
Hana terus menangis melihat kondisi anaknya yang seperti mayat hidup tanpa bisa berbuat apa apa.
Sementara laknara yang sudah mulai menyadari kesalahan yang terjadi, langsung menghajar seluruh anak anak Amel dengan semua kekuatan yang dimiliki nya. hingga anak anak Amel yang mengangu anaknya Hana langsung babak belur.
Pergi kalian dari sini sebelum kesabaran ku habis.. bentak laknara yang langsung mengibaskan tangan nya hingga anak anak Amel langsung terpental tidak tau jatuh kemana.
"Nara" terima kasih!" karena sudah membantu ku kata Hana yang langsung memeluk tubuh anaknya, saat dilihatnya anaknya sudah mulai sadar bahkan terlihat tawa kecil di bibirnya.
"Sama sama Hana, tapi ada yang tidak beres terjadi dengan anak anakku. kata laknara memejamkan mata mencoba melihat apa yang terjadi pada anak anaknya.
Laknara menatap sejauh mana Matanya Sanggup menjelajahi tempat yang bisa dijangkau nya dengan mata batin nya.
Dalam penglihatan nya laknara bagai menyaksikan didepan matanya, perbuatan anaknya yang sedang berzinah dengan seorang perempuan yang amat sangat dikenalnya.
"Satya" kenapa dia begitu berani berbuat keji seperti itu. ucap laknara yang terlihatarah dan kesal.
Di tempat lain Satya dan Aryani masih bergelung didalam selimut, tanpa sadar jika hari sudah menjelang sore. karena kelelahan akibat terus menerus mengulang perzinahan tanpa bisa menahannya.! seperti candu yang paling memabukan. Satya terus menerus menggempur Aryani tanpa mengenal lelah dan juga waktu. bahkan pekerjaan nya pun dia lupakan.
Bang Satya kemana sih?" tanya jingga pada Sukma yang terpaksa mengantikan Satya sementara.
"Entahlah Dinda"jawab Sukma yang juga Terlihat kebingungan.
Apa kalian melihat Aryani?" tanya Arsena yang terlihat kelelahan.
"Bukanya Aryani ada diruangan nya Abang?" tanya Sukma yang sengaja Menganti panggilan nya pada saudara nya.
"Dia tidak masuk Sukma!'kata arsena dengan perasaan kalut.
"Aneh!" bang Satya juga tidak masuk kerja. ucap jingga seperti bergumam.
__ADS_1
Maksud mu bagai mana jingga? tanya Arsena dengan perasaan tidak nyaman..
"Nggak apa apa bang, barangkali hanya kebetulan saja. ucap sukma menengahi.
"Ya sudah" kalau begitu aku akan pergi keluar. kata Arsena langsung meninggalkan kantor itu dengan hati gundah gulana memikirkan kekasihnya yang tidak ada kabar sama sekali.
Laknara mandatangi hotel tempat Satya menginap bersama Aryani..
Laknara langsung membanting tubuh Satya yang masih tertidur memeluk tubuh polos aryani yang juga tertidur karena kelelahan.
Tanpa memberikan kesempatan kepada satya yang masih tersentak kaget, laknara terus memukul Satya dengan seluruh kekuatan yang dimiliki nya..
"Aaaaaaah..!teriak Satya berkali kali karena tubuhnya seperti dihantam sebuah batu sebesar gunung..tubuh Satya terluka dengan kulit yang mengelupas seperti habis dikuliti.
"Ampun bunda" teriak Satya dengan tubuh yang masih polos.
Apa yang terjadi? siapa kamu kenapa, kamu tega menyiksa pak Satya?" tanya Aryani yang melihat kehadiran seorang wanita yang sangat cantik sedang mencambuk tubuh Satya dengan tanpa belas kasihan.
"Aku" ibunya Satya!" aku berhak menghukumnya. apa kamu tidak menyadari kondisi mu sekarang, sehingga kamu bertanya seperti itu?" tanya Laknara yang terlihat murka akan perbuatan anaknya.
