
"charles apakah kau sudah mendapatkan informasi?"
"ya, anak buahku menemukan dua hari yang lalu seorang wanita yang mirip dengan pelayanan itu di kota M yang bernama Margareth"
"kalau begitu alu harus kesana"
"aku akan menemanimu"
"baiklah"
setelah sekian lama akhirnya keyra menemukan sedikit harapan, dia langsung berangkat kesana. melihat keyra yang pergi paman Edward menyiapkan beberapa orang anak buahnya untuk mengikuti keyra, perjalanan ke kota M membutuhkan waktu selama empat jam, disana keyra juga sudah mengerahkan polisi mencarinya diam-diam. setiba disana keyra dan charles langsung menuju lokasi yang diduga tempat tinggal pelayan itu
"charles aku rasa kita diikuti"
"aku tau, dia sudah dibelakang dari istana"
"aku tidak bisa membiarkan mereka mengetahui apa yang kita lakukan"
"aku akan mengaturnya"
Charles meminta beberapa anak buahnya mengecoh mata-mata paman Andrew dan merekapun berhasil, mereka akhirnya sampai disebuah rumah yang terletak paling ujung di daerah itu, rumahnya tidak besar tapi dengan pekarangan yang asri. mereka masuk dan mengetok pintu
"permisi..."
"permisi..."
dari dalam rumah terdengar suara seorang wanita tua
"ya..."
"apa aku mengenal kalian?"
"aku yakin anda mengenalku"
setelah ia memperhatikan keyra dia teringat akan wajah itu
__ADS_1
"masuklah"
Charles dan keyra masuk kerumah sedangkan pengawal mereka berjaga diluar
"aku tau anda akan datang yang mulia"
"silahkan nikmatilah tehnya"
"aku datang hari ini untuk menanyakan sesuatu padamu"
"aku tau, aku melihat beritanya"
dia mulai menceritakan apa yang dia ketahui pada keyra
"hari itu yang mulia Fredrick sangat bahagia melihat kemampuan anda yang sangat cepat sehingga mengundang para profesor ke istana"
"setelah itu beliau memintaku membuatkan secangkir teh untuknya, saat menuju ke kamar yang mulia lady Scarlett menarikku"
"dia meletakkan sebuah bungkusan ditanganku lalu memaksaku memasukkannya kedalam teh, aku sangat takut"
"aku juga terpaksa mereka mengancam keluargaku"
"aku sangat gemetar saat mengantarkan teh itu"
"tapi yang mulia disaat terakhir masih baik padaku, dia bertanya keadaanku"
"dan menyuruhku beristirahat"
"aku merasa hidupku juga berakhir bersama yang mulia"
"aku pergi meninggalkan istana, dan mengurung diri disini"
"kenapa kau baru mengungkapkannya sekarang?"
"kenapa kau langsung memberitahu kami?"
__ADS_1
"aku menjadi curiga"
"aku sekarang hanya ingin menjalankan sisa hidupku dengan tenang, jika dengan mengungkapkan kebenaran dapat menebus dosaku pada yang mulia Fredrick maka aku akan melakukannya"
dia menangis dan menyesal, dia mengatakan rahasianya untuk pertama kali. dia mengatakan pada Keyra jika harus dihukum mati sekalipun maka dia akan terima, dia mengatakan jika dirinya sudah lelah bersembunyi.
dia juga bersedia keyra merekam pengakuannya juga pergi ke pengadilan.
keyra menangis dia teringat kenangan bersama kakeknya, charles memeluknya
"maafkan aku yang mulia"
"aku hampir gila dan sangat ingin bunuh diri"
"maafkan aku aku telah membunuh raja Fredrick"
keyra membawa dia kembali ke kota kerajaan bersama charles, pelayan itu terlihat pasrah dia dikelilingi banyak pengawal untuk mencegah sesuatu yang diluar keinginan terjadi.
sesampai di istana keyra a langsung membawanya ke kejaksaan mereka langsung memprosesnya, juga bukti percakapan diserahkan keyra sebagai bukti cadangan.
saat itu paman Edward sedang berada di lapangan bersama putrinya elia
"ayah bagaimana?"
"apakah kau sudah mengatakannya pada charles?"
"nanti ayah akan bicara, sekarang ayah masih memiliki urusan penting"
telfonnya berbunyi
"ya bagaimana?"
"gawat yang mulia mereka mendapatkannya"
"dasar tidak berguna!!"
__ADS_1
disaat bersamaan kepolisian menangkap lady Scarlett yang sedang berada di rumahnya.