
Laknara kini telah sadar setelah meminum air Tirta suci dari cupu manik milik Hana. setelah dua bulan mengalami koma!" jingga dan Satya terpaksa bergantian menjaga bunda mereka saat masih koma.. sementara Arsena dan sukma mengurus perusahaan Hana yang semakin berkembang pesat.
"Bunda" pangil jingga, yang baru masuk kekamar laknara bersama suami nya..
"Ada apa anak ku!" dimana Hana?" bunda inggin bertemu dengan nya. sejak sadar bunda tidak melihatnya sama sekali" ujar laknara dengan tatapan sedih nya.
"Hana" sedang sibuk mengurus anak anak nya bunda!" jawab jingga yang terpaksa berbohong karena dia sendiri tidak tau dimana keberadaan Hana..
Jika dia datang tolong suruh temui bunda secepatnya. sekarang kamu istirahatlah!" "Bunda, juga akan beristirahat!"ucap laknara yang sengaja mengusir jingga secara halus.
Kenapa perasaan ku tidak nyaman, apa yang akan terjadi nanti?" pikir laknara yang langsung memejamkan matanya.
Sementara disebuah pusat perbelanjaan. Hana dan Anjani sibuk membeli pakaian untuk anak anak Hana yang mulai besar, dan bertubuh tinggi hingga pakai an yang ada sudah tidak muat lagi!" saat asik memilih Arsena yang melihat kehadiran Aryani bersama Hana. langsung menghampiri nya.
"Yani"benarkah ini kamu sayang?" aku sangat merindukan mu!" ujar arsena yang langsung memeluk tubuh Aryani tanpa permisi terlebih dahulu.
"heeeeeeem...!gumam Hana yang sengaja mengkode Aryani agar menolak pelukan itu.
"Mas"tolong lepaskan pelukan nya!" pinta Aryani yang langsung mendorong tubuh arsena dengan kuat.
" Kenapa Yani? apa kamu tidak merindukan aku?" tanya arsena dengan tatapan bahagianya, karena Cukup lama menahan rindu pada Aryani orang yang sangat dicintai nya.
" Maaf" mas!" lupakan aku, aku sudah menikah dengan seseorang yang dipilih kan orang tua ku!" kata Aryani dengan wajah tertunduk.
Kamu bohong kan Yani?, kamu hanya menggodaku kan, jawab Yani?" ujar arsena.
"Aryani" benar Sena!" dia sudah menikah lima bulan yang lalu, dan tolong jaga jarak dari adik iparku, karena suami nya seorang pencemburu berat. ucap Hana sengaja menekan Arsena agar menjauh dari Aryani. karena akibat nya akan fatal jika dua bersaudara berseteru.
Kenapa Yani, kenapa kamu tega mengkhianati ku?" tanya arsena dengan tatapan terluka nya.
__ADS_1
"Karena Mas;" tidak bisa memberikan kepastian pada ku, jadi tolong jangan salahkan aku, sekarang lupakan aku mas. karena aku sudah melupakan mas dan aku sudah mencintai suami ku!" pinta Aryani dengan tatapan sendu nya.
"Maafkan" mas, Yani!, akhir akhir ini begitu banyak yang terjadi, hingga mas tidak bisa memberi kepastian pada mu, semoga kamu bahagia Yani;" tapi.. masih bisakah kita berteman saat ini?" tanya arsena pada Aryani meski dengan hati bagai terbelah dengan pisau berkarat.
"Iya mas!* jawab Aryani sambil tersenyum lembut...
Hana yang melihat kedua orang didepan nya sudah baik baik saja, berniat mengajak mereka makan direstoran. tapi tanpa sengaja mata nya melihat sosok perempuan yang sangat mirip dengan laknara dari jarak yang cukup jauh.
"Nara"kenapa dia ada disini, siapa laki laki yang bersama nya?" pikir Hana sambil melamun.
" Aryani, Sena!" kalian berbincang aja dulu disana, aku ada urusan sebentar dan kamu Aryani tunggu mbak ya!" pinta Hana yang langsung berlari mengikuti langkah orang yang di kiranya laknara.
Benar itu laknara!" tapi kenapa dia ada disini. bukan nya laknara masih koma, apa dia sudah sadar dan kembali membuat masalah?" gumam Hana yang terus mengikuti perempuan mirip laknara itu yang memasuki mobil bersama laki laki muda dan terlihat asing dimatanya.
"Kemana mereka?" pikir Hana yang terus mengikuti mobil itu dari jarak yang cukup jauh..
