
Nama ku Sanjana sarjit sing, Aku seorang dokter di sebuah rumah sakit Ternama di India. entah dosa dan kutukan apa yang pernah di lakukan leluhurku hingga kini aku lah yang Menanggung akibatnya.
Sudah empat kali aku menikah. tapi pernikahan ketiga ku gagal, karena aku tidak bisa memiliki keturunan hingga kini suami keempat ku pun sudah mulai marah karena aku tidak kunjung hamil, Dia mengancam akan menikah lagi jika tahun ini aku tak kunjung memberikan nya keturunan.
Miris itu yang kurasa kan, setiap aku memeriksa kan diri kerumah sakit. dokter ahli kandungan mengatakan aku subur, tapi entah kenapa aku tidak kunjung hamil..
Ditengah gempuran kesedihan dan terluka. "Aku, terpaksa melarikan diri pada pekerjaan meski tubuh ku lelah bukan main..
"Sanjana" aku inggin ke Indonesia untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan di sana. apa kamu mau ikut?"tanya suamiku Raju sing..
"Ya, aku mau ikut. siapa tau dengan kita kesana aku bisa merasa tenang dan bisa hamil!"ucap ku dengan penuh harap, meski kemungkinan itu sangat kecil karena kami sering berlibur kesetiap negara tapi hasilnya nihil juga.
Setelah menempuh perjalan jauh, mengunakan pesawat pribadi. kami tiba di kota ini..kota yang sangat sibuk terlihat dimata ku.
Kami menginap disebuah hotel mewah yang terletak di jantung kota ..
"Sanjana" istirahat lah. Nanti malam kita akan menemui rekan bisnis ku, mereka mengundang kita makan malam bersama.
ujar suamiku.
"Iya' Raju"aku akan istirahat. kamu juga jangan terus memaksakan diri bekerja, nanti kamu sakit ..aku berusaha menasehati suami ku meski dia ada kala.nya tidak perduli dengan peringatan dari ku.
Sementara di tempat lain.
"Hana, Sibuk mempersiapkan diri dengan berdandan Sebaik mungkin, karena malam ini Akan ada pertemuan makan malam bersama Investor asing dari Jerman dan India..
"Hana" Kita kesana sama sama aja ya!" ujar jingga yang menghubungi Hana melalui ponsel nya.
"Iya, Aku" sama mas Aryan, akan segera meluncur. kita bertemu disana kalian tunggu kita ya" pinta Hana yang sudah mengandeng suaminya menuju mobil mereka.
"Ma" kita pergi dulu ya, titip anak anak ya ma. ujar hana sambil mencium pipi anak anak nya..
"Iya sayang" hati hati dijalan!" pesan mertua Hana sambil melambaikan tangan nya.
__ADS_1
"Akhirnya" sampai juga !"ucap Hana yang langsung keluar dari mobil nya.
"Sayang" itu jingga dan suaminya!" Ayo kita kesana. ajak Aryan pada Hana.
"Cantik banget, Bu!"bisa banyak yang naksir nanti. goda jingga pada Hana.
Harus cantik dong, biar suami betah di rumah. nggak ngelihat wanita lain!"jawab Hana sambil tertawa.
Itu mereka. ayo kita kesana!"ajak jingga menunjuk tempat pertemuan mereka.
Selamat malam.!
Maaf" jika kami terlambat!"ucap Hana sambil tersenyum ramah.
Iya tidak apa apa, kami juga baru datang!" jawab Raju sambil menatap ke arah Hana dan jingga penuh rasa kagum.
Kenalkan saya Hana" pemilik perusahaan AHA Company, dan ini suami saya Aryan..ujar Hana memperkenal kan diri.
"Saya George CEO GRO group dan ini istri saya jingga !"ucap George memperkenalkan diri.
"Sanjana Sarjit..!bukan kah nama ini yang pernah di sebutkan Eyang!" pikir Hana sambil menatap ke arah perempuan cantik berhidung mancung dengan mata begitu indah..di hadapan nya.
Hana tidak bisa fokus mendengar pembicaraan mereka, karena pikiran nya terbagi antara Arsena dan wanita dihadapan nya hingga pulang kerumah Hana terus melamun tanpa mengeluarkan suara sama sekali.
