RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Pembalasan yang gagal


__ADS_3

Laknara semakin berusaha mendekatkan diri pada sang pencipta mengakui kesalahannya dosa yang diperbuatnya dengan terus melaksanakan ibadah tanpa mengenal waktu.


Sementara di tempat lain Satya terus mengurung Aryani di villa miliknya tanpa memperdulikan teriak dan jeritan Aryani yang berusaha kabur dari tempat itu.


"Maafkan aku sayang, aku terpaksa melakukan ini agar kamu tidak meningalkan aku.! ucap Satya yang menatap Aryani dari luar jendela.


Sementara Arsena yang sudah kembali dari luar negri merasa kecewa setelah mendapati Berita jika Aryani sudah mengundurkan diri dikantor dan posisi Aryani digantikan dengan pegawai baru yang tidak dikenal arsena.


"Jingga"kenapa Aryani mengundurkan diri, apa dia sakit? tanya arsena yang seperti mayat hidup setelah tidak bisa menemui Aryani lagi.


"Jingga tidak tau kakang, mungkin saja ia.! jawab jingga .


"Aku begitu merindukan Aryani, amat sangat. tapi kenapa dia pergi begitu saja tanpa kabar berita, apa dia sudah melupakan aku? tanya Arsena dengan tatapan sendu.


Lupakan Aryani kakang, mungkin dia bukan jodohmu..kata Sukma yang baru datang .


"Aku tidak bisa melupakannya Sukma, dihati ku hanya ada dia, sejak awal aku sudah jatuh cinta padanya.! bantah arsena.


Nyatanya dia pergi ninggalin kakang tanpa kabar. berarti dia sudah tidak mencintai kakang lagi jadi lupakan dia...lagi pula inggat siapa dia siapa kita.. jangan sampai bunda murka karena kesalahan yang kita ambil ..ucap Sukma memperingati arsena.


Arsena langsung terdiam mendengar peringatan dari adiknya tanpa berani membantah.


Kita diminta bunda untuk membantu junjungannya, bukan mencari pasangan meski cinta itu telah menyapa kita. jangan membuat masalah yang akhirnya akan menghancurkan hati bunda kakang..kata Sukma kembali menasehati arsena.


"Kakang pergi dulu Sukma, jingga..kata arsena pada kedua adiknya.


"Iya kakang!. jawab jingga dan Sukma.


Sementara dikediaman Amel, Suryo sudah kembali dari bertapanya dengan mendapatkan kekuatan baru yang lebih hebat dari kekuatannya yang dulu.. meski tetap tidak mampu menyaingi cincin ilusi milik Hana.


syukurlah kakang sudah kembali, aku sudah mendapatkan guci penghisap arwah untuk menghadapi laknara kakang.! kata Amel yang langsung memperlihatkan tiga buah guci kepada Suryo.


"Apa sudah kamu coba pada makhluk lain Amel?"tanya Suryo.


"Belum kakang, akan aku coba pada laknara saja, biar dia tau rasa.! kata Amel dengan bangga.


Ya sudah terserah kamu saja sayang. kapan kamu akan memenjarakan laknara itu.

__ADS_1


Hari ini juga akan aku pancing dia agar keluar dari cincin ilusi milik Hana kakang..


Bagai mana cara nya, sementara kita tau jika Hana sulit untuk kita hadapi.


"Kita celakai mertuanya, dengan begitu laknara pasti keluar.. maka saat itu lah kita buat dia terpenjara selamanya di guci penghisap arwah ini.! kata Bu Amel.


Akan ku suruh Rana Pati untuk mencelakai mertua Hana sekarang juga kakang.!ucap Bu Amel yang langsung bergegas mencari anaknya.


Rana Pati cepat kamu celakai sekalian kamu bunuh kedua orang tua Arya, agar musuhku keluar dari tempa persembunyiannya.perintah Bu Amel pada anaknya.


"Baik ibu akan ananda laksana kan.!jawab Rana Pati yang langsung melompat dari atap rumah dan langsung menghilang dari pandangan mata Bu Amel.


Dengan kekuatan penuh Rana Pati berdiri di atas atap rumah milik Rindi dan Ryan. Dari jauh Rana Pati melihat Rindi dan Ryan yang baru pulang dari kondangan dengan berboncengan motor sambil tertawa bahagia.


Rana Pati langsung mengeluarkan kekuatan anginnya kearah Ryan dan Rindi.


sriiiiiiiiiiingg...praaaaak.....braaaaaK.


