RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Cinta seorang pria Asing


__ADS_3

Laknara, menatap tumpukan Abu dari anak dan cucu nya yang sengaja di tumpuk menjadi satu. hingga membentuk gunung Abu di belakang rumahnya dengan tatapan penuh duka.


"Amel,, aku bersumpah akan menghancurkan mu beserta keturunan mu"! ucap nara dalam hati dengan mata berkaca kaca.


"Maaf kan, ibu nak, cucuku.! ibu terpaksa melakukan ini, karena kalian sudah tidak bisa dikendalikan. Tenang lah kalian di alam sana?" ujar laknara yang langsung mengubur abu itu menjadi satu.


Setelah menguburkan Abu keturunan nya. laknara kembali kekamar meratapi nasib buruk yang terus menimpanya serta keturunan nya..


"Bunda ,ayo kita pergi Belanja,! ajak jingga yang melihat ibu nya selalu menangis.


Kamu saja yang pergi Jingga, bunda tidak inggin pergi!"tolak Laknara yang terus menatap makam anak dan cucunya.


"Bunda" ayo lah, Aku nggak mau bunda terus bersedih seperti ini, Ayo bunda"! paksa jingga menarik tangan laknara.


"Baiklah" Bunda ganti baju dulu, kamu tunggu lah di luar sana!" perintah Laknara pada putri nya..


"Baik bunda! jawab Jingga yang langsung menutup pintu dan berjalan menuju pintu keluar.


Setelah berganti baju laknara langsung menyusul jingga yang sudah duduk di belakang kemudi mobil nya sambil memainkan ponsel.


Ayo jingga, jalankan mobil nya!" ucap laknara yang mata nya masih terlihat kesedihan.


Kita jalan ketaman saja ya bunda, biasanya sore begini rame disana.


Terserah kamu" bunda ngikut aja!"jawab laknara.


Tiba di Taman laknara dan jingga memborong sate serta bakso untuk di makan di bawah pohon hias yang cukup rindang sambil menatap sekeliling mereka yang terlihat begitu ramai.


"Bunda" kemarin jingga periksa ke dokter kandungan Dokter mengatakan Jika jingga sedang hamil dua bulan!" ucap jingga memberi tahukan pada Ibunya.


Benarkah itu jingga?"tanya Laknara yang langsung menghentikan makan nya ...


"Benar bunda !"jawab Jingga dengan senyum penuh kebahagiaan.

__ADS_1


"Terima kasih" tuhan!"ternyata di balik musibah engkau selipkan kebahagiaan untuk ku!" ucap Laknara yang langsung memeluk jingga dengan erat.


"Halo.!Apa kamu masih inggat dengan ku?" tanya seorang pria asing berwajah sangat tampan.


"Kamu siapa?"tanya Laknara yang berusaha mengingat laki laki asing di depan nya.


Sungguh aku kecewa karena kamu sudah melupakan aku begitu saja..jawab laki laki itu dengan tatapan penuh kekecewaan.


Aku memang tidak mengenal mu!" bantah Laknara tegas.


Aku Hamid Ramdhani Khan!" Laki laki yang pernah melewati malam panas bersama mu empat tahun yang lalu,, apa kamu lupa jika kita pernah pergi menemui orang tua ku?" tanya laki laki itu.


Deg....jantung laknara bagai tergoncang mendengar ucapan laki laki asing dihadapan nya..


Bagai mana dia masih bisa mengingat ku. padahal aku sudah menghapus semua ingatan tentang ku dipikirannya!"gumam Laknara dalam hati.


Kenapa kamu diam?" apa kamu sudah mengingat ku laknara ?tanya laki laki asing itu yang langsung m nyebut nama laknara.


Bagai mana bisa kamu mengetahui nama ku? padahal aku tidak pernah menyebut nama ku pada mu..?


Apa kamu tau laknara? karena kecewa aku pergi ke gunung sana untuk menghilangkan luka di hatiku Karena kamu buang.!"


