
Bu Amel berdiri disebuah ruangan bawah tanah sambil menatap sebuah bingkai foto yang terpajang rapi dengan tatapan penuh dendam juga kebencian.
Sekarang aku kaya Idris..aku Amel wanita yang kamu nodai dan kamu tinggalkan hanya untuk seorang wanita kaya yang tak lain Kaka ku seayah..sampai kapan pun tak akan aku biarkan keturunan kalian bahagia Idris gumam Amel dengan hati dipenuhi dendam.
Masih teringat jelas kejadian saat Amel di hina habis habisan oleh idris. lelaki yang dicintai Amel setelah Amel menyerahkan kehormatannya..
Aku tidak mencintai mu Amel aku mendekati mu hanya karena aku kasihan dengan hidupmu yang lahir diluar nikah dan dihina orang orang kampung..tapi wajar sih ibu mu kan binal suka melayani laki laki mana pun demi uang..hina Idris saat Ampe meminta pertanggung jawabannya.
Kenapa kamu tega pada ku Idris, selama ini aku tidak perduli akan hinaan orang, karena ada kamu yang melindungi ku..tapi kenapa setelah semua aku berikan kamu ikut menghina ku..tanya Amel dengan derai air mata.
Karen kamu anak seorang pelacur murahan. jawab idris merendahkan Amel tanpa perasaan.
Kamu kejam Idris, aku bersumpah akan membuatmu hancur.. ucap Amel sambil berlari meninggalkan Idris.
Dua Minggu kemudian Amel menyaksikan Idris menikah dengan Kaka satu ayahnya.
mereka begitu bahagia tanpa perduli dengan kehadiran Amel yang menangisi penuh luka dihatinya.
"Hei, gembel untuk apa kamu kesini, apa kamu inggin menggoda suamiku seperti ibumu menggoda ayah ku..ejek Karmila.
__ADS_1
Idris kekasihku kak, kenapa Kaka tega merebutnya dariku?" tanya Amel dengan air mata berderai.
Aku tidak pernah menyukai mu perempuan hina. ejek Idris yang semakin menambah luka dihatinya Amel.
Orang orang kampung. usir perempuan ini nanti dia akan menggoda suami kalian..kata Karmila lantang.
Seluruh orang kampung berbondong bondong mendorong tubuh Amel, hingga Amel terjatuh kejurang cukup dalam.
Amel terbangun disebuah goa yang terlihat menyeramkan dengan pakaian yang koyak dan tubuh penuh luka.
Masuklah Amel. kemarilah pangil sebuah suara berat.
Amel memasuki goa dengan tertatih tiba tiba terlihat sebuah cahaya terang yang menyinari ruangan dalam goa.
Aku tau penderitaan mu..aku akan membantumu asalkan kamu bersedia menjadi istriku selamanya. ucap Suryo.
Asalkan aku bisa membalas dendam dan menjadi kaya raya aku bersedia..jawab Amel mantap.
Lihat lah sekeliling mu. semua harta ini milik mu dan aku akan membuat semua orang yang menghina mu hancur seperti angin..ucap Suryo.
__ADS_1
"Aku bersedia..jawab Amel.
Lepaskan pakaian mu dan layani aku..maka aku akan membuatmu awet muda selamanya...perintah mahkluk gaib itu.
Dengan perlahan Amel melepaskan pakaian nya hingga polos dan secepat kilat Suryo membawa Amel kesebuah ranjang yang terlihat indah Dimata Amel..
Amel pasrah dengan ulah mahkluk gaib itu diatas tubuhnya, sejak itu pula Amel kecanduan berhubungan intim dengan makluk itu..hingga melahirkan banyak keturunan yang sayangnya idiot semua..
Amel meningalkan goa dengan harta yang berlimpah, didampingi oleh suami gaibnya. hingga Amel berhasil menguasai harta milik ayah biologisnya.
Kakang ini saatnya aku membalas perbuatan Idris dan istrinya.. ucap Amel dengan seringai kejinya.
Tapi jangan bunuh anak perempuan mereka sayang, jadikan mereka budak nafsu anak anak kita.. ucap Suryo dengan senyum senangnya, karena kutukan sang resi telah berakhir setelah dia berhasil menyetubuhi keturunan kudra Pati..
Buat mereka sengsara dengan tubuh membusuk kakang.. termasuk warga kampung yang mengusir ku!" pinta Amel dari jarak jauh melihat aktifitas dikampungnya.
"Tentu..lihat lah ini ucap Suryo yang mengeluarkan lendir dari mulutnya.. lalu meniupnya hingga terbang bersama angin mengelilingi Desa tempat Amel dilahirkan..
Seluruh penduduk termasuk Idris dan istrinya menjerit kesakitan, karena rongga dada mereka terasa sesak. dan sulit bernafas.
__ADS_1
Besok mereka akan merasakan neraka dunia Amel..tubuh mereka akan menimbulkan bau bangkai, mereka akan menderita. ucap Suryo.
"Bagus kakang, aku senang mendengarnya. biarkan mereka mati perlahan dan bawa anak anak Idris kerumah yang sudah aku sediakan. agar mereka bisa langsung mengenal anak anak kita hingga mereka dewasa kelak!"ucap Amel dengan senyum puasnya.