RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Misteri di pulau Borneo


__ADS_3

"Sukma, tiba di pulau borneo.! saat jam menunjukan pukul lima sore. dengan menaiki mobil jemputan Sukma menatap ke indahan kota kalimantan yang permai.. alangkah indahnya kota ini, terlihat hutan yang masih bagus"gumam Sukma sambil tersenyum.


Karena asik melihat keindahan kota kalimantan Tanpa sukma sadari mobil mereka sudah memasuki area hotel tempat sukma menginap..


"Mbak" sudah sampai ujar sopir sambil tersenyum ramah.


"Iya" jawab sukma yang langsung keluar menuju loby hotel.


"Permisi, apa ada pesanan kamar atas nama sukma?" tanya sukma dengan sopan..


"Ada kak, ini Kamar nya nomor dua puluh empat ya kak!" ujar pelayan yang langsung memberikan kunci kamar hotel..


"Sukma, mengikuti pelayan yang mengantarnya menuju Kamar nya.


" Ini kamarnya kak!" silahkan!. ujar pelayan itu sambil membuka kan pintu kamar dan membawakan tas milik sukma kedalam..


"Terima kasih" ucap sulma sambil memberikan tip untuk pelayan itu..


" Sama sama kak!"jawab pelayan itu sambil berlalu meningalkan kamar yang ditempati Sukma.


"Gila, capek banget!" gumam sukma yang langsung membersihkan dirinya di kamar mandi.


Karena kelelahan sukma langsung tertidur setelah selesai mandi, hingga jam delapan malam baru sukma terbangun...


"Lapar banget, mau turun malas!"terpaksa mesan kalau gini ceritanya..! pikir sukma yang langsung memesan makanan dari hotel tersebut...


Tidak lama datang lah pelayan membawa makanan pesanan nirmala.


"Silahkan, dinikmati kak" ujar pelayan yang langsung meningalkan sukma sendirian di kamar.


Saat asik menikmati makanan nya, tanpa sengaja mata sukma menatap kearah luar balkon yang kaca nya sengaja di buka sukma.


"Apa itu?" pikir sukma yang langsung berlari menuju pintu balkon.


"Sukma, melihat sebuah kepala terbang dengan usus yang menjuntai, berwarna merah yang melintasi balkon kamar nya..


" Kenapa, ada kepala yang bisa terbang dengan usus terburai seperti itu sih? dimana tubuhnya?" pikir sukma Yang terus menatap kepala tanpa tubuh itu terbang menjauh dari kamar sukma.

__ADS_1


Karena asik melamun Sukma tersentak kaget saat pintu kamar nya Diketuk dari luar.


"Maaf' kak" saya mau mengambil piring kotor!" ujar pelayan yang berdiri didepan pintu.


"Oh iya, silahkan!" jawab sukma dengan ramah mengijinkan pelayan itu masuk kekamarnya.


Setelah pelayan keluar sukma terus melamun memikirkan kepala terbang yang dilihat nya hingga dia kembali tertidur di atas kasur dengan lelap.


Keesokan hari nya.


Sukma bersiap siap untuk bertemu dengan Rekan bisnis hana" yang sudah membuat janji dengan sukma.


" Maaf' saya terlambat!"ujar sukma Pada tiga orang tamu dihadapan nya.


Tidak apa apa nona sukma" kami mengerti. anda pasti kelelahan karena perjalan jauh!" ucap salah satu tamu didepan nya dengan sikap sopan dan santun.


"Kami" setuju dengan rancangan yang nona sampai kan. Sore ini kita bisa melihat lokasi itu!" ujar salah satu tamu itu yang langsung menjabat tangan sukma..


. " Baiklah, jika begitu saya akan kembali ke hotel untuk membereskan. barang barang saya sebelum kita ke lokasi.. kata sukma yang langsung memutuskan pembicaraan mereka


"Baik pak!" saya permisi dulu. ujar sukma berpamitan. Sebelum kembali ke hotel sukma berbelanja terlebih dahulu, untuk menyiapkan bekal sebelum berangkat ke lokasi yang akan ditinjau sukma nanti.


Karena ke asikan belanja tanpa sukma sadari hari sudah sore. bergegas sukma kembali ke hotel untuk mandi dan membereskan. Barang barangnya dan langsung keluar menuju loby hotel untuk mengembalikan kunci kamarnya.


