
Arya yang baru ke luar dari restoran setelah mengadakan miting merasakan sakit yang begitu hebat di kepalanya. dengan langkah pelan Arya berusaha berjalan menuju mobilnya dengan tubuh sempoyongan.
Aku kenapa, kenapa pandangan ku buram sekali keluh Arya yang berhenti di dekat tiang.
"Ya Allah, rasanya sakit sekali. keluh Arya pelan.
Bruuuuk..!maaf ucap seorang perempuan yang sengaja menabrakan diri kearah Arya.
Hana kepala ku sakit sekali bantu aku Hana. ucap Arya saat menatap perempuan dihadapan nya mirip Hana istrinya.
Iya mas, Ayo ikut aku jawab perempuan itu dengan senyum menggoda.
Arya yang sudah masuk kemobil perempuan itu langsung tidak sadarkan diri karena obat bius yang di letakan di hidung Arya mengunakan sapu tangan.
Antar saya ke apartemen saya pinta perempuan itu pada sopirnya
Baik mbak sela jawab sang sopir.
Kriiiiiiiiiiiiing..
Halo Bu Amel, iya laki laki yang Bu Amel maksudkan sudah bersama saya dan sekarang saya sedang menuju apartemen saya..oke siap..jawab sela dengan senyum senangnya.
Akhirnya tanpa berkerja keras, aku bisa mendapatkan uang ratusan juta dalam sekejap..gumam sela dengan hati puas.
Tiba di kamar apartemen sela langsung membuka kemeja Arya dengan terburu buru.. tanpa menyadari jika ada laknara yang menatapnya dengan tenang.
__ADS_1
Dasar pelakor, berani sekali dia bekerja sama dengan Amel untuk menjebak suami Hana. ucap Laknara.
Aku mau mandi dulu saja, nanti baru bekerja..kata sela sambil melangkah menuju kamar mandi..
Laknara yang melihat Sela sudah memasuki kamar mandi langsung mengengam tangan Arya dan membawanya pulang kerumah Hana dalam sekejap.
Nara kenapa mas Arya ada sama kamu dan mana baju mas Arya?"tanya Hana kaget.
Suamimu nyaris dijebak sama perempuan suruhan Amel, untuk menghancurkan nama baik dan perusahaan kalian.. jawab Nara santai.
"Apa?" bagai mana bisa, bukannya mas Arya sedang dikantor tadi.. tanya Hana seperti tak percaya.
Suami mu tadi miting dan minumannya dikasih obat oleh anak buah Amel, dan perempuan yang dibayar Amel saat ini sedang mandi..jawab Nara.
Kurang ajar si Amel..perempuan iblis seperti dia harus nya di musnahkan!" omel Hana kesal.Lalu apa perempuan itu tau kalau mas Arya kamu bawa pulang?" tanya Hana penasaran.
"Aku ikut nara!"ucap Hana yang langsung mengengam jari Nara.
Braaakk...!bruuuuk.!.geeeeeeeeerr.......!
Tiba di apartemen sela, Hana dan Nara tersentak kaget, melihat kondisi sela yang terlempar kearah dinding apartemennya.
Kau perempuan bodoh, kenapa bisa lengah. percuma ibuku membayar mahal.. kalau kau gagal mengerjakan tugas mudah seperti ini..
kau harus mati!' bentak seorang lelaki bertubuh tinggi berwajah tampan tapi bertelinga lancip seperti kelinci.
__ADS_1
Siapa kau?" kenapa bisa berada Disini..tanya sela yang tubuhnya sudah terluka cukup parah dengan darah yang terus keluar dari hidung dan mulutnya.
Aku purna Pati. putra Amel orang yang membayarmu. Geeeeeeeeerr..Kau telah gagal maka kau harus mati..Geeeeeeeeerr..
Ampun aku tidak tau dia kemana, padahal tadi sudah ku beri obat bius..ucap Sela dengan wajah ketakutan..
Tidak ada ampun untuk orang gagal seperti mu. Bentak purna Pati.
Sreeeeeeett..!bruuuuk..!
Purna Pati terlempar dan mengenai kaca balkon, hingga tarjatuh kebawah gedung
Karena serangan dadakan Nara.
Dengan cepat Hana dan Nara membawa Sela yang sudah tak sadarkan diri kerumah sakit .
Purna yang terjatuh ketanah langsung bangkit dan kembali ke apartemen sela..
Geeeeeeeeerr...!" kurang ajar siapa yang sudah melarikan mangsaku.. teriak purna yang langsung mengamuk dengan menghancurkan seluruh barang didalam kamar sela..
Dengan lidah yang mengeluarkan api purna menyemburkan ludahnya, hingga kamar apartemen sela langsung terbakar seketika.
Akan aku habisi orang yang sudah berani menghalangiku..ucap purna yang langsung menghilang begitu saja.
Sementara dirumah Amel..Amel sibuk meratapi kematian kedua putranya dengan sumpah serapahnya..
__ADS_1
Kalian semua akan merasakan pembalasan ku, akan aku musnahkan seluruh keturunan kalian..jerit Amel yang tak berhenti memeluk jasad kedua putranya yang di dalam sebuah goa..
Sabarlah istriku, akan kita balas perbuatan mereka nanti. sekarang mari kita menemui anak dan cucu kita, ada berapa banyak keturunan kita sekarang..akan aku persiapkan mereka untuk menjadi panglima perang yang tangguh melawan mereka..bujuk Surya dengan memeluk tubuh Amel.