"Hana, melihat mobil itu berhenti disebuah taman dan yang membuat Hana binggung, tidak ada tanda tanda Jika penumpang nya akan keluar hingga satu jam telah berlalu..
" Yani" ayo pulang. hari sudah sore" ajak Hana pada adik iparnya
"Iya mbak" mas, aku pulang dulu.!sekali lagi maafkan aku!" ujar Aryani sebelum memasuki mobil Hana.
"Hana, langsung mengantar Aryani menuju rumahnya, sementara ia langsung menuju rumah laknara dan inggin menanyakan pada jingga apa kah laknara sudah sadar dan sudah keluar rumah..
" Hana" syukurlah kamu sudah datang, sejak tadi bunda nanyain kamu terus!" ujar George yang baru menyiram tanaman hias milik mertuanya.
" Benarkah" aku kedalam dulu ya George!" ujar Hana yang langsung masuk kedalam menuju kamar Laknara.
"Nara" kamu sudah sadar?" tanya Hana yang langsung memeluk tubuh laknara sambil menangis bahagia.
__ADS_1
"Iya Hana" aku sudah sadar, berkat kebaikan kamu dan perjuangan kalian!" kata laknara dengan wajah bahagia, melihat kedatangan Hana.. melebihi kebahagian nya melihat anak anak nya yang datang menemuinya.
"Nara" apa tadi kamu keluar bersama laki laki muda?" tanya Hana yang langsung tanpa basa basi lagi.
"Tidak Hana!" sejak aku sadar, aku hanya dikamar saja.. aku malu jika keluar rumah Hana," seakan akan dunia mentertawakan aku!" jawab laknara dengan wajah tertunduk.
Jika bukan kamu" lalu siapa perempuan yang kulihat bersama laki laki muda tadi?" ujar Hana yang menatap kearah mata laknara mencari kejujuran disana.
Maksud nya gimana Hana?" ko aku jadi bingung, jangan jangan kamu salah lihat lagi. Sejak tadi bunda bersama ku, tidak kemana mana.. jawab Jingga yang ikutan binggung menatap kearah Hana.
Aku yakin aku tidak salah lihat Nara, orang itu persis seperti kamu dari wajah juga bentuk tubuhnya!" Hana mencoba meyakinkan jingga dan Nara jika dia sungguh sungguh melihat Nara.
"Bunda" ada Sion dan ibunya inggin bertemu bunda juga Hana!" ujar George memberi tahu
Bagai mana bisa penyihir itu bisa lepas, bukan kah aku sudah menahan mereka?" tanya Laknara yang terlihat binggung.
Nanti Biar jingga yang menjelaskan pada mu, sekarang biarkan mereka masuk kemari!" perintah Hana
Tidak lama Sion dan ibunya masuk dengan wajah takut takut didampingi oleh George yang langsung duduk disamping istrinya.
Kami kemari inggin menyampaikan sesuatu. dan sebelum nya kami mohon maaf jika kabar yang akan kami sampaikan ini cukup mengejutkan untuk kalian!" ujar ibunya Sion menatap kearah Hana meminta izin.
" Kata kan saja Bu!"pinta Hana sambil tersenyum.
Delapan orang bayi lahir dari benih sahabat mu itu.!tunjuk ibunya Sion pada laknara"
Satu perempuan dan tujuh orang laki laki dua bulan yang lalu nona hana, Mereka diberi air kutukan oleh musuh kalian, hingga pertumbuhan mereka lebih cepat dari pada manusia pada umum nya..ibunya Sion terdiam beberapa saat sambil menatap kearah laknara yang terlihat kebingungan.
Anak perempuan itu sudah dewasa. Sekarang dia menjadi alat pembunuh yang sangat di andalkan oleh musuh kalian, dengan menghisap sari Pati kehidupan lawan jenis nya.. hingga menghisap darah mereka sampai kering!"selain itu wajah dan bentuk tubuh nya menyamai ibu kandung nya sendiri..berhati hati lah!.perempuan itu sangat kuat dan sulit dikalahkan!"kata ibunya Sion memberi tahukan apa yang dilihatnya di bola mistiknya.
__ADS_1
Lalu bagai mana dengan ke tujuh anak laki laki itu ?"tanya jingga yang sudah mengerti.
"Mereka sangat tampan juga kuat, tugas mereka menghamili perempuan sebanyak banyaknya, agar jika bayi mereka dilahirkan maka akan memilik kekuatan iblis yang dipuja musuh kalian selama ini!"jawab ibunya Sion dengan wajah terlihat sedih.