" Akhirnya, Aku bisa menikmati keindahan hutan kalimantan ini!" ujar sukma sambil menatap deretan kayu yang menjulang tinggi di tepi jalan.


"Kaka, begitu menyukai aroma hutan ya?" tanya rekan kerja sukma yang duduk di samping sukma.


"Iya" aroma pepohonan bagi ku seperti jantung kehidupan di tubuh kita, yang menghadirkan udara segar menyehatkan. jawab sukma yang terus menatap sisi kirinya.


Semakin lama mobil yang mereka tumpangi semakin menjauh masuk kedalam hutan, dengan jalan yang tidak beraspal alias tanah merah yang cukup licin..


Hingga mereka melewati sebuah jembatan gantung yang terlihat sudah rapuh..


Kenapa jembatan ini tidak diperbaiki, bagai mana jika ada kendaran lain yang ambruk karena kondisi jembatan yang rapuh seperti itu?" tanya Sukma pada rekan kerjanya.


Ini hanya jalan darurat kak ay, jalan yang sesungguhnya sedikit jauh, dan jalan nya juga rusak parah. jadi terpaksa kita melewati jalan ini, dan tidak lama lagi kita akan tiba di lokasi pertambangan itu!" ucap rekan kerja Sukma menjelaskan.

__ADS_1


Saat berusaha melewati berbatuan mobil mereka oleng, hingga langsung masuk ke jurang yang cukup dalam. sukma dengan kekuatan nya berusaha menahan kecepatan mobil agar tidak oleng dan terguling..


"Gimana sekarang,?kita terjebak di tengah hutan!" ujar sopir itu terlihat panik.


"Tenang lah, kiita cari jalan keluar dari sini!" ucap sukma yang berusaha menenangkan kedua orang didepan nya yang terlihat ketakutan.



Hari sudah mulai gelap, mari kita membuat tenda" ajak sukma yang mengeluarkan peralatan untuk membuat tenda.


Lebih baik kita tidur didalam mobil saja kak ay, takutnya nanti banyak binatang buas, lagi pula seperti nya akan turun hujan malam ini!" tolak rekan kerja Sukma yang langsung kembali memasuki mobil itu.


"Mereka, kenapa seperti orang ketakutan sih?" gumam sukma yang tetap membuat tenda di depan mobil, tanpa memperdulikan tingkah aneh dua orang yang berdiam didalam mobil.


Sukma mengumpulkan kayu bakar sebanyak banyak nya, dan memasukan nya kedalam tenda nya yang besar.


Benar saja saat hari mulai gelap Hujan turun begitu deras di sertai sambaran kilat yang sambung menyambung tanpa henti .


Sukma membuat kopi dan memasak mie instan mengunakan api yang dibuatnya dalam tenda, hingga tenda terlihat terang benderang .


" Ajian, tirai pelindung" ucap sukma dalam hati. dari jari tangan sukma keluar cahaya kuning menyerupai kilat meski samar yang langsung memagari tenda nya .


"Aman,!aku mau tidur deh, udah ngantuk banget ini! gumam sukma sendirian sambil berbaring di kasur lipat milik nya..


Sukma langsung tertidur lelap dengan cahaya api unggun didalam tendanya.


Sementara sopir dan rekan kerja sukma yang berdiam didalam mobil langsung mengigil ketakutan, Saat melihat dua sosok makhluk bertubuh besar dan berbulu tebal seperti monyet berjalan menuju mereka..


Braaaaak....!braaaak...! mobil yang mereka tempati langsung terlempar beberapa meter hingga menabrak pohon besar.


Aaaaaaa....!aaaaaa.....!teriak mereka yang tumpang tindih. didalam mobil dengan kondisi luka luka .


"Sukma, yang mendengar teriakan itu langsung keluar dari tenda. sukma tersentak kaget melihat mobil yang tadi nya berada didekat nya justru terlempar jauh dengan kondisi penyok.


Makhluk apa itu, kenapa besar sekali?" sial makhluk itu mengangkat mobil nya, bisa mati mereka berdua!" pikir sukma yang langsung mengambil Api dan menyalurkan kekuatan nya ke api tersebut dan langsung melemparkan nya pada makhluk asing tersebut.


Sraaaaas ....craaaass.....haaaaaaaaa...! teriak kedua makhluk itu dengan kondisi tubuh terbakar. makhluk itu langsung melarikan diri meningalkan mobil yang sudah ringsek itu.

__ADS_1


__ADS_2