RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Pertempuran Di sendang keramat


__ADS_3

Hana menatap ke arah Durpa Pati yang terus mengamuk menyerang apa saja yang berada didekatnya dengan tubuh separoh buaya separoh manusia.


"Hana, apa yang harus kita lakukan, aku tidak mau putriku menjadi seperti itu Hana.?"tanya laknara yang terlihat lemah saat melihat kondisi anak nya.


Tenang lah Nara," akan aku coba memusnahkan Kutukan itu dengan ajian gabungan inti air Tirta suci ku.!" jawab Hana yang langsung melakukan gerakan tapa di atas angin dengan memejamkan mata, namun tangan nya bergerak dengan sendiri nya membentuk gerakan silat namun sangat pelan dan teratur.


Ajian inti rangkum kutukan.!"teriak Hana yang langsung menyemburkan kabut asap berwarna putih ke arah Durpa Pati, hingga tubuh durpa Pati yang terkena kabut langsung terbanting membentur dinding penjara rahasia milik laknara.


Blaaaaaaam.....!"traaaaak...!"blaaaaaaar...!" terlihat percikan api yang keluar dari tubuh durpa Pati yang di kelilingi kabut asap ciptaan Hana.


Aaaaaaaaaaaaaaakh...!".bunda sakit." teriak durpa Pati yang sudah kembali seperti semula dengan tubuh dipenuhi luka yang mengeluarkan darah segar..


"Nara, ambilan guci penyembuh milik ku disana"!. pinta Hana menunjuk ke sebuah meja kecil


Dengan cepat lakanara memberikan guci itu pada Hana.


Bubuk penyembuh ini akan menghilangkan luka di tubuh mu durpa, bersabarlah.!" pinta Hana yang langsung membubuhi tubuh durpa Pati dengan serbuk dari dalam guci penyembuh. hingga tubuh Durpa Pati mengeluarkan cahaya keperakan menembus dinding penjara hingga memancar terang di tengah malam itu.


Terima kasih Hana",karena kamu sudah mengobati ku.


Sama sama durpa Pati, lain kali berhati hati lah jika inggin melakukan sesuatu. kita tidak tau sekuat apa musuh yang akan kita hadapi." dengan lembut hana menasehati anak sahabat nya.


"Iya, lain kali aku akan berhati hati. bunda maaf," ya jika aku sudah membuat bunda sedih.


Iya nak," tidak apa apa bunda mengerti.!"ujar laknara yang langsung memeluk tubuh putrinya.


*******

__ADS_1


Tanpa mereka ketahui jika cahaya yang ditimbulkan oleh efek penyembuhan durpa Pati sudah memancing kemarahan prabu Singgih yang sedang berdiri atas gapura istana nya.


Kurang ajar..!ternyata musuh ku sudah mendapatkan batu jantung samudra, akan aku musnahkan dia.!" umpat prabu Singgih yang langsung melompat turun dari atas gapura.


"Ayah ada ada apa .?"tanya anak anak prabu Singgih yang sejak tadi terdiam melihat tingkah ayahnya yang aneh.


"Aku, perintahkan sepuluh orang dari kalian hancurkan tempat yang mengeluarkan cahaya tadi, bunuh semuar orang yang berada disana. ambil apa saja yang terlihat memiliki aura mistik.. cepat pergi jangan kembali sebelum kalian berhasil.!"bentak prabu Singgih pada anak anak nya.


Baik ayah handa prabu.!" jawab anak anak prabu Singgih yang langsung terbang meninggalkan istana ayah nya menuju cahaya yang keluar dari rumah laknara.


******


Hana yang sedang inggin pulang kerumahnya langsung terdiam saat mendengar suara naga biru yang bersemayam dalam tubuh nya.


"Hana, jangan kembali. pergilah ke sendang keramat sekarang musuh mu akan kemari, ajak Nara dan Arda Nara untuk melawan mereka.. cepat Hana sebelum mereka membuat kekacauan Ditempat ini.


Cahaya yang keluar dari tubuh durpa Pati sudah memancing mereka, cepat Hana pergilah sekarang .!"perintah naga biru pada Hana.


"Nara, Arda. kita harus pergi ke sendang keramat, musuh telah mengetahui tempat ini mereka sedang menuju ke mari cepat nara kita harus segera menghadang mereka sebelum mereka tiba di sin.!"i ajak Hana yang langsung meraih lengan laknara.


Dengan cepat mereka bergabung menjadi satu dengan membentuk kabut asap yang langsung menghilang begitu saja dari tempat itu.


"Hana, lihat di atas sana ada sepuluh cahaya aneh.!"tunjuk laknara ke atas langit.


Dengan cepat Hana mengeluarkan ajian sapuan angin samudra miliknya ke arah sepuluh cahaya yang melintas di atas mereka hingga ke tujuh cahaya itu langsung jatuh tepat dihadapan Hana serta laknara.


Kraaaaaaaak......!"kraaaaaaaak....!".Kurang ajar siapa kalian berani sekali mengusik perjalanan kami.?" bentak sesosok laki laki bertubuh manusia berkepala serigala dengan tubuh berwarna kuning gelap.

__ADS_1


Nama ku Hana, kami lah orang yang akan kalian datangi.!"jawab Hana sambil menyatukan seluruh kekuatan nya.


Serang mereka." perintah laki laki berkepala serigala pada saudaranya yang berdiri dibelakang nya.


Hana langsung menangkis serangan dari dua orang yang menyerangnya dengan kaca malaikat miliknya, hingga serangan dari musuhnya langsung berbalik mengenai tubuh musuhnya sendiri.


kraaaaaaaak....!"Kakang tolong kami."teriak musuh Hana yang terbantik ketanah dengan tubuh di penuhi luka.


Gerrrrrrr.....!"Kurang ajar mereka tidak bisa di angap remeh.!" geram laki laki berkepala serigala itu yang berusaha menolong adik adiknya.


Kita harus membunuh mereka, jika tidak inggin mendapatkan murka ayah handa.!" ucap laki laki berkepala serigala itu memberi sangat pada adik adik nya.



Mendengar murka ayah nya, kesepuluh anak prabu Singgih langsung merubah ujud mereka me jadi bola api yang sangat besar menuju ke arah Hana dan laknara.


Laknara mengibaskan pusaka pemberian Dewi samudra begitu juga dengan Arda. sementara Hana mengunakan kekuatan ajian penghancur karang pemberian dewi samudra membuat bola api ciptaan kesepuluh anak prabu Singgih langsung hancur berkeping keping tanpa bentuk lagi dengan darah berceceran di sana sini.


"Nara, hancurkan serpihan Tubun mereka dengan ajian pemusnah milik mu.!'bisik Hana pada sahabatnya.


Dengan cepat laknara menyatukan serpihan kesepuluh anak prabu Singgih dan memusnahkannya menjadi abu.


Akhirnya selesai juga misi kita, aku pulang dulu ya Nara.!" ucap Hana yang langsung menghilang begitu saja dari hadapan laknara dan Arda Nara.


"Bunda, ayo kita kembali, Aku inggin beristirahat.!" ajak Arda Nara pada ibunya


Iya anak ku, bunda" juga lelah.!" jawab laknara yang langsung menghilang bersama Arda dari tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2