Putri Yang Ditakuti

Putri Yang Ditakuti
makam dihutan


__ADS_3

"permisi"


"oh bukankah kau boby"


"ya"


"aku gru apa kau lupa?"


"kamarku dilantai dua"


"oh lama tidak bertemu kawan"


"apa kau melihat kamarmu?"


"ya"


"kenapa kamar itu tidak diisi?"


"ooh"


"kami hanya menjaganya karena itu tempat kenangan bersama arelia"


"begitu rupanya"


"terimakasih kalian masih mengingat kak ali"


"sama-sama"


"dia juga seperti adik bagi kami"


lalu pria itu langsung naik keatas, charles dan keyra semakin penasaran siapa orang yang boby bicarakan dan mereka kembali menyusuri tempat tersebut


"apa kalian masih mau turun?"


"ya"


mereka kembali menyusuri rumah, bangunan itu terdapat dua belas lantai dengan kamar mandi dan toilet di lantai kedua dari bawah dan dapur dilantai dasar,lantai dasar itu sangat luas cukup untuk ruang makan mereka semua dan dapur yang lumayan luas,bangunan yang aneh dua belas lantai dengan pintu masuk dari lantai paling atas tanpa jendela, gedungnya seperti tertanam kedalam tanah, pintu utama hanya akan dibuka jam enam pagi dan ditutup jam delapan malam kecuali bagi mereka yang disebut sebagai prajurit maka mereka boleh keluar masuk sesuka mereka


"aku baru pertama kali mengunjungi tempat seperti ini"


"pantas saja mereka sulit ditemukan"


"boby"


"apa mereka tidak lelah naik turun tangga sebanyak ini?"


"orang-orang itu sudah terbiasa tuan"


mereka sampai dilantai dasar, dan boby terlihat sedih saat tiba disana


"kenapa denganmu boby?"


"tidak apa-apa, aku hanya teringat dengan kakakku"


"dulu aku sering diam-diam membuatkannya makanan disini"


"emm boby kalau boleh tau"

__ADS_1


"dimana dia sekarang?"


"dia sekarang tinggal dihutan"


"perempuan dihutan?"


"kalau begitu temui saja dia"


"ya rencananya aku juga besok akan mengunjunginya"


mereka kembali naik ke atas, sampai diatas keyra dan charles sangat kelelahan


"bagaimana tuan muda?"


"apa anda menyukai camp kami nona?"


"hahaha"


ejek salah satu penjaga, charles keyra dan yang lainnya hanya melewatinya saja, mereka tidak memperdulikan penjaga itu karena mereka sudah sangat kelelahan. malam itu keyra merasa kakinya sangat lelah dia memijat kakinya


"kau kenapa?"


"mungkin karna naik turun tangga tadi kakiku rasanya pegal semua"


"sini"


Charles menarik kaki keyra dan memijitnya


"aku penasaran siapa orang yang begitu dihormati oleh para mafia itu"


"mereka bahkan tidak mau mengisi kamarnya"


"bagaimana?"


"iya"


keesokan harinya boby kembali pamit kepada keyral dan charles tapi kali ini dia membawa sebuah ransel


"tuan nona, kau akan pergi sekarang"


"boby tunggu!!"


"bolehkan aku dan keyra ikut?"


"tentu tuan"


lalu mereka berangkat dengan berjalan kaki kearah hutan sebelah kiri camp


"jalan ini sepertinya sering dilalui"


"benar tuan"


"ini jalan menuju ke gudang"


"ternyata begitu"


tidak terlalu jauh dari sana boby berbelok kearah jurang

__ADS_1


"boby kemana kita akan pergi?"


"mengunjungi kakakku"


"apa dia tinggal ditepi jurang?"


"begitulah"


mereka melihat ada sebuah kuburan ditepi jurang itu dan seorang laki-laki disampingnya


"siapa kau!"


teriak boby,dan laki-laki itu menoleh kearah mereka. rupanya orang itu adalah seseorang yang mereka kenal


"boby!"


"kak leo"


"leo!"


"oh salam kepada yang mulia dan pangeran"


boby melihat kearah keyra dan charles, karena selama ini dia tidak mengetahui tentang keyra dan charles sehingga dia sedikit terkejut


"yang mulia??"


"apa kau tidak tahu?"


"dia adalah ratu keyra dari kerajaan Allen"


"tidak apa-apa"


"leo kenapa kau disini?"


"aku hanya sedang mengunjungi seseorang"


boby duduk disamping kuburan itu lalu mengeluarkan barang-barang dari dalam ranselnya, yaitu bunga dan air. dia mengusap-usap batu nisan itu


"maaf boby"


"apa dia kakak yang kau ceritakan itu?"


"ya"


"lalu apa hubungan kalian dengan leo?"


"tuan dulu kami bertiga sudah seperti saudara"


"dan tiga tempat tidur kemarin itu adalah milik kami bertiga"


"ternyata begitu"


boby memandangi batu nisan yang tampak diletakkan dengan alakadarnya itu cukup lama


"boby maafkan aku"


"kalau boleh tahu kenapa makamnya seperti ini?"

__ADS_1


"nona kakakku ini adalah orang yang baik"


__ADS_2