"Sayang" kamu kenapa, ko sejak tadi diam saja?" tanya Aryan pada istrinya.
Nggak apa apa mas!" cuma mikirin perusahaan kita aja semoga dengan adanya kerja sama ini, perusahaan kita semakin berkembang!" jawab Hana dengan senyum yang dipaksa kan.
Setelah melayani suaminya, Hana bukan nya langsung tidur tapi malah menemui laknara yang menjaga Arsena sambil menangis.
"Nara" Pangil Hana yang sudah tiba Didepan laknara.
Ada apa Hana?" kenapa kamu kemari ini sudah tengah malam!".
__ADS_1
" Nara" Aku kemari inggin menyampaikan pada mu, tadi aku bertemu dengan seseorang yang bernama Sanjana Sarjit, tapi dia sudah bersuami bagai mana cara kita untuk mengobati Arsena.
" Maksud mu,Keturunan Pendeta itu?" Tanya laknara yang inggin lebih meyakinkan pendengaran nya.
"Entahlah nara* aku pun tidak tau, dia keturunan pendeta itu atau bukan. tapi nama orang itu sama seperti yang di sebutkan leluhurku.
Aku Harus memangil Janwa Nara kemari. karena dia memilik ilmu Malih rupa dan Bisa menjelma menjadi apa pun!" ujar laknara yang langsung pergi ke istana nya menjemput putri nya.
Tidak lama Janwa Nara sudah tiba bersama laknara di hadapan Hana.
"Hana" bawa Janwa ketempat orang itu. biar dia bisa menyelidiki kebenaran Nya..
pinta laknara dengan tatapan penuh harap.
"Baiklah" ayo Janwa pegang tanganku, kita pergi menuju hotel tempat orang itu menginap!" ajak Hana pada Janwa.
Mereka Tiba di dalam Kamar mandi Tempat sanjana menginap bersama suaminya. Dengan perasaan berdebar karena mendengar ******* dari dua orang yang saling bersahutan.
"Gila" kita datang tidak dalam waktu yang tepat Janwa!" bisik Hana dengan wajah memerah menahan malu.
"Iya" jawab Janwa yang ikut tersipu malu sementara tubuhnya bergetar ketakutan.
Braaaaaaak.....!Apa yang kamu lakukan dikamar kita Raju ?"terdengar suara orang Asing yang baru masuk sambil mengebrak pintu.
" Sanjana" Maaf' Aku Aku...!.
Keparat kamu Raju!" ku pikir kamu mencari ku di pusat perbelanjaan tadi karena kita terpisah, ternyata kamu main gila dengan sekretaris ****** mu ini!" teriak Sanjana yang sudah mengamuk Pada raju dan selingkuhannya.
"Janwa" Aku mau pulang dulu ya. kamu berubah lah, terserah menjadi apa saja.. asal jangan jadi Harimau atau gajah aja nanti mereka malah salah sangka!" ujar Hana sambil tertawa pelan..
Janwa langsung merubah diri menjadi cicak dengan bertengger di atas langit langit kamar untuk mendengar kan perdebatan ketiga orang di bawahnya.
"Sanjana" Sejujurnya aku sangat mencintai kamu" bahkan sejak kita masi kecil dulu, tapi aku tidak berdaya kedua orang tua ku menuntut keturunan dari ku. karena aku Anak tunggal sementara sampai saat ini kamu tidak kunjung hamil juga..Maka aku terpaksa menikahi dia atas permintaan orang tua ku tanpa sepengetahuan kamu.
__ADS_1
Aku mohon sanjana" jangan berfikir jauh, aku menikahi nya hanya demi keturunan, setelah itu aku akan menceraikan nya Dan kita akan bersama selamanya.. bersama anak anak ku nanti!"bujuk Raju yang inggin memeluk tubuh Sanjana.
Kamu benar benar keparat Raju, lanjutkan saja kegiatan mu bersama wanita itu. aku pergi dan kuharap setelah kita berpisah tidak ada lagi yang akan menghalangi kesenangan kamu..semoga disaat kita bertemu di masa depan semuanya akan berubah dan kamu akan menyesali keputusan mu ini !"ucap sanjana yang langsung meningalkan hotel itu setelah mengambil barang barangnya.