RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Pergi ke istana Dewi Cempaka


__ADS_3

Hana tersentak kaget saat melihat cahaya putih yang berseliweran di depan nya seperti kilat yang tersusun melintas tanpa henti. membuat Hana ketakutan dan berusaha lari dari tempat asing yang di datangi nya, tapi tidak bisa karena kaki nya seperti terpaku di atas tanah gersang tanpa penghuni sama sekali.


Dimana aku sekarang, kenapa tempat ini aneh sekali.?pikir Hana dengan mata yang tersusun menatap ke arah kilatan cahaya putih didepanya.


"Assalamualaikum 'cucuku"! sapa sebuah suara yang terlihat samar Dimata Hana.


"Waalaikum salam" kakek siapa, kenapa aku bisa berada disini.? tanya Hana dengan penuh waspada.


"Aku sengaja membawa mu kemari cucuku," untuk memberitahukan pada mu tentang sebuah batu yang berada di tengah samudra batu itu sengaja aku titipkan pada Dewi Cempaka agar kelak keturunan ku bisa mengambilnya, pergilah kesana cucuku ambil batu itu kelak akan berguna untuk mu. pergilah secepatnya sebelum Angkara murka menedekati mu." pesan kakek berjubah putih dengan sorban putih serta kain berwarna hijau yang melingkar di pundak nya.


Tapi kakek siapa, dimana letak samudra tempat batu itu berada.?tanya Hana lagi yang berusaha m ngejar kakek itu.


Pergilah ke makam di danau warna, kelak kamu akan mendapatkan jawaban nya..ajak serta sahabat mu cucuku"; ucap kakek itu sebelum menghilang dari hadapan Hana.


Hana langsung membuka mata nya setelah kesadaran nya kembali pulih.


"Hana, ada apa.? tadi ku lihat tubuh mu di kelilingi cahaya berwarna putih apa yang kamu alami saat sedang berwirid tadi.?"tanya laknara yang langsung langsung mendekati Hana.


"Aku mendapat pesan dari seorang kakek yang tidak ku kenal Nara," dia meminta ku agar pergi ke danau warna. tapi aku tidak tau dimana letak danau itu"!keluh Hana dengan tatapan bingung.


"AkuI tau dimana letak danau itu Hana," biar kami antar kamu kesana"; ujar Arda yang sejak tadi terus berdiri menjaga Hana dan laknara yang sibuk berwirid.

__ADS_1


"Baiklah, tolong antar kami kesana sekarang Arda.* pinta Hana yang langsung berdiri sambil mengengam tangan laknara.


Apa aku harus ikut juga Hana.? bukan nya hanya kamu yang diperintah.?" tanya laknara menatap bingung ke arah Hana.


Kakek itu memintaku mengajak mu serta Nara," ayo cepat kita harus kesana. paksa Hana dengan mengengam lengan Arda yang akan mengantar mereka ke tempat tujuan.


Dalam sekejap mata Hana dan laknara serta Arda menghilang begitu saja dari pandangan anak anak laknara yang lain.


Ini Tempatnya Hana"!ucap Arda setelah mereka tiba di tempat yang di maksud kakek di alam bawah sadar Hana.


Di sini kah tempat nya.?tapi tidak ada apa apa, hanya ada makam di tengah tengah sana apa yang akan kita dapat lakukan tempat ini, jangan jangan bukan tempat ini yang di maksud kakek yang menemui ku?* ucap Hana yang meragukan Arda.


Belum sempat Arda menjawab terlihat cahaya putih yang begitu terang keluar dari arah makam di tengah danau membumbung tinggi menuju langit.


Masuk lah cucuku"!pangil sebuah suara saat Hana baru saja menjejakkan kaki di tanah samping makam.


"Kakek, bukan nya yang ada di alam bawah sadarku kemarin.! tanya Hana yang langsung duduk bersila di samping kakek itu.


"Assalamualaikum" dulu baru bertanya." tegur kakek itu menatap tajam kearah Hana.


"Assalamualaikum kek" maaf jika aku sudah lancang, aku hanya kaget juga bingung menghadapi situasi ini sekali lagi maafkan aku kek.

__ADS_1


Ya aku mengerti itu sebab nya kamu ku panggil kemari, karena banyak hal yang ingin aku sampai kan pada mu tapi waktu ku terbatas.aku hanya bisa mengucapakan satu hal pada mu bawa dan berikan segenggam tanah ini pada Dewi samudra maka dia akan mengenali mu, jika kamu inggin segera tiba di sana masuk lah kedalam danau itu dengan tanda pohon akar dewa yang ada di atas nya maka kamu akan tiba disana segera ikuti pesan serta petunjuk dari Dewi Cempaka cucu ku dengan begitu kamu bisa menghancurkan musuh mu aku pergi jangan pernah tinggalkan shalat, jangan pernah tinggal salawat. jaga dirimu baik baik cucuku." pesan kakek itu sebelum meninggal. Hana yang masih duduk terdiam di Depan makam tua namun terlihat sangat terawat dengan baik.


"Hana, bagai mana"? tanya laknara yang menunggu di luar cungkup makam.


"Nara ikuti aku sekarang, kita harus masuk kedalam danau ini dengan tanda pohon yang ada disana"! tunjuk Hana pada sebuah pohon yang berdiri kokoh di samping makam dengan akar menjulur ke air.


Dengan cepat mereka bertiga turun melalui akar pohon hingga mereka melihat sebuah lobang goa yang memiliki cahaya sangat terang dari arah dalam


Hana yang lebih dulu masuk langsung merasa aneh dengan goa dihadapan nya. meski di kelilingi air, tapi tidak ada air setetes pun yang masuk kedalam goa hingga Hana dengan mudah bernafas serta berjalan masuk kedalam goa.


"Hana, goa apa ini.? kenapa terlihat aneh serta mengagumkan. begitu banyak batu permata serta batu mutiara yang menempel di dinding goa bsisk laknara yang terus mengengam tangan Hana.


"Aku juga tidak mengerti Nara."jawab Hana yang dengar menyentuh dinding goa yang berwarna kuning keemasan.


Gila dinding goa ini terbuat dari emas Nara" seberapa kaya orang itu ya hingga bisa membangun dinding goa dengan lapisan emas seperti ini"! teriak Hana yang terus mengusap dinding goa sepanjang langkah kaki mereka.


Hentikan sikap konyol mu Hana" lihat didepan sana ada kilatan petir yang sangat dahsyat tapi kenapa cahaya nya putih seperti itu ya"?. tanya laknara yang tidak berani melangkah ke arah depan mereka.


Hana yang mendengar ucapan laknara ikut berhenti di ujung mulut goa dengan tatapan takjub melihat bangunan indah seperti istana dengan cahaya putih yang gemerlapan seperti kilatan cahaya lampu Blitz di hadapan nya.


"Nara ayo kesana, itu ada istana indah"! ajak Hana pada laknara .....

__ADS_1


Aku tidak melihat apa pun Hana," kamu saja yang kesana"!tolak laknara dengan wajah ketakutan.


__ADS_2