RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Balasan laknara


__ADS_3

Hana menatap kearah laknara yang memakai pakaian aneh dan serba hitam seperti seorang pencuri ulung.


Kamu mau kemana laknara? tanya Hana bingung.


Mau memberi pelajaran pada Amel dan seluruh keturunan nya. jawab laknara yang terlihat marah dengan mata tajam.


Kenapa kamu seperti kelihatan marah begitu laknara, ada apa?" tanya Hana lagi.


Yang membuat anakmu sakit kemarin itu ulah Amel dan anak anak nya..aku akan menuntut balas perbuatan mereka. kata laknara yang memakai sebuah ikat pinggang terbuat dari emas tapi berlapis berbagai macam batu berwarna warni.


Sudah lah Nara, aku tidak mau terjadi hal hal yang tidak diinginkan pada mu. lupakan saja masalah itu, lagi pula anak ku sudah sehat. ucap Hana berusaha menahan kepergian laknara.


Laknara hanya tersenyum sendu menatap Hana sambil berucap dalam hati..maafkan aku Hana jika itu hanya masalah anak mu aku masih bisa bersabar. tapi ini menyangkut anak ku dan adik ipar mu..apa pun yang terjadi aku akan menuntut balas perbuatan mereka karena mereka telah membuat anakku menjadi moster jahat sekarang.


Hana aku pergi dulu ya. kata laknara yang langsung menghilang dari hadapan Hana.


Laknara tiba dihadapan rumah milik Amel dengan ikat pinggang petir miliknya, laknara memukul rumah Amel. Hingga Terbelah dua sebagian menjadi serpihan seperti debu..


Ctaaaaaar.....ctaaaaaar..seluruh rumah Bu Amel langsung hancur tanpa tersisa sedikitpun, bangunan yang terlihat semuanya berubah menjadi abu.


Laknara kembali pergi kerumah tempat anak dan cucu Bu Amel berada. disana laknara kembali mengamuk dengan membunuh beberapa anak anak Amel yang membalas serangan laknara.


Geeeeeeeeerr...siapa kamu, kenapa kamu menyerang Kami. tanya anaknya Amel.


"Aku laknara" ibumu serta saudara mu sudah membangkitkan kemurkaan ku, karena ibu mu sudah membuat anakku menjadi moster..teriak laknara yang terus menyerang anak anak Amel yang berjumlah dua puluh orang.


Sraaaacck.. traaaakk...siiiiiiingg..praaaaak..


Laknara dan anak Amel saling menyerang tanpa memberi musuh kesempatan untuk membalas.

__ADS_1


Anak Amel yang tinggal tujuh orang menyerang laknara dengan serentak membentuk lingkaran, hingga laknara terkurung didalam. dengan kondisi yang sudah lemah karena serangan serentak anak Amel, laknara tidak sadar jika suami Bu Amel telah tiba disana dan langsung menyerang laknara dari atas, hingga laknara terluka parah dengan tubuh gosong hanya wajahnya saja yang masih bersih..


Aaaaaaaaaaa...teriak laknara yang merasa kesakitan kerena serangan dadakan itu.


Sementara di tempat lain. Hana yang masih tertidur memeluk putranya tersentak kaget saat cincin nya bergetar hebat dijari manisnya.


Ada apa ini, kenapa cincinku bergetar seperti ini? pikir Hana yang terlihat bingung.


Tiba tiba cincinya mengeluarkan cahaya menerpa dinding, dengan menampilkan kondisi laknara yang sekarat.


Hana langsung memberi tirai gaib disekitar anaknya, dengan segera Hana pergi menyelamatkan laknara sambil.memejamkan matanya.


Hana tiba tepat waktu saat laknara nyaris terkena jilatan api hitam yang keluar dari mulut Suryo. Hana langsung memeluk tubuh laknara sambil mengibaskan cincin ilusi di tangan nya ke arah anak anak Bu Amel serta Suryo.


Aaaaaaaaaa... geeeeeeeeerr.... geeeeeeeeerr.


Sakit. teriak anak anak Bu Amel dan Suryo bersamaan, karena tubuh mereka terkena jeratan benang ilusi yang mengeluarkan kilat setiap waktu..


Tiba di istana laknara. Hana langsung membaringkan laknara diatas tempat tidurnya..


Apa yang terjadi sama bunda kami putri?tanya anak anak laknara yang terlihat cemas dengan kondisi ibu mereka.


Dia menyerang anak anak Amel, dan dia dikeroyok anak anak Amel. jawab Hana.


Apa disini ada daun Bidara? tanya Hana pada anak anak laknara.


"Tidak ada putri, kami tidak bisa mendekati daun Bidara, karena bisa membuat kami lemah. kata anak anak laknara dengan wajah tertunduk malu.


Hana terdiam dan bingung tidak tau apa yang harus dilakukannya.

__ADS_1


Laknara terluka dalam, bisa kah kalian menyalurkan tenaga kalian bersamaan?_ tanya hana.


"Bisa putri"jawab anak laknara.


Hana segera menyingkir dari situ dan membiarkan anak anak laknara yang bekerja.


Setelah Melihat laknara tidak lagi berwajah pucat Hana baru merasa lega.


Nara mengerakan kelopak matanya dan berusaha untuk duduk tapi tidak bisa.


"Jangan bergerak dulu Nara. kata Hana.


"Hana" terima kasih!" karena kamu sudah menolongku..Aku akan bertafakur untuk meminta petunjuk pada sang khalik di masjid yang ku bangun di atas bukit sana Hana.


kata laknara.


Iya" sebelum itu aku akan menyembuhkan luka bakar ditubuh mu terlebih dahulu. ucap Hana dengan menempelkan tangannya yang memakai cincin ilusi.


Tubuh laknara mengeluarkan asap hitam yang gelap saat cincin Hana menyentuh kulit laknara.Sedikit demi sedikit tubuh laknara menjadi seperti semula.


Hana sekali lagi aku ucapkan terima kasih..anak anakku, tolong antarkan bunda kemasjid itu. pinta Nara dengan menunjuk sebuah masjid kecik di atas bukit.


"Baik bunda!" kata anak anak laknara.


"Aku pamit Hana!" kata laknara dengan memejamkan matanya.


Hana yang melihat Nara sudah menghilang dari hadapannya juga ikut menghilang untuk pulang kerumahnya.


Laknara yang sudah tiba didepan masjid dengan bantuan anaknya, berusaha membersihkan diri dan mengambil air wudhu.

__ADS_1


lalu mengerjakan shalat Hajat.


"Ya Allah" aku mohon ampunan mu dan aku mohon pertolongan mu..berikan aku petunjuk agar anak ku tidak menjadi moster seperti itu lagi..doa Hana di penghujung shalatnya.


__ADS_2