atau keluar istana?"


"oh benar, nenek besok dijadwalkan untuk pemeriksaan kerumah sakit"

__ADS_1


"baiklah tuan arnold"


"aku akan menghubungimu lagi nanti"


__ADS_2