
Laknara tersenyum melihat istananya yang semakin megah di atas tumpukan tulang belulang mantan suaminya dan selingkuhannya, luka yang pernah tertoreh dihatinya kini telah terobati dan terganti dengan kebahagian sejati.
Semoga semua keturunan ku mendapatkan kebahagiaan, dan selalu dilindungi dari segala mara bahaya doa nara dalam hati.
Di tempat lain. jingga dan arsena yang sibuk memeriksa dokumen untuk proyek bangunan terpaksa terpisah, karena jingga harus menemui investor asing di sebuah hotel berbintang lima. sementara Arsenal terpaksa harus melihat proyek perumahan yang ditangani nya.
"Jingga" berhati hatilah disana, dan kamu Reni tolong jaga dan awasi adiku.!pinta arsena pada asisten jingga.
"Baik pak" akan saya laksana kan.! ucap Reni sambil berjalan mengikuti langkah Jingga menuju mobil mereka.
Setelah tiba di depan loby hotel jingga kembali memeriksa dokumen yang akan di presentasikan nya didepan investor asing.
Ternyata pesaing kita banyak banget ya Ren!" kata jingga yang menatap beberapa orang utusan dari beberapa perusahaan.
Bener mbak karena investor asing ini orang nya bener bener royal, dan berani memberikan penawaran dengan harga pantastis. tapi saya dengar orang ini sangat kejam, keras kepala dan juga arogan..kita harus berhati hati mbak saat presentasi nanti.!kata Reni yang ikut melihat dokumen yang dibawanya.
Tanpa jingga sadari dari sebrang sana gerak geriknya diperhatikan bahkan menjadi pusat perhatian seseorang .
Akhirnya kita bertemu lagi nona, akan aku buat kamu menjadi milikku seutuhnya.. tidak sia sia aku keindonesiaan menebarkan saham dan mencari perusahaan agar bekerjasama, jika pencarian ku kini berakhir sudah.! ucap pria misterius itu dengan senyum yang begitu bahagia.
Jingga langsung memasuki sebuah ruangan yang sudah dipenuhi dengan pengusaha yang akan menjadi saingannya.
__ADS_1
setelah semua saingan jingga sudah melakukan presentasi, kini giliran jingga yang mempresentasikan profosalnya dengan langkah tenang jingga berdiri didepan.
Jingga menjelaskan semua misi dan pisinya dengan cermat dan baik, hingga dari semua yang mengajukan proposal hanya proposal jingga lah yang diterima.
Selamat nona jingga anda benar benar hebat. bos kami inggin mengajak anda makan siang sekarang, untuk membicarakan tentang kerja sama kita kedepannya.! kata wakil investor itu dengan senyum ramah.
"Baik" tapi di mana makan siangnya akan di adakan ?"tanya jingga.
"Mari ikuti saya nona.! kata laki laki asing yang bernama Roberto itu dengan sopan.
Jingga di ajak kesebuah ruangan yang begitu luas, seperti massion mewah didalam hotel itu.
"Mbak"kenapa perasaan ku nggak enak ya. kata Rani berbisik ditelinga jingga.
Selamat datang nona jingga, mari silahkan duduk.!kata Seorang lelaki berwajah bule bermata coklat berwajah tampan dengan rahang yang kokoh.
Rani terbengong menatap lelaki itu tanpa berkedip, gila tampan banget sih orang ini ! kata Rani dalam hati.
Jingga menyenggol lengan Rani agar ikut duduk disampingnya.
Rani yang tersadar langsung ikut duduk di samping jingga dengan wajah tertunduk menahan malu.
__ADS_1
Kenalkan saya George Ramos..saya pemilik building compny dan pemilik Ramos Ltd company ucap pria asing itu sambil menjabat tangan jingga.
Saya Nara jingga..utusan dari Arha company kata jingga memeperkenalkan diri.
Saya Rani pak,asisten nona jingga..ucap Rani yang sudah mulai bisa menguasai diri memperkenalkan dirinya.
"Mari silahkan makan" ajak George sopan dengan mengkode para maid nya agar melayani tamunya dengan baik.
Rani makan dengan lahap karena baginya makanan dihadapan nya sangat enak, dan dia tidak pernah memakan makanan seperti yang ada dihadapannya.
Sementara jingga makan dengan tenang dan sopan..Kenapa Desiran di jantung ku semakin kuat ada apa ini.!pikir jingga .
Jingga berusaha menekan deguban jantung nya, tapi semakin ditekan semakin kuat.
Jingga langsung menghentikan makan nya karena baru menyadari ada yang aneh pada minuman yang diminumnya barusan.
Jingga menatap ke arah George yang juga menatap kearahnya.
Apa yang anda masukan kedalam makanan dan minumanku?" tanya jingga dengan mata menyipit tajam.
"Apa maksudmu, aku tidak memasukan apa pun pada minuman atau pun makanan mu.! jawab George yang terlihat tenang .
__ADS_1
Jika inggin mengatakan sesuatu tapi kepalanya terasa berat, hingga jingga langsung tertidur di meja makan..sementara Rani seperti orang yang setahun tidak makan, dan tidak menyadari jika Jingga sudah dibawa oleh George menuju sebuah kamar.