Putri Yang Ditakuti

Putri Yang Ditakuti
baikan


__ADS_3

setelah makan siang bersama, keyra meminta elia mengajak Irsyhan untuk berjalan-jalan mengelilingi istana


"aku tidak menyangka kau ternyata adalah seorang putri"


"emm"


"el hari ini kau sangat berbeda sangat cantik"


"emm"


"apa kau masih marah padaku?"


"...."


"Elia maafkan aku"


"aku tidak punya pilihan"


"ayahku adalah orang yang keras"


"jadi mau tidak mau harus menerima perjodohan ini"


"saat tadi aku tau itu adalah kau"


"aku sangat bahagia"


"jadi jika bukan aku kau tetap akan meninggalkanku kan?"


"el..."


"aku tidak mau perjodohan ini"


"pergi saja sana dengan pacarmu itu"


"bukan"


"itu bukan..."


"bukan apanya?"


"el maafkan aku"


"itu hanya untuk..."


"apa kalian bersenang-senang?"


Charles datang untuk melihat mereka


"kakak charles aku sedikit lelah bisakah kakak menemaninya?"


"??"


elia langsung pergi


"ada apa dengannya?"


"itu..."


"tuan charles"


"sebenarnya..."


"apa kalian bertengkar?"


"ha?..."


"tttidak"


"benarkah?"


"loh mana Elia?"


"dia pergi"


"kalau begitu biar aku yang menemani Irsyhan"


"kau temanilah tuan Stewart"


"tentu"


Charles dan tuan Stewart duduk dan mengobrol di taman dan keyra mengajak Irsyhan ke tempat lain


"katakan padaku kenapa kalian bertengkar?"


"apa???"


"kami tidak bertengkar"


"oooh begitukah??"


"kau akan tinggal disini selama liburan"


"dan aku akan meminta elia menemanimu jalan-jalan"


"nanti aku akan menyiapkan villa untukmu"

__ADS_1


"itu tidak perlu yang mulia"


"tidak apa-apa kau bisa mengajak teman-temanmu juga"


keyra melihat elia sedang bermain dengan hpnya dibalkon


"elia!!"


"turunlah"


"ya kak"


elia menemui mereka


"kenapa kak?"


"selama liburan ini Irsyhan akan tinggal divilla duxin"


"nanti ajaklah dia melihat-lihat kota kerajaan"


"selama liburan???"


"kenapa?"


"kakak aku sekarang selalu menurutimu tapi untuk hal ini aku tidak mau"


"haaaah"


"dengarkan aku anak-anak"


"saat ada kesalahpahaman kalian harus belajar mendengarkan"


"tiga hari lagi kalian akan bertunangan itu adalah kesepakatan aku dan tuan Stewart"


"jadi sebelum tiga hari aku bisa tahu seberapa serius kalian"


"dan untukmu Irsyhan jika kau hanya mempermainkan adikku maka mungkin kau tidak akan sanggup membayangkan konsekuensinya"


"tapi ini kerajaan Allen dan elia adalah seorang putri"


"dan kalian tidak boleh melakukan sesuatu seperti di Xia disini"


"tetap jagalah kesopanan"


"mengerti?"


"kakak?"


"apa kakak tahu hubunganku dengannya?"


"jadi kakak selalu tau apa yang terjadi denganku?!"


"ya.."


"kalau begitu kakak pasti tahu dia selalu menindasku kan?"


"kakak dia menciumku didepan semua orang diclub waktu itu"


"yang mulia itu...."


"tapi elia kau juga sudah membalasnya kan?"


"dan pembalasan seperti itu sebenarnya bertentangan dengan norma"


"apa kau tahu?"


"tindakan memalukan seperti itu seharusnya diberi hukuman"


"itu kakak..."


"kalian sama-sama sudah dewasa"


"biar kubantu kalian menyelesaikan masalah"


"Irsyhan sengaja bersama wanita lain didepanmu karena dia sudah mengetahui bahwa dia akan dijodohkan"


"tapi dia tidak tahu bahwa itu kau"


"untuk membuatmu melupakannya segera agar saat pertunangannya diumumkan kau tidak sakit hati"


"bagaimana anda tahu?"


"dasar anak muda"


"terlihat sangat jelas"


tuan Stewart kembali ke Xia dan Irsyhan pergi ke villa diantar oleh Elia, Irsyhan juga meminta teman-temannya datang untuk pertunangannya tapi Irsyhan tidak mengatakan siapa tunangannya.


"ini adalah villa duxin kamarmu ada dilantai atas kamar pertama dari tangga"


"tuan su!!"


"ya yang mulia"


"dia adalah Irsyhan Stewart akan tinggal disini beberapa hari"

__ADS_1


"dan irs.."


"ini tuan su pelayan villa"


"halo tuan anda bisa memanggilku jika membutuhkan sesuatu"


"terimakasih tuan su"


pelayan su kembali kebelakang, dan elia menunjukkan kamar untuk Irsyhan


"ini kamarmu"


"kalau begitu aku pergi dulu"


Irsyhan memeluk elia dari belakang


"apa yang kau lakukan?"


"lepaskan"


"tidak mau"


"apa kau sudah memaafkan aku?"


"tidak tahu"


Irsyhan menundukkan kepalanya di bahu elia


"Irsyhan!!"


"maafkan aku ya"


"lepaskan nanti dilihat tuan su"


"maafkan aku dulu"


"iya baiklah"


Irsyhan melepaskan elia, elia berbalik dan Irsyhan kembali memeluknya


"kenapa lagi?!"


"aku bilang sudah memaafkanmu"


"aku merindukanmu"


Irsyhan menatap mata elia dan mereka berciuman, tapi disaat itu keyra datang


"ehem..."


mereka terkejut dan melepaskan pelukan masing-masing lalu merapikan diri mereka


"em apa kakak sudah lama disini?"


"baru saja"


"....."


"sayang ada apa?"


"halo tuan charles"


"halo kakak charles"


"halo"


"sayang ayo makan malam sudah siap"


"benarkah kak ayo kita turun"


elia dan charles turun terlebih dahulu sedangkan keyra masih berdiri disana untuk mengerjai Irsyhan


"apa kalian tidak mengerti ucapanku tadi siang?"


"yang mulia maafkan kami"


"tadi aku..."


Charles terlihat sangat gugup


"kalau sudah berbaikan seperti ini kan bagus"


"...."


"turunlah untuk makan malam"


"hahahaha...."


"yang mulia...."


mereka juga turun


"key jangan usil lagi"


"lihatlah calon adik iparmu itu..."

__ADS_1


__ADS_2