
Laknara masih merasakan sakit dihatinya meski Kerajaan milik orang tua Isyana telah hancur, bahkan rakyatnya memilih bergabung dengan kerajaan laknara dan bersumpah setia pada laknara..
"Kakang mbok" apa yang kakang mbok pikirkan? tanya Sapta Nara adik seayah laknara yang masih hidup.
Kakang mbok inggin menghancurkan, dan membumi hanguskan kerajaan Barsa pura yang kita hancurkan kemarin.. jawab laknara.
"Bukan kah" kerajaan itu sudah musnah kakang mbok?" tanya Sapta Nara.
Masih ada prajurit yang hidup di bawah naungan Demang Danu raga..mereka selalu membuat onar. dengan merampok dan merampas milik pedagang yang melewati wilayah mereka.. Ucap Laknara dengan wajah yang terlihat kesal.
"Lalu" apa yang akan kakang mbok lakukan pada mereka..?tanya Sapta yang masih belum mengerti..
memusnahkan mereka..besok kakang mbok akan ketempat persembunyian mereka, akan kakang mbok binasakan mereka semua. kata laknara penuh dendam kesumat.
"Berhati hatilah kakang mbok..Aku tak inggin terjadi hal yang tak diinginkan pada kakang mbok..pinta Sapta Nara..
Jika terjadi hal yang tak diinginkan pelajari isi kitab ini. dan jadilah raja yang adil dan bijaksana, jangan berbuat curang atau pun jahat..kamu mengerti adiku..pinta laknara dengan mencium kepala adiknya begitu lama. kalian para menteri dan para panglima.. jagalah adiku dan kerajaan ini sampai kapan pun!" Aku percayakan adiku dan kerajaan ini pada kalian semua..ucap laknara dengan tetesan air mata.
"Kami berjanji, dan bersumpah akan selalu setia pada kerajaan ini putri!" ucap para Mentri dan panglima .
Sekarang aku lega..Aku pamit jaga lah kerajaan ini baik baik.. pesan laknara.
"Ayo guru, ajak laknara..pada nyai Rembang.
Mereka mengendarai burung rajawali, yang di pelihara laknara saat masih kecil. saat mereka tiba di lokasi..laknara melihat serombongan perampok, sedang tertawa bersama kawanannya membagikan hasil rampokan nya..
Itu mereka nyai..ternyata mereka menempati kampung ini..gumam Laknara.
"Bagus sekali perbuatan kalian. merampok penduduk dan membunuh serta memperkosa..kalian sama keji nya dengan raja zalim kalian!" maki laknara yang sudah berada di antara perampok itu.
Ternyata ****** ini sudah berani mendatangi kita, dan hanya berdua dengan nenek peot. teriak ketua perampok itu.
__ADS_1
"haaaaaa.....!"haaaaa...!"haaaaa...!
laknara jadi bahan tertawaan para perampok itu.
"apa kah kau inggin kami layani ******..?tanya ketua perampok lagi.
"Iya tapi aku inggin bertarung, ayo lawan aku sekarang.. tantang laknara.
"hiaaat..!"traaang....!"craaaas...;" kraaaaaak..!
kepala ketua perampok terputus begitu saja.
melihat ketuanya tewas, para perampok yang masih hidup langsung berlari meninggalkan lokasi..
kalian pikir akan bisa pergi begitu saja jangan harap..cetus laknara.
laknara menggunakan kekuatannya memindahkan air belerang yang mengalir kearah lokasi itu..
Tempat yang tadinya hijau dan tenang. berubah riuh dengan teriakan Masyarakat yang tak bersalah yang ikut menjadi korban.
"Jadilah danau air panas..teriak laknara tanpa memperdulikan teriakan minta tolong dari orang orang disana. ayo kita pergi guru ajak laknara pada nyai Rembang.
"Sungguh" kalian manusia Berhati iblis..ucap seorang pria tua.
Begawan sagra..desis nyai Rembang.
Rembang kenapa kau ikuti nafsu iblis murid-mu..apa kau tak tau berapa banyak korban yang berjatuhan, padahal mereka tidak bersalah..tegur begawan sagra.
Apa perduli mu sagra..?jangan ikut campur urusan ku..urus saja padepokan mu..jawab nyai Rembang.
Hentikan perbuatan kalian. sudah cukup dendam kalian yang memakan banyak korban.. biarkan sang penguasa alam yang membalas!" kalian tidak harus mengadili mereka seperti itu..kata begawan sagra berusaha menasehati nyai Rembang dan laknara.
__ADS_1
"Nara"kita tinggalkan tempat ini sekarang. pinta nyai Rembang.
"Iya nyai!" jawab laknara memangil burung rajawali miliknya .
Kalian tidak bisa pergi, sebelum menghentikan kekacauan yang kalian lakukan. teriak begawan sagra.
Laknara tidak memperdulikan ucapan begawan itu, dia terus menaiki burung rajawali miliknya..
"sriiiiiiiing....!"wuuuuuiiiiiish...!
begawan itu melepaskan ilmu nya dan mengarahkan nya pada laknara dan nyai Rembang..
"Aaaaaaaaaaa..!" teriak laknara," karena angin itu. ia terjatuh di antara batu yang runcing.
Kurang ajar berani sekali kamu berbuat curang!" bentak nyai Rembang membalas menyerang begawan itu.
Pertempuran tak dapat dihindari.mereka saling menyerang satu sama lain..
"baaaaaaaak"
Begawan sarga menyerang laknara dan nyai Rembang bersamaan hingga..tubuh nyai Rembang dan laknara.terhempas..
Sementara begawan sarga langsung tewas di tempat.. saat gabungan pukulan nyai Rembang dan laknara tepat mengenai jantungnya..hingga tubuhnya langsung hangus.
Nara pergilah ketempat yang aku katakan kemarin, bertapa lah disana sebelum terlambat..Racun ini akan membusukkan raga kita sebentar lagi..tidak ada obatnyaaa..
ucap nyai Rembang sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Nara merangkak mendekati mayat gurunya tanpa bisa bersuara..burung rajawali mendekati Nara dengan bisikan hatinya Nara meminta rajawali itu mengantarkan mereka ke tempat gurunya tingal selama ini.
Saat tiba disana. rajawali mencakar tanah dan langsung menguburkan jasad nyai Rembang, dengan instruksi dari Nara sebelum Nara melakukan tapa.
__ADS_1