
Karena kebencian yang begitu mendalam Bu Amel memerintahkan keturunan nya untuk membunuh Arya dan kedua orang tua serta adik adiknya.
Nasa Pati, Ringga Pati..dan kamu Selaksa Pati pergi dan habisi Arya beserta seluruh keluarganya. jangan biarkan satu orang pun yang hidup..perintah Bu Amel pada ketiga anaknya..
Geeeeeeeeerr..!"Bagai mana kami kesana bunda?"tanya Selaksa Pati putra tetua Amel.
Kalian sudah mendapat kan kekuatan ayah kalian, dengan begitu kalian bisa pergi kemana pun dengan mengikuti angin..
Baik bunda kalau begitu kami pergi sekarang juga..kami pamit bunda. ucap Selaksa.
Amel tersenyum bahagia melihat anaknya sudah menghilang dari hadapan nya..sebentar lagi aku akan mendengar berita kematian mu Arya..desis Bu Amel dengan hati bahagia.
Sementara di tempat Lain.
Hana begitu gelisah dan merasa kegerahan hingga ia melepaskan seluruh pakaian nya dan segera kekamar mandi..
'Hana!" pangil Nara.
Nara kenapa rasanya tubuh ku panas dan gerah sekali ya, perasaan ku juga tidak enak. adu Hana.
Hana anak anak Amel akan kemari, mereka diperintah Amel untuk membunuh seluruh keluarga Arya malam ini.. ucap Nara.
"Apaaa!" lalu apa yang harus kita lakukan sekarang Nara?" tanya Hana dengan wajah kagetnya..
Tenang lah Hana. .saat ini aku sudah membuat mereka tidak menemukan tempat ini..dan untungnya seluruh keluarga Arya sedang dirumah jadi akan lebih muda melindungi mereka. walaupun sifatnya hanya sementara!" kata Nara dengan lirih.
__ADS_1
Apa ada cara untuk mengusir mereka?" tanya Hana yang dilanda ketakutan.
Ada kita harus pergi secepatnya ketempat petilasan seorang wali di masa lalu.. Ambilah air yang di pernah digunakan untuk berwudhu wali itu. lalu siramkan kesekeliling rumah ini sisakan dan siramkan pada anak Amel nantinya.
Kalau begitu ayo kita pergi sekarang Nara. ajak Hana.
Aku hanya menemani Hana, kamulah yang harus mengambil air itu..ucap Nara sambil mengengam tangan Hana.. dalam sekejap mereka sudah tiba disebuah petilasan setelah membaca doa sesaat..Hana meminta izin untuk mengambil air kolam...dan untunglah juru kunci mengijinkan.
Kenapa kita tidak mengambil air seperti ini di tujuh sumur para wali yang berbeda nara untuk jaga jaga?" tanya Hana.
Boleh juga tapi harus cepat waktu kita tidak banyak..pesan Nara.
Dalam kurun waktu lima belas menit akhirnya Hana bisa mengambil air dari tujuh sumur dengan botol yang berbeda..
Cepatlah Hana mereka sepertinya sudah hampir mendekati rumah mu ucap Nara..
Geeeeeeeeerr..!".terdengar geraman dari tiga orang laki laki..tapi bertaring seperti vampir bermata biru yang berkilat..
Apa mereka anak anak Bu Amel?" tanya Hana.
Iya mereka bertiga anak Amel dan iblis pengikut kudra Pati. bisik Nara dengan bersiap siaga..
Jangan sampai kamu terkena liur mereka Hana kamu akan celaka..karena air liur mereka memiliki bisa mematikan peringat Nara pada Hana.
Ketiga anak Amel langsung menyerang Hana dan Nara dengan brutal..
__ADS_1
Hana yang sedang hamil terpaksa menghindar tanpa bisa membalas.
"Awas Hana!" teriak Nara saat dilihatnya anak Amel yang akan menerkam Hana..
Hana terpeleset dan terjatuh hingga botol air yang berada ditangan nya jatuh dan terinjak salah satu anak Amel..
Aaaaaaaaaaa..!"terdengar lolongan anak pertama Amel yang secara tak sengaja terkena cipratan air dalam botol milik Hana..
Tubuh anak Amel langsung mengeluarkan asap hitam dan jatuh berguling di rumput. NASA Pati terus menjerit hingga tak bergerak lagi, tubuh nya membiru dengan mata melotot..
"Kakang!" jerit Selaksa Pati sambil memeluk tubuh saudaranya ..aaaaaaaaaa....Jerit Selaksa Pati yang berusaha melepaskan. pelukannya pada tubuh Nasa Pati..
Ampun jerit Selaksa Pati yang tubuhnya kelojotan disamping tubuh nasa Pati.. keanehan kembali terjadi pada tubuh Selaksa Pati. Nara mendekati Hana yang masih terbaring dengan wajah kagetnya.
Nara apa yang terjadi?" tanya Hana bingung.
Aku tidak tau Hana!" jawab Nara yang juga bingung.
Ringga Pati yang melihat kedua saudaranya tewas. langsung menyerang Nara dan Hana
dengan memperlihat kan kuku panjangnya yang siap mencabik tubuh Hana..
Hana ambil air di botol sebelah mu, siramkan pada makhluk itu.. ucap Nara yang berusaha menangkis serangan Ringga..
Hana langsung reflek menyiram kan air di botol pada Ringga, hingga ringga terjatuh dengan tubuh memerah seperti terbakar..
__ADS_1
Aaaaaa..!" jerit ringga yang kesakitan..Ringga berusaha duduk dan menyatukan kedua tangannya..hingga tubuhnya dipenuhi sinar unggu dan melingkar mengenai jasad kedua saudaranya...dalam sekejap mata tubuh ringga menghilang diikuti jasad kedua saudaranya.
Akhirnya mereka pergi juga!" kata Hana dengan perasaan lega.