Dari laki laki itulah aku mengetahui siapa kamu serta tentang anak anak ku yang kamu lahirkan..laki laki tua itu memberikan aku sebuah keris agar aku bisa menemukan di mana keberadaan mu .dan sekarang aku sudah menemukan mu laknara !"ucap laki laki itu yang langsung memeluk laknara dengan erat.


Laknara Hanya terdiam mendengar penjelasan laki laki asing yang sedang memeluknya tanpa mampu membantah ucapan laki laki itu.


Laknara dimana anak anak kita? aku inggin sekali bertemu dengan nya!"pinta laki laki itu setelah melepaskan pelukan nya.


"Jingga" pangil laknara pada putrinya.


iya bunda, ada apa?" jawab jingga dengan pikiran dipenuhi banyak pertanyaan.


Dia ayah mu..!ucap Laknara dengan wajah tertunduk malu

__ADS_1


Jingga menatap Wajah laki laki dihadapan nya tanpa mengucapkan sepatah kata pun dan tak bisa mengelak, karena wajah nya dan laki laki dihadapan nya memang sangat mirip sekarang jingga paham dari mana wajah seperti orang India yang terpahat di wajahnya ternyata itu dari ayahnya.


"Anak ku!"pangil Hasan yang langsung memeluk tubuh jingga sambil menangis tersedu sedu .


"Ayah" ucap jingga dengan suara lirih.


Lepaskan istri ku bajingan!" bentak George yang menyusul jingga ketaman.


Buk ....buk.....buk ...George memukul Hasan membabi buta. hingga Hasan jatuh terbaring di tanah dengan hidung mengeluarkan darah.


"Mas" lepaskan.dia ayah ku"! teriak jingga yang langsung memeluk suaminya.


Apaaaa ...?Bunda apa benar orang ini ayahnya jingga?" tanya George yang tidak yakin karena laki laki dihadapan nya seperti sebaya dengan nya.


"Iya, dia ayah kandung jingga dan Satya serta kelana juga Janwa, George!" jawab Laknara dengan tegas.


George terdiam dengan tatapan tak percaya jika pria tampan dihadapan nya ternyata Ayah mertuanya.


Maaf kan saya, saya benar benar tidak tau jika anda ayah dari istri saya"! ujar George yang langsung memeluk Hasan.


Tidak apa apa George, sungguh. sejujurnya aku pun sulit menerimanya, tapi ini lah kenyataan nya di usia yang baru menginjak dua puluh delapan tahun ternyata aku memilik beberapa orang anak yang sudah dewasa, bahkan sudah memiliki menantu seperti mu!" jawab Hasan sambil terkekeh.


Lebih baik kita pulang dari pada disini takut didengar orang. ajak George..


Laknara langsung berdiri Menuju mobil mereka dengan pikiran kalut juga takut.


Hasan mengejar laknara dan langsung mengandeng tangan laknara menuju mobil nya mengindahkan tatapan dari anak dan menantunya.


"Nara" Kamu harus menikah dengan ku secepatnya, aku tidak mau tau apa pun alasan nya. orang tua ku sudah mengetahui semua tentang mu dari mimpi mimpi yang selalu menghantui mereka setiap malam..


Mimpi apa? tanya Laknara.


Kedua orang tua ku selalu bermimpi di datangi dua orang laki laki dan perempuan yang mengaku orang tua mu, mereka meminta kepada kedua orang tua ku agar aku segera menemukan kamu dan menikahi kamu.. agar kamu mendapatkan kebahagian setela dulu di khianati oleh suamimu serta saudara ipar mu..jawab Hasan yang terus mengengam tangan laknara.

__ADS_1


Kita pikir kan nanti saja masalah itu. sekarang Aku inggin istirahat pikiran ku kalut!" ucap Nara berusaha mengelak dari pembicaraan mereka karena itu sama saja menguak masa sulitnya dulu.


__ADS_2