Angin yang dikirim Rana Pati tepat mengenai Ryan hingga Ryan dan Rindi langsung terpental dari atas motor dengan menabrak pohon yang ada disekitar jalan yang mereka lewati.


Kepala Rindi yang terbentur tanah langsung mengeluarkan darah segar, sementara Ryan sudah tidak sadarkan diri karena tertimpa pohon yang tumbang akibat sapuan angin setan milik Rana Pati.


"Nara" apa yang terjadi, kenapa kedua mertua ku seperti ini? tanya Hana yang langsung panik.


"Tenanglah Hana, cepatlah gunakan cincin ilusi milikmu untuk mengobati luka dalam mertua mu ,aku harus pergi karena ada yang harus aku urus.. kata laknara yang langsung menghilang dari hadapan Hana.


Laknara mendatangi rumah kediaman anak anak Bu Amel dengan sikap tenang sementara tangannya memegang tasbih.


"Laknara" selamat datang.. Aku sungguh menantikan saat seperti ini.! kata Bu Amel dengan tatapan penuh kebencian.


Laknara Hanya diam dengan bibir yang terus mengucapkan kalimat tasbih tanpa henti.


"Rasakan ini laknara.! teriak Bu Amel yang langsung membuka semua tutup guci ditsngannya.


Tanpa bisa dicegah sukma laknara tersedot kedalam guci bolak balik yang energinya lebih kuat menghisap Sukma laknara.


Didalam guci Sukma laknara terus berzikir tanpa memperdulikan rasa sakit diseluruh tubuhnya.

__ADS_1


Amel langsung menutup guci itu dengan tutup guci yang terbuat dari serat daun lontar dan terdapat mantra didalamnya.


"Akhirnya musuh kita sudah binasa satu.. tinggal satu lagi.!ucap Bu Amel dengan wajah bahagia.


Laknara terus mengucapkan kalimat zikir hingga terdengar suara gaib dalam guci itu.


Laknara bawalah guci ini bersama mu ke goa tempat raga mu berada sekarang juga, dan jika sudah sampai disana menyatulah kamu dengan ragamu..maka kau akan kembali sempurna menjadi manusia seperti semula. ucap suara gaib itu berupa bisikan.


Laknara tersentak mendengar bisikan gaib yang keluar dari sebuah cahaya didepannya.


Dengan mengucapkan bismilah laknara memusatkan pikirannya menuju goa tempat jasadnya berada.


Setelah tiba didalam goa guci yang mengurung laknara langsung hancur tak berbentuk.. laknara melihat raganya yang masih duduk bersemedi serepti dulu.


Setetes air mata laknara jatuh mengenai patung batu yang tidak lain adalah raganya.


"Masuklah segera laknara, jika kamu sudah masuk keraga mu ambilah, guci pengobatan yang ada pada Amel dengan begitu raga mu akan sempurna seperti sebelum engkau terkena racun.


Sukma laknara langsung masuk kedalam raganya..dalam waktu beberapa detik patung batu itu kembali bergerak dan hidup kembali. laknara langsung berdiri sambil mengusap tangan dan kepalanya yang kulitnya ada yang mengelupas.


"Apa kekuatan ku dimasa lalu ikut kembali? pikir laknara.


"Ya, kekuatan mu justru semakin bertambah. berbuat baiklah selalu dan jaga dirimu baik baik laknara.! ucap suara gaib itu sebelum menghilang.


Laknara mengibaskan tangannya ke atas dan secara langsung keluar cahaya keperakan dari kibasan tangan laknara.


"Aku harus mengambil kedua guci itu.! gumam Laknara yang langsung mengerahkan tenaganya untuk berlari secepat angin menuju kediaman Bu Amel.


Laknara tiba didalam ruang rahasia Bu Amel dengan mengandap endap dan langsung mengambil guci yang diinginkannya.


Kejahatan akan selalu kalah dengan kebaikan Amel.. ucap laknara lirih dan langsung kembali berlari menuju goa tempatnya bertapa.


Guci yang mana yang harus aku gunakan. gumam Laknara yang terlihat kebingungan.


"Guci berwarna putih, buka tutupnya dan balurkan keseluruhan tubuhmu.! ucap suara gaib tadi.


Laknara langsung membuka tutup botol berwarna putih, dan langsung membaluri tubuhnya dengan seluruh bubuk yang ada didalam guci..

__ADS_1


Aaaaaaaaaa.....teriak laknara yang merasa kesakitan, karena bubuk itu mulai bereaksi sedikit demi sedikit menyempurnakan daging di tubuh laknara.


Karena tidak sanggup menahan sakit laknara langsung pingsan ditempat.


__ADS_2