Aryani yang baru menyadari kondisinya langsung tertegun dan tanpa sadar air matanya langsung menetes membasahi pipinya.. beribu perasaan menyesal menghimpit hatinya.
Kamu jangan kemana mana sebelum aku kembali kemari. kata laknara yang sudah menarik rambut Satya dan membawanya kesebuah tempat hukuman bagi pendosa zina dalam kaumnya.
Dalam sekejap mata Laknara langsung menghilang dan tidak terlihat lagi dihadapan Aryani
Aryani terus menangis dan berteriak setelah merasakan seluruh tubuhnya sulit digerakkan. bahkan selangkanya terasa kaku serta pusat intinya yang terasa begitu sakit, tidak hanya perih tapi juga terasa panas hingga kedalam rahimnya. tanpa menyadari jika Satya dan laknara sudah tidak berada dikamar itu lagi.
,
__ADS_1
"Mas Arsena, maafkan aku! aku sudah ternoda.Aku salah mas. rintih Aryani yang terpuruk dengan peristiwa yang dihadapi nya saat ini.
Tidak lama setelah memenjarakan Satya. laknara langsung menemui Aryani dan mengusap lengan Aryani dengan lembut untuk menyadarkan Aryani.
Aryani yang merasakan sentuhan dilengan nya langsung tersadar dari kesedihannya.
Maafkan atas perbuatan keji Satya Aryani. ibu mohon maafkan dia. kata laknara yang berbicara seperti bisikan di telinga Aryani.
Apa yang sebenarnya terjadi nak, tidak mungkin kalian melakukan perbuatan itu tanpa alasan?" tanya Laknara sambil mengusap kepala Aryani. agar aryani mengingat semua kejadian yang dilewatinya sebelum ia melakukan hal buruk itu.
Saya dan pak Satya sedang menghadiri miting disebuah kaffe. tidak lama ponsel saya berbunyi, kak Arya menghubungi saya dengan mengatakan jika putranya masuk rumah sakit.karena panik saya dan pak Satya langsung meninggalkan ruangan miting dan kami berniat menuju rumah sakit..tapi...!
"Tapi apa nak? tanya Laknara yang terus mengorek keterangan. dari Aryani dengan tak sabar.
Di tengah jalan saya merasakan tubuh saya terasa panas dan dengan tiba tiba gejolak birahinya saya bangkit, tanpa bisa saya tahan..itu sebabnya saya mencari hotel yang berada tidak jauh dari tempat berhentinya mobil kami..kata Aryani menceritakan kenapa ia bisa berada ditempat itu.
Lalu bagai mana bisa Satya ada bersama kamu dan kalian sampai melakukan hubungan terlarang itu?* tanya laknara semakin penasaran.
Saat saya inggin memasuki lift menuju kamar saya. saya berulang kali terjatuh, karena pandangan saya Buram serta tubuh saya yang terasa lemas.. saya merasakan suara pak Satya yang mengatakan akan membantu saya kekamar. tiba dikamar saya merasakan sebuah dorongan yang begitu kuat juga gelora yang begitu hebat. hingga tanpa saya sadari kami sudah melakukan hal itu. ucap Aryani dengan wajah tertunduk sedih.
Nanti kita cari jalan keluarnya, sekarang pejamkan mata mu
kata laknara.
Aryani yang merasa seperti terhipnotis. dan menuruti permintaan laknara!"laknara langsung membawa Aryani ke apartemen Aryani, dalam sekejap mata mereka tiba di kamar apartemennya Aryani, Aryani kembali tertidur karena pengaruh hipnotis dari laknara.
Aku harus mencari tau kenapa semua ini terjadi. tidak mungkin semua terjadi tanpa ada sebabnya, apa lagi Satya memiliki kekuatan mengendus..gumam Laknara yang berusaha menghilangkan kejadian itu dari memory Aryani.
"Maaf kan aku" aku terpaksa melakukan ini agar kamu tidak trauma nak. ucap laknara yang segera kembali kerumah Hana dengan perasaan Kamit juga ketakutan.
